Persamaan dan Perbedaan Arti Libur Ketika Masih Bekerja dan Setelah Jadi Full Time Mommy

Assalamualaikum,

Hari libur hari yang banyak dinanti oleh semua profesi, dari pekerja sampai ibu rumah tangga. Lo.. kok ibu rumah tangga juga ikut senang?. Iya lah cyin, diriku mau curhat dulu yak. Haha

Saya merasakan perbedaan sangat signifikan dalam menjalani hari libur ketika masih bekerja di ranah public dan ketika sekarang bekerja di ranah domestik (IRT). Menghadapi hari libur rasanya sama, senang dan dinantikan. Namun ada perbedaan yang jelas antara kedua kondisi tersebut.

Arti Libur Ketika Masih Bekerja

Ketika masih bekerja, sudah lelah dengan rutinitas pekerjaan, waktu libur hampir saya habiskan di rumah. Menikmati kumpul keluarga, karena semua sibuk beraktifitas diluar rumah termasuk mamah dan bapak yang juga bekerja, adik-adik sekolah. Jadi kita hampir semua sepakat waktu libur, ya dirumah, istirahat.

Bagi pekerja atau yang waktu weekday nya dihabiskan dengan beraktivitas diluar rumah, arti hari libur adalah waktunya istirahat dirumah, menikmati masakan rumah, bercengkrama dengan keluarga tercinta, menonton tv bersama, saling berbagi cerita, dan waktunya menikmati hobi. Kalau saya bisanya baca buku, dengerin musik sambil rebahan di ranjang dengan nikmatnya, kenikmatan yang HQQ pada zaman itu.

Weekend, hari sabtu full di rumah, hari minggu kita ada kegiatan rutin ke majelis taklim (MPI). Ini salah satu istirahat juga bagi saya, kebayangkan pusing sama kerjaan dari senin-jumat, belum lagi masih diteror kadang2 kalau weekend. Masalah kantor ataupun lainnya bisa bikin jd julid, nyinyir, jadinya kotor hati dan pikiran. Dengan datang ke majelis taklim, majelis ilmu, salah satu cara istirahatkan hati dan menjernihkan pikiran.

โ€˜Dengan hanya mengingat Allah hati akan menjadi tenangโ€™ (Q.S. Ar-Ra’du : 28)

Arti Libur Ketika Jadi Full Time Mommy

Semenjak resign di pekerjaan dan fokus menjalani full time mommy saya sangat menanti hari libur, apalagi tanggal merah sangat saya nantikan. Saya menanti suami libur dan mengajak jalan-jalan saya juga Nada, haha. Bosen bsnget cyin seharian, beberapa hari full dirumah dengan berbagai macam pekerjaan domestik yang tak ada habisnya ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚. Jadi ketika weekend saya bisa gantian menjaga Nada, saya bisa mandi dengan tenang, makan dengan nyaman, karena ada ayahnya yang gantian jagain. Saya tak menggunakan jasa ART, jauh dari orang tua juga, jadi benar-benar cuma kita tinggal ber 3.

Ketika libur, saya menagih jalan-jalan pada suami, walau hanya sebatas jalan-jalan ke taman depan komplek atau keliling daerah Kebon Jeruk, sudah cukup merefresh saya. Apalagi kalau jalan-jalannya ke mall terus makan dan belanja, uhuy banget, haha. Tapi saat ini saya memutuskan untuk jalan-jalan hemat, mengingat masih banyak yang harus kami tabungan untuk pendidikan Qatrunada terutama.

Walau saya tau, bagi suami hari libur waktunya istirahat, karena dia yang kerja. Namun, alhamdulillah ia tak pernah mengeluh dan selalu mengiyakan kalau saya ajak jalan-jalan walau hanya momotoran. Suami sepertinya sangat paham, bagaimana saya beradaptasi menjadi full time mommy dan jenuhnya seminggu di rumah. Alhamdulillah sangat bersyukur, diberi suami pengertian dan keluarga yang juga sangat sayang pada kami.

——

Jadi terlihat jelas kan PERBEDAANNYA mengisi hari libur saat masih bekerja dengan saat sudah jadi full time mommy.

Arti libur ketika masih bekerja = Istirahat di rumah.

Arti libur ketika sudah jadi full time mommy = Keluar rumah alias jalan-jalan.

Ada yang samakah dengan saya? Hehe. Namun ada 1 hal yang sama ketika akan menghadapi hari libur yaitu PERASAAN.

Perasaan Ketika Akan Menghadapi Hari Libur

Saya termasuk tipe orang perencana, terencana segala sesuatunya. Baca selengkapnya tentang sifat saya di โ€˜ 5 Fakta Tentang Diri yang Sebenarnyaโ€™. Dalam 1 bulan saya harus merencanakan beberapa kegiatan yang akan dilakukan, bukan hanya ketika jadi pegawai, sekarangpun masih sama. Saya memiliki whiteboard yang dipajang di dinding rumah. Membuat list apa saja yang akan saya/kami kerjaan di 1 bulan kedepan.

Schadule saya bulan Desember 2018 ๐Ÿ˜€

Yup termasuk hari libur, apalagi long weekend seperti bulan ini. Wow jadi hadiah luar biasa buat emak-emak macam saya ๐Ÿ˜. Saya selalu diskusikan bersama suami, akan kemana kita weekend atau long weekend bulan ini.

Bahkan sebelum tutup bulan saya sudah melihat dan membayangkan bulan depan akan ngapain dan kemana aja ๐Ÿ˜‚.

๐Ÿ‘ฉโ€œAyah, tanggal 21-25 bulan Desember merah loh, enaknya kita kemana ya?โ€, semangat membara

๐Ÿ‘จโ€œeemm.. kemana ya?โ€ sambil cuek main games

๐Ÿ‘ฉโ€œkalau ke Bandung gimana yah?โ€, ide mulai bermunculan

๐Ÿ‘จโ€œeemm.. gimana ya?โ€, masih main games

๐Ÿ‘ฉ โ€œeh ayah kan tanggal 29-1 libur juga, tahun baru, kita kemana yah?โ€, ย yang tadi belum dapat jawaban lanjut tanya yang lain saking excitednya ๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…

๐Ÿ‘จ โ€œeemm.. kemana ya?โ€, masih muka lempeng

๐Ÿ‘ฉ โ€œayah kan bisa ambil cuti tanggal 31 nya yaโ€ mulai heboh ๐Ÿ’ƒ

๐Ÿ‘จ โ€œeemm.. bisa ajaโ€, masih nyantai kayak dipantai ๐Ÿ’†

Saya begitu berbinar ketika melihat tanggal merah atau mendengar kata libur. Sangat bersemangat, senang sekali. Perasaan ini SAMA ketika masih bekerja dan full time mommy seperti sekarang ini.

Libur membuat saya Happy, kamu begini juga gak? ๐Ÿ’ƒ

Tulisan ini diikutsertakan dalam challege Blogger Perempuan Network.

Challage BPN

1 comment / Add your comment below

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *