5 Kebahagiaan Sederhana Setelah Menjadi Ibu

Assalamualaikum,

Setelah menjadi ibu saya merasakan kebahagiaan receh yang dulu dianggap biasa aja, tapi sekarang menjadi sesuatu yang begitu berharga. Ketika menjadi ibu rasa syukur menjadi meningkat, hal-hal sepele menjadi sesuatu yang penting sekarang ini. Seperti 5 hal berikut :

  • Anak Tidur

Bagi seorang ibu anak tidur merupakan kebahagiaan yang dinantikan, haha. Ibu bebas melakukan pekerjaan lain atau sekedar me time tanpa diganggu anak. Ketika anak tidur biasanya saya fokus untuk menulis, atau melakukan hal produktif dari smartphone. Seperti baca artikel, balesin chat atau diskusi wag, sharing medsos, dll.

Untuk pekerjaan domestik, saya lebih memilih mengerjakan disaat Nada bangun. Saya bisa mengajaknya bekerja sama, menurutnya membantu pekerjaan saya itu sama seperti bermain. Apalagi seusia Nada sedang senang sekali meniru apa yang dilakukan orang dewasa.

Itu kenapa saya berusaha untuk tidak pegang hp saat Nada bangun. Membuatnya cemburu karena mata saya fokus ke layar hp, Nada akan meniru apa yang saya lakukan, ia akan memaksa bermain hp juga, dan yang tadinya ingin produktif dengan smartphone akhirnya akan buyar, tidak akan efektif.

Sebelum memiliki anak tidak pernah terbersit dalam pikiran saya bahwa anak tidur akan membuat saya sebahagia sekarang, haha. Anak tidur itu artinya ibu bisa bernafas panjang dengan lega 😂.

  • Ke Kamar Mandi dengan Tenang

Pasti semua ibu setuju deh, haha. Ke kamar mandi dengan tenang itu sesuatu yang berharga saat sekarang ini 😅. Padahal saya termasuk orang yang tidak pernah berlama-lama di kamar mandi. Dari jaman gadis juga jarang banget luluran atau mandi susu, mending milih langsung ke salon aja, haha. Dan emang ga pernah betah lama-lama di dalam kamar mandi.

Meskipun begitu, sekarang saya benar-benar jadi orang penting, ke kamar mandi aja ditangisi, ditungguin. Lah gimana saya mau tenang di kamar mandi yak, haha. Padahal ga pernah lama, selama-lama nya juga gak sampai 10 menit ko.

Setelah jadi ibu saya merasakan jadi artis dengan penggemar berat, haha. Ya siapa lagi kalau bukan anak.

Baca juga : Isi Tas Sebelum dan Setelah Punya Anak

Jadi untuk bisa ke kamar mandi dengan tenang itu hal yang spesial saat ini. Kebahagiaan yang gak pernah terfikir sebelumnya, receh banget kan, tapi buat saya bukan receh lagi 😂.

  • Makan dengan Nyaman

Saya termasuk orang yang gak bisa makan cepat, makan selalu anggun, perlahan dan dinikmati. Tapi semenjak punya anak bener-bener jadi kilat makannya, haha. Gak ada lagi kata anggun, makan dengan porsi mini dan dihabiskan dengan waktu setengah jam itu sekarang sudah mustahil, haha.

Baca juga : Arti Libur Ketika Masih Bekerja dan Setelah Menjadi Full Time Mommy

Benar-benar the power of kepepet, semua pasti bisa berubah dengan mudah 😅. Sekarang, makan dengan nyaman, perlahan dan dinikmati itu salah satu yang dirindukan, dan kebahagiaan yang HQQ 😁.

  • Mendengar dan Melihat anak Tertawa

Menjadi ibu membuat lelah seharian, dengan segudang pekerjaan yang tidak ada habisnya, sepertinya tidak ada jeda istirahat. Menjadi ibu sungguh susah, capek dan jenuh. Namun semua kesusahan ibu rasanya hilang ketika melihat dan mendengar sang buah hati tertawa dengan polosnya, penuh ketulusan.

Kebahagiaan yang tak ternilai bagi saya, tertawa nya anak obat bagi lelah bagi diri saya.

  • Ayah Pulang Cepat

Bagi saya yang mengurus Nada ber2 saja dengan suami, jauh dari orang tua dan keluarga, dan tanpa ART juga. Ayah pulang adalah waktu yang dinantikan setiap harinya. Ketika ayah pulang, bisa kembali berbagi kebahagiaan mengurus Qatrunada. Berbagi cerita, karena saya dan suami senang ngobrol, bercanda dll. Jadi sangat dinantikan sekali ayah pulang kerja. Apalagi ketika ayah pulang cepat dan membawa martabak, haha.

Katanya jangan tanya suami pulang jam berapa, itu bisa membuat suami tidak tenang bekerja bla bla bla. Tapi jujur, saya gak bisa loh. Setiap hari pasti saya menanyakan “ayah pulang jam berapa?”, karena suami saya tidak pernah tentu dalam jam pulang kerja, bisa larut sekali. Bertanya bukan berarti meneror, hanya memastikan siapa tau bisa pulang cepat dan membawa martabak, haha teuteup 😂.

Para ibu setujukah dengan poin-poin diatas? Atau mau menambahkan? Hehe. Karena setelah menjadi ibu hal-hal yang dianggap sepele bisa menjadi berarti. Menjadi ibu benar-benar melatih kepekaan kita untuk bersyukur atas segala nikmat yang Allah beri. Alhamdulillah, wa syukurillah 🙏.

Tulisan ini diikutsertakan dalam Challenge Blogger Perempuan Network.

Challage BPN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *