Story HikmahNisa

Tips Menjaga Kesehatan Ibu Menyusui yang Berpuasa

Setelah 2 tahun absen berpuasa di bulan Ramadhan, karena hamil dan menyusui. Tahun ini saya kembali berpuasa, walau masih menyusui tapi setidaknya Qatrunada sudah bisa makan dan minum banyak variasi karena sudah masuk usia 16 bulan. Tidak seperti tahun lalu, Qatrunada hanya mengandalkan ASI Esklusif saja untuk asupannya, sehingga saya memutuskan untuk tidak berpuasa tahun lalu.

Puasa kali ini cukup berat bagi saya, karena saya butuh adaptasi kembali, terutama pada tubuh saya. Semenjak hamil dan menyusui, intensitas makan saya bertambah sampai saat ini πŸ™Š. Karena tak dipungkiri setalah menyusui rasanya perut kosong seperti belum makan seharian, wkwk.

Hari-hari pertama puasa, tubuh saya bereaksi seperti kaget, yang asalnya banyak makan tiba-tiba kosong seharian, saya masuk angin dan magh kambuh. Kebetulan memang saya memiliki magh namun sudah lama sekali tidak kambuh, baru kemarin merasakan kambuh lagi dan bulak-baik ke kamar mandi ditambah dengan masuk angin.

Tiga hari pertama saya berhasil menuntaskan puasa penuh, dihari keempat, Qatrunada sakit, batuk pilek juga masuk angin, BAB bisa 3-4 kali sehari. Ia tidak nafsu makan, inginnya nenen saja terus, akhirnya saya memutuskan tidak berpuasa lagi sampai Nada sembuh atau setidaknya sampai nafsu makannya kembali lagi.

Ternyata sakitnya Nada cukup lama, sekitar semingguan, di hari ke 7 ramadhan, saya kembali berpuasa karena Nada sudah mau makan dan minum cukup banyak walau kondisinya belum sepenuhnya sehat. Dari sini saya baru menyadari bahwa penting banget persiapan sebelum memasuki bulan puasa, apalagi orang seperti saya yang seperti sedang belajar puasa lagi, hihihi.

Jadi ketika mulai puasa kembali saya membuat strategi agar puasa tetap dalam kondisi sehat. Berikut tips yang bisa saya bagikan untuk ibu-ibu yang kembali ingin berpuasa setelah absen karena kewajiban lain.

1. Berlatih Puasa Sunnah ketika Mendekati Bulan Puasa
Ketika kita sudah berniat untuk berpuasa di ramadhan tahun ini, ada baiknya kita beelatih terlebih dahulu dengan saum sunnah, bisa saum senin kamis atauoun saum pertengahan bulan. Tujuannya agar adaptasi mulai berjalan, adaptasi pada tubuh dan mental kita juga. Karena tak dipungkiri hamil dan menyusui menambah intensitas dan nafsu makan sehingga ketika tiba-tiba berpuasa tubuh kita akan kaget. Seperti yang saya alami kemarin, memang tak dipungkiri saya sangat kurang persiapan untuk menjalankan ibadah puasa. Jika ingin mengulang saya akan berlatih buasa sunnah duku beberapa minggu sebelum measuki bulan puasa, sehingga bisa adaptasi lebih cepat dan ketika bulan puasa tiba sudah lebih siap mental dan tubuh kita.

2. Kontrol Makan dan Minum ketika akan Memasuki bulan Puasa
Seperti yang sudah dikatakan tadi bahwa saya pribadi ketika hamil dan menyusui intensitas dan porsi makan jadi bertambah banyak, bawaannya lapet terus, πŸ™ŠπŸ™ˆ. Makanya ketika puasa, perut yang asalnya diisi buanyak makanan tiba-tiba harus kosong seharian. Jadilah lambungnya kaget dan sakit magh hadir lagi, ditambah masuk angin juga πŸ˜…. Lagi-lagi karena saya menganggap sepele puasa ini, jadi tidak mempersiapkan benar-benar untuk berlatih puasa kembali. Seolag-olah akan lancar tanpan hambatan seperti dulu, eh ternyata tak sesuai perkiraan. Jika ingim mengulang, beberapa minggu sebelum memasuki bulan puasa saya akan kontrol asupan dan intensitas makanan, sehingga tubuh tidak kaget ketika berpuasa.

3. Banyak Minum Air Putih
Tanpa disuruhpun saya sudah akan minum buanyak air putih karena hauuuss bangeet. Jujurly yang berat dari ibadah puasa ini adalah nahan haus, serius. Apalagi kalau udah nyusuin itu duh sereett sampai kadang tengorokan berasa sakit karena kering. Makanya ketika berbuka itu nikmat yang tidak ternilai untuk busui seperti saya adalah minum. Tubuh kita juga membutuhkan banyak cairan kan ya, ditambah mengASIhi, jadi minum air putih yang banyak ini udah harga mati bagi saya, hehe.

4. Makan Buah dan Sayur
Tentunya lengkapi dengan gizi yang seimbang juga, buah dan sayur udah paling bener, semua praktisi kesehatan pasti bilangnya begitu kan. Karena tak dipungkiri kalau busui butuh nutrisi lebih untuk baby nya juga agar gizinya terpenuhi.

5. Hindari Beraktifitas Berat
Ini berlaku untuk saya, bawaannya lemes cyin πŸ˜‚. Jadi saya menghindari aktifitas-aitifitas berat, biar sama ayahnya aja πŸ˜…. Tapi untuk aktifitas biasa seperti mencuci, nyapu, ngepel, masak, nyetrika, dll. Itu mah makanan sehari-hari lah yaa, bukan termasuk aktifitas berat untuk seorang ibu 😁.

Alhamdulillah sekarang Qatrunada sudah sehat, sayapun sudah lancar berpuasa tanpa masuk angin dan magh kambuh lagi, hihi.
Moga tips ini bermanfaat bagi buibu yang masih menyusui dan ingin berpuasa.

Kalaupun busui tidak mampu berpuasa, Allah sudah memberikan keringanan ko, jadi jangan terlalu dipaksakan dan mengorbankan titipanNya yang masih butuh ASI. Apapun keputusannya berpuasa atau tidak, kita yang berhak menentukan karena kita yang tau kondisi diri kita dan bayi kita. Dua-duanya ibadah ko, dua-duanya berpahala, In Sha Allah 😊😘.

Nah selain tips sehat bagi ibu menyusui saat puasa, bagi teman-teman yang masih ingin aktif berolahraga saat berpuasa, mari simak tips dari Firsty Ukhti Molyndi di artikelnya ‘Olahraga saat Puasa? Ini Tipsnya’.

Tulisan ini diikutsertakan dalam #KEBBloggingCollab kelompok Dian Sastro dengan post trigger Tips Kesehatan Saat Berpuasa.

About Hikmahnisa.com

Hallo, senang berbagi ilmu dan pengalaman bagaimana menikmati peran menjadi seorang anak, istri dan ibu. Blog ini akan berisikan tulisan seputar parenting, merriage and family. Terimakasih sudah mampir, jangan lupa tingalkan komentar yang baik. Contact : hikmahkhaerunnisa@gmail.com

5 thoughts on “Tips Menjaga Kesehatan Ibu Menyusui yang Berpuasa

  1. Tahun kemarin aku gak puasa mba karena baru melahirka dan menyusui.
    Alhamdulillah, tahun ini bisa buasa. Dan memang ada yang berbeda karena baru puasa lagi, lemes2 gimana gitu ya.

    1. iya ngerasain Molly trimester awal, tapi alhamdulillah gak berlangsung lama dan ga terlalu parah. kalau aku emang ngehindarin bau dan jenis makanan yang ga disuka takut muntah, ngakalinnya makan makanan yang aku pengen, bahasa familiarnya mungkin ngidam makanan ini itu, hihi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll To Top