Story HikmahNisa

Memilih Tema Blog dari Passion – Kini Blogku Berniche

    Ekspresi menemukan passion blog, hihi

Assalamualaikum,

Sudah lebih dari 1 tahun saya terjun ke dunia blogging. Masih newbie banget kan, masih harus banyak belajar. Saya merasa nyaman dan bahagia karena bisa kembali lagi menulis. Ditambah sekarang sudah masuk di beberapa komunitas blogger, mengikuti beberapa event blogger dan mendapat penghasilan dari sana, Masya Allah πŸ’–

Awal memutuskan ngeblog tidak terfikir loh bakal dapat penghasilan dari blog. Dapat jalan keluar dari kejenuhan rutinitas dengan mengenal blogging aja udah alhamdulillah banget. Tipe introvert seperti saya, sangat terbantu sekali menyalurkan emosi dan perasaan dalam tulisan. Kalau sudah nulis rasanya, plong, tenang.. πŸ’–

Cerita tentang awal mula ngeblog bisa baca disini : Alasan Memilih Menulis dan Cerita Liku Menulisku.

Selama perjalanan itu, saya banyak belajar, alhamdulillah.. dapat support system juga dari keluarga terutama suami, saya semakin semangat menggeluti dunia blogging. Learning by doing, sambil action sambil terus evaluasi.

Berawal dari Lifestyle Blogger

Seperti kebanyakan blogger newbie, saya begitu menggebu. Ada lomba blog, saya ikut, ada event, saya daftar, tanpa berpikir panjang. Saya ingin mencoba, saya ingin belajar. Dan ini salah satu cara saya dalam konsisten ngeblog.

Baca juga : Ngeblog Rutin, Malas Menyingkir – Produktivitas ngeblog

Bisa dibilang awal ngeblog masuk ke dalam lifestyle blogger, hampir semua saya bahas. Inget banget pertama kali saya ikut lomba, bertema cooking dan saya paling gak bisa masak 😁, dan sudah dipastikan saya kalah πŸ˜‚. Udah blogger pemula yang tulisannya masih amatiran terus bertema masak pula, yaudah bye.

Nyesel? Enga sama sekali loh. Tujuannya bukan untuk menang ko, untuk belajar. Saya yakin itu salah satu proses mengenal dan adaptasi dalam dunia blogging.

Begitu juga dengan menghadiri acara blogger. Setiap ada informasi acara blogger bertema apapun, pasti saya daftar jika tempat dan waktunya memungkinkan. Untuk apa? Untuk tahu bagaimana sih event blogger itu, apa yang harus dilakukan, apa saja tugasnya, dll.

Berkah Ngeblog πŸ’–

Bagi stay at home mom dan jauh dari keluarga, saya merasa bersyukur ketika mendapat kesempatan datang ke event blogger. Walau misalnya di event tersebut tidak dapat apa-apa (fee atau uang transport dll.) tetap saya bahagia πŸ˜‚. Obat tokcer menghalau kejenuhan rutinitas sebagai stay at home. Sejauh ini, alhamdulillah selalu mendapat oleh-oleh dari event-event tersebut.

Awal mula hanya mendapat souvenir goody bag, lama kelamaan saya dapat event yang memberikan suvenir plus uang transport, sekarang saya sudah mencicipi job blogger, alias dapat fee dari sana. Masya Allah 😍. Diluar itu semua, di setiap event saya belajar, dapat ilmu, dapat teman, dapat pengalaman yang luar biasa, alhamdulillah πŸ’–.

Yap semua itu proses, dijalani, dinikmati, disyukuri dengan kesungguhan hati dan be positif, positif thinking terhadap semua proses yang dijalani. Β Insya Allah semuanya menjadi berkah πŸ’–.

Memutuskan Berniche Blog

Seperti kebanyakan blogger, dari berproses sehingga menemukan jati diri #ceaelah πŸ˜‚. Menemukan passion, yang ketika saya menulis tema tertentu terasa sekali feel nya. Merasa lebih berbinar-binar dalam menulis dan akhirnya saya merasakan kebahagiaan dan kepuasan tersendiri setelah menulis tema tersebut dibanding tema-tema lainnya.

Saya memutuskan untuk mulai ber niche blogger, bertemakan β€˜Parenting and Family’. Tentunya membahas seluk beluk pengasuhan, pendidikan dan perkembangan anak. Membahas mengenai keluarga, mencangkup pernikahaan dan manajemen rumah tangga.

Support sistem luar biasa dari keluarga.

Bismillah, saya memilih fokus dengan tema tersebut tujuan utamanya tentu untuk diri saya lebih baik dalam menjalankan peran sebagai anak, istri, juga ibu. Selebihnya saya ingin menularkan semangat belajar dan berkembang kepada seluruh ibu, terutama ibu-ibu muda yang harus banyak belajar. Pasalnya, jadi istri, ibu dan anak itu tidak ada sekolah formalnya, padahal peran ini akan dan harus kita jalani. Dan luar biasanya tugas dan tanggung jawab seorang ibu, generasi emas akan lahir dari para ibu hebat.

Saya pernah menonton sebuah video, teman membagikannya di linimasa FB. Seorang psikolog bercerita sebuah kisah, yang mungkin beberapa orang sudah tau. Cerita tentang percakapan Iblis dengan anak buahnya.

Iblis berkata kepada anak buahnya :

Jika kau ingin merusak Sebuah Keluarga, rusakanlah dulu ibunya. Beri ia perasaan akan rasa lelah bertubi yang membuatnya merasa lemah dan habis energi. Jika ia sudah merasa lelah, ambil rasa syukurnya. Biarkan ia merasa bahwa hidupnya habis untuk mengurus keluarga dan buatlah ia tidak memiliki apapun, selain lelah yang didapatnya. Setelah kau ambil rasa syukurnya, buatlah ia menjadi orang yang tidak percaya diri.

Sibuk kan pandangan matanya untuk melihat kebahagiaan orang lain dan buatlah ia lupa akan kebaikan yang ia miliki. Buatlah ia merasa minder dan merasa tidak berharga. Jika itu sudah terjadi, ambilah juga sabarnya. Gaduhkan hatinya agar ia merasa ada banyak hal yang berantakan dalam rumahnya, buatlah ia merasa betapa banyak masalah yang ditimbulkan dari anaknya, dari suaminya.

Goda lisannya untuk berkata kasar, hingga nanti anak-anak mencontohnya dan tak menghargainya lagi, lalu bertambahlah kemarahan demi kemarahan, hilanglah aura surga dalam rumah. Dan kau akan menemukan perlahan, rumah itu rusak, dari pintu seorang IBU.

———-

Nauzubillahhiminzalik..

Semoga kita semua sebagai ibu bisa terus belajar dan memperbaiki diri sehingga aura syurga bisa terpancar dari rumah-rumah kita πŸ’–.

Fokus dan Konsisten

Setelah saya memilih ber niche blogger, harapannya tentu bisa lebih fokus dalam mendalami ilmu parenting dan seluk beluk tentang keluarga, tak lupa untuk membagikannya disini untuk semua pembaca πŸ’–.

Konsisten terhadap perubahan yang saya pilih, Β istiqomah dengan target-target yang sudah saya buat baik dalam dunia blogging dan ilmu yang saya fokuskan ini.Β Β Semoga Allah mudahkan, lancarkan semua prosesnya. Aamiin YRA πŸ™.

Tulisan ini mungkin lebih ke curhat, mudah-mudahan bisa diambil manfaatnya πŸ’–.

Senang berbagi 😊

About Hikmahnisa.com

Hallo, senang berbagi ilmu dan pengalaman bagaimana menikmati peran menjadi seorang anak, istri dan ibu. Blog ini akan berisikan tulisan seputar parenting, merriage and family. Terimakasih sudah mampir, jangan lupa tingalkan komentar yang baik. Contact : hikmahkhaerunnisa@gmail.com

67 thoughts on “Memilih Tema Blog dari Passion – Kini Blogku Berniche

  1. Haii Mba Hikmah, asik ya Mba udah mantap menentukan nieche blog. Aku yang newbie bangett juga masih bingung nentuin nieche, blog pun baru seumur jagung dan masih perlu penataan sana-sini. Btw si dedek gemesin banget di foto hehe

  2. Ngeblog jadi makin semangat ya mbk karena didukung bgd sm keluarga dan juga sdh tau mau share ttg apa di blog. Aku masih gado2 nih. Entah ini kapan mau fokus ke niche tertentu. Lah, malah syurhat πŸ˜„

  3. Wahh … Kalau saya lg ada d proses pencarian jati diri mba, baru beberapa bulan jd blogger, sama persis dgn yg dialami dikau mba, blogger baru begitu menggebu, ikut berbagai event, dgn rasa ingin tahu yg dalam.
    Mulai dr hanya dpt GB smp fee dan transport. Semoga saya bisa menemukan dan memutuskan niche apa yg sesuai dgn passion saya … Salam kenal ya mba πŸ™

  4. Selamat mbak, sudah menemukan “jati diri” dalam dunia per blogger an. Semoga konsisten dan makin banyak tulisan bertema parenting yang membawa manfaat bagi pembacanya

  5. Hai, Mbak. Salam kenal ya dari baby blogger, hahaha …

    Saat ini aku memilih lifestyle blogging karena ada banyak yang hal sering aku alami dan akunya suka banget bercerita. Belakangan aku sedang rajin-rajinnya ikutan event dan kajian parenting jadi mulai suka belajar parenting dan kebanyakan tulisan parenting juga. Apakah nantinya akan menjadi parenting blogger. Entahlah, jalani dulu aja, hehehe …

  6. Barokallahu fiik mbak.

    Saya setelah hampir 6 tahun baru nemu niche yang pas. Sama, seputar parenting.

    Sebetulnya udah lama pakai tagline ‘Blog Tentang Perempuan dan Keluarga’ sih. Tapi masih nyempil juga artikel yang rada melenceng jauh sehingga bikin niche-nya ga murni. Sampai harus diseret-seret ke topik parenting, hahahah…

    Tahun ini insya Alloh balik ke bercerita soal anak dan keluarga. Semoga bisa istiqomah. Aaamiiin.

  7. Aku pas awal ngeblog juga gado-gado dan sama sekali gak kepikiran tentang cring2 atau event. Blog jadul banget lah. Sekarang ini udah agak milih tema blog. Tapi tetap garis tengah ya lifestyle

  8. Semua orang butuh berproses, termasuk blogger. Saya juga nggak malu dengan yg dulu2 karena itu bagian dari proses. Yang penting makin hari makin baik. Job itu godaannya juga luar biasa. Sekarang pilih2, nggak mau yg tidak ada break sholatnya & tidak mau review kredit atau pinjaman. Sebentar lagi Ramadhan pasti banyak undangan bukber. Banyak yg bukbernya cuma tempelan, lebih didominasi acara brand meski sudah adzan. Harus selektif.

  9. Kalo saya dari awal ngeblog memang cuma nulis tentang traveling dan kuliner. Bukan apa-apa mbak, soalnya cuma di dua hal itu saya bisa bercerita panjang lebar. Hihi

  10. Maasya Allah, udah setahun dan sudah mantap menentukan niche blog. Aku masih agak gado-gado, pengennya konsisten di family travel, tapi ga sering jalan-jalan juga. Sukses terus ya mbak, semoga kegiatan ngeblog nya membawa berkah..

  11. wah hebat mbak sudah berniche ya blognya. Aku udah 10 tahun ngeblog isinya masih gado-gado aja, hahaha. Tapi emang balik keniat awal ngeblog seh. Jadi biar bisa lebih fokus dan bisa tetap ngeblog dalam waktu lama. Semangat ya mbak πŸ™‚

  12. Semangat bunda..jadi ikutan seneng blognya ada niche nya….hehehe aku masi galau nentuin niche apa…

  13. Dari awal ngeblog bunda bingung mau kasih nama apa blog bunda ini, 2009 dimulai bikin blog karena blm tau apa itu. I hie maka bunda berilah blog itu berna a “miscellaneous” sampai sekarang. Pengalaman ngibrol sama blovver yg udah Senior dlm pengalaman ngeblog kalau mau pake nichie bisa beri nama LIFESTYLE. Tp biarlah itu nanti dipikirkan lg. Skrng tetap dl blog gado-gado.

  14. Aku jadi fokus ke perkataan iblis nih mbak, semoga kita dijauhkan dari hal-hal yang merusak ya. Tetap semangat ngeblog sabil menjaga apa yang sudah dimiliki yaitu keluarga.

  15. Salam kenal mba…aku pertama main ke sini ni kayaknya.

    Toss…kita sama kok mba. Ngeblog awalnya buat buang jenuh krn tiap hari kok ketemunya sama panci, ember, setrika doang. Mau cerita…kok di rumah benda mati semua…

    Akhirnya nulis. Curhat..blog pertama aku tanpa niche juga, mampir aja di coretanbunda.my.id. Apa aja dicritain di sana…dan di sana pula, job pertama datang mba..

  16. hai hai Mbak Hikmah,
    sama banget denganku, enggak bisa masak malah sok iye ikut lomba blog bikin resep masakan. Hahahaha, tapi jadi belajar untuk mengurangi tulisan masak, lebih ke makan-makan aja.

  17. Wa’alaikumsalam mba Hikmah.

    Untuk niche blog memang perlu ya, untuk membentuk jadi diri kita. Tapi saya masih campur aduk sekali nulisnya.

    Semoga kita bisa terus berproses dan menjadi semakin baik. Aamiin..

  18. Waalaikumsalam Nisa. Iya sih kalo masih awal pasti serabutan ngeblognya. Tapi keren loh udah berani memutuskan niche khusus di blog, semangat yaa.

    Tapi aku udah terlanjut enjoy nulis lifestyle, meski punya blog lagi dengan niche traveling. Tapi blog utama dengan nama senidri tetap nichenya lifestyle. Karena niatnya pengen nulis yang aku alami selama hidup, hihiii

  19. Waalaikumsalam Nisa. Iya sih kalo masih awal pasti serabutan ngeblognya. Tapi keren loh udah berani memutuskan niche khusus di blog, semangat yaa.

    Tapi aku udah terlanjut enjoy nulis lifestyle, meski punya blog lagi dengan niche traveling. Tapi blog utama dengan nama senidri tetap nichenya lifestyle. Karena niatnya pengen nulis yang aku alami selama hidup, hihiii…

  20. Udah setaun dan udah bisa nentuin niche itu keren banget mbak. Saya udah setaun lebih, blog masih gado-gado aja nih. wkwk. Yang penting tetep semangat menulis yaa πŸ™‚

  21. Semoga konsisten ya mba dengan Niche blognyaa. Aku kelelahan ini seharian dan ujungnya jadi suka marah. Baca postingan Mba jadi seperti diingatkan. Terimakasih banyak

  22. niche lifestyle lebih bersahabat hehe, soalnya bisa nulis apapun apalagi kalau mood-mood nya lagi setengah kalau bosen dengan nulis yang ini bisa ganti topik hehe

  23. Aku tuh sampai sekarang masih bingung mau niche apa selain lifestyle, mau beuaty ya jarang dandan, mau gadget tapi ya gitu-gitu doang… heheh
    mau traveling tapi jarang dolan… bingung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll To Top