Story HikmahNisa

Pentingnya Membuat Kenangan Masa Kecil yang Bahagia

Assalamualaikum,

Berbicara kenangan masa kecil, merupakan salah satu hal yang penting. Masa kecil harus memiliki kenangan yang indah, penuh kasih sayang orangtua dan kebahagiaan. Yup, karena dari pengalaman yang didapatkan di masa kecil membentuk sifat dan perilaku saat ini (dewasa). Masa golden age ada di usia 0-5 tahun awal kehidupan seseorang. Dikatakan golden age, ketika masa itu semua aspek sedang berkembang pesat termasuk otak, seperti spons mudah menyerap dan merekam, rekam tersebut akan masuk ke alam bawah sadar, tanpa kita sadar membentuk sifat dan perilaku dewasa.

Belajar di waktu kecil bagai melukis di atas batu, belajar ketika dewasa bagai melukis di atas air.

Pepatah diatas benar adanya, maka penting membiasakan hal baik sejak dini pada anak, karena akan berefek panjang sampai dewasa.

Masa kecil juga masa bermain, anak memiliki hak untuk bermain. Maka ada istilah โ€˜masa kecil kurang bahagiaโ€™, ketika ada seorang yang sudah dewasa berperilaku seperti anak-anak atau menyukai permainan/jajanan anak-anak.

Kenangan masa kecil harus diwarnai dengan kebahagiaan. Coba saja kita bermain, tentu senang kan? Happy, bahagia. Itu kenapa anak punya hak untuk bermain karena ia harus membuat kenangan masa kecilnya bahagia.

Banyak sekali kasus kekerasan anak baik fisik maupun psikis yang membuat mereka memiliki masalah mental di usia dewasa. Beberapa buku/film bergenre psikologi seperti Sybil contohnya. Ia memiliki 16 kepribadian dalam 1 raga, karena pengalaman dan kenangan buruk selama masa kecilnya. Mendapatkan perlakuan kasar baik fisik dan psikis dari ibu kandungnya sendiri. Sybil memiliki kenangan sangat buruk di masa kecil, sehingga itu berefek sampai saat ini.

Baca : 5 Rekomendasi Film Bagi Kamu yang Peduli Mental Illnes

Kenangan Masa Kecil Saya

Alhamdulillah saya memiliki kenangan masa kecil yang indah dan bahagia. Orang tua dan keluarga begitu menyayangi saya yang notabene anak dan cucu pertama. Namun tetap ada kenangan buruk yang terekam dalam memori. Merantau ke daerah Sumatra Selatan, lahir dan menjalani masa kecil disana.

Baca : Kota Kelahiran yang Dirindukan, Baturaja.

Walau semua serba pas-pasan, orang tua baru saja menikah dan jauh dengan sanak saudara. Bapak baru saja merintis karir yang benar-benar dari nol. Sebagaimana ujian awal-awal tahun pernikahan salah satunya perekonomian belum stabil. Namun dulu saya tidak sama sekali memikirkan hal tersebut, saya bahagia belum mengenal uang ๐Ÿ˜‚. Sampai yang saya ingat dulu, ketika ada pedagang es keliling lewat depan rumah, dan saya selalu ingin membeli. Mamah sampai membawa saya ke dapur dan menutup kuping saya, supaya tidak terdengar suara pedagang es lewat. Kalau diingat sekarang sedih rasanya, namun dulu sama sekali tak terpikir. Saya hanya bahagia tanpa beban, bermain, mendapat kasih sayang yang sangat cukup dari kedua orang tua.

Ketika lahir adik saya, Handa. Kami jadi sering pulang pergi ke Bandung, untuk berobat adik saya. Dari situ saya mulai merasa tidak percaya diri, karena beberapa kali pindah-pindah sekolah, sampai saya lelah beradaptasi lagi dan lagi. Sampai saat inipun ketika dewasa, butuh waktu untuk saya dalam beradaptasi, tidak bisa easy going, langsung kenalan, dll. Saya harus memiliki โ€˜jedaโ€™ untuk mengobservasi lingkungan.

Alhamdulillah kami sekeluarga pindah dan menetap ke Bandung, disini kebahagiaan penuh terjadi pada masa kecil saya. Saya tinggal dengan keluarga besar dari mamah. Nenek, kakek, bibi-bibi dan emang-emang. Keluarga saya sangat harmonis, nenek berjualan di SD dan kakek jadi seorang penjaga sekolah SD tersebut, sehingga kami dipersilahkan tinggal di rumah yang ada di dalam sekolah tersebut. Hidup kami begitu sederhana, namun saya begitu bahagia. Semua orang begitu menyayangi saya, saya anak pertama dan cucu pertama dari keluarga mamah. Jadi memang perhatian semua tertuju pada saya, hihi.

Saya tumbuh jadi seorang pekerja keras, pantang menyerah, karena masa kecil yang dikelilingi oleh orang yang bekerja keras, bekerja cerdas, bekerja ikhlas. Alhamdulillah ๐Ÿ˜Š.

Baca : 5 Fakta Tentang Diri Saya yang Sebenarnya.

Membuat Kenangan yang Indah untuk Masa Kecil Qatrunada

Kini saya sudah menjadi seorang ibu, tentu saja saya ingin memberikan kenangan yang indah pada anak tercinta. Saya ingin membuatnya bisa lebih bahagia dari masa kecil saya. Membuat kebiasaan-kebiasaan baik sejak dini, mendidik dengan penuh kasih sayang. Namun tidak semudah yang dikira, ini sangat sulit, menjadi orang tua ternyata sulit. Saya masih harus belajar dan bersabar, karena terkadang percuma memiliki ilmu parenting sebanyak apapun kalau sudah terbalut emosi, semua ilmu tersebut buyar. Maka bersabar tetap harus terus dilatih.

——–

Jika semua tahu bahwa pentingnya membentuk kenangan masa kecil yang bahagia, mungkin tidak akan ada lagi anak yang mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari orang dewasa. Semoga saja โ˜บ.

Tulisan ini diikutsertakan dalam challenge Blogger Perempuan Network.

Challage BPN

About Hikmahnisa.com

Hallo, senang berbagi ilmu dan pengalaman bagaimana menikmati peran menjadi seorang anak, istri dan ibu. Blog ini akan berisikan tulisan seputar parenting, merriage and family. Terimakasih sudah mampir, jangan lupa tingalkan komentar yang baik. Contact : hikmahkhaerunnisa@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll To Top