Story HikmahNisa

Berkunjung ke Decathlon : Semangat Meningkat untuk Menciptakan Keluarga yang Senang Berolahraga

Assalamualaikum,

Hari Kamis kemarin, abang Akmal dan teteh Afnan yang merupakan sepupu Nada berkunjung ke rumah. Wih senengnya bukan main, karena Nada tidak punya teman seumuran sekitar rumah. Ya, temannya ibu dan ayah saja. Kalau ayah kerja ya hanya dengan ibu. Jadi ketika ada saudara yang datang atau kami berkunjung kerumah saudara yang ada anak-anak, Nada pasti senang sekali.

Kebetulan rumah abang Akmal dan teteh Afnan di Depok, jadi termasuk saudara yang paling dekat rumahnya dengan tempat tinggal Nada di Kebon Jeruk. Walau begitu tetap saja jarang bertemu, meningkat kegiatan masing-masing. Abang Akmal, teteh Afnan juga sudah sekolah. Jadi hanya bisa bertemu paling sering 1 bulan 2 kali. Ketika bertemu, wih sampai gak mau dipisahkan, hihihi.

Jadi kamis kemarin kami memutuskan jalan-jalan, karena Ayah Nada baru bisa pulang setelah magrib jadi kami pergi sekitar jam 19.00. Teteh Tia (Bundanya abang Akmal dan teteh Afnan sekaligus kakaknya suami) mengajak kami makan sushi di AEON BSD Mall, tak lupa foto di taman dengan berhiaskan lampu-lampu warna-warni, hehe.

Porsi ber-2 dengan suami. Jelas ini hanya cemilan saja untuk kami. Gak kenyang cyin πŸ˜‚
Jarang-jarang foto ber-2 πŸ˜†.

Setelahnya teteh mengajak kami ke Decathlon salah satu toko perlengkapan olahraga. Mengingat suami saya yang hobi hiking jaman muda dulu, kalau sekarang sedang off dulu, suami sudah lama tidak hiking setelah menikah karena ada kefokusan dan kesibukan lain. Jadi teteh ingin sekali mengajak kami kesana.

β€œDe dari dulu pengen ajak kamu ke Decathlon, pasti kamu suka deh kalau kesana” ucap teteh kepada suami saya.

Keluarga Hobi Olahraga Vs Keluarga Tidak Hobi Olahraga

Keluarga suami memang hobi olahraga, teteh dan suaminya merupakan pelatih karate, suami saya hobi hiking juga panjat tebing. Kalau saya? Hobi makan terus tidur, hahaha. Honestly, saya jarang sekali olahraga dari dulu. Ya, mengakui bahwa kebiasaan keluarga saya memang jarang berolahraga juga tidak terlalu mementingkan. Namun kita tetap olahraga β€˜tanpa disengaja’ seperti jalan kaki dari turun angkot sampai rumah, hehe.

Saya merasa sepertinya perlu mengenalkan kegiatan olahraga ini pada Nada, dan membiasakannya di keluarga kecil kami. Mengingat, kini suami malah jadi ikutan saya jarang olahraga πŸ˜…, hobinya sekarang malah jarang dilakukan lagi. Memang waktu dan kefokusan saat ini tidak memungkinkan suami untuk kembali hiking. Namun setidaknya kita bisa merencanakan bahkan menjadwalkan rutin liburan untuk camping ceria, atau mengganti olahraga lain yang lebih fleksibel.

Salah satu fasilitas olahraga yang disediakan di Decathlon.

Saya merasa ada yang tidak beres. Seharusnya saya yang terbawa oleh suami untuk suka olahraga, memiliki kebiasaan olahraga. Bukannya suami yang terbawa oleh saya menjadi melupakan hobinya untuk berolahraga. Kita harus saling membawa perubahan lebih baik untuk keluarga kecil kami. Menyortir mana kebiasaan baik saya/suami yang wajib diteruskan dan mana kebiasaan buruk saya/suami yang harus diperbaiki. Semata-mata untuk membentuk kebiasaan baik keluarga kecil kami khususnya untuk anak.

Hanya Sekedar Niat

Beberapa kali niat itu tersampaikan oleh suami saya, niat ingin mengajak saya dan Nada camping ceria. Namun terlupakan karena rutinitas di perkotaan. Saya Pun pernah mengungkapkan niat saya pada suami ingin mengajak Nada les renang sejak dini, namun itu pun sama, hanya pembicaraan yang lenyap begitu saja karena terlupakan dengan rutinitas di perkotaan.

Saya merasa kami hanya sekedar niat tanpa berusaha mewujudkannya. Kami hanya sekedar berencana namun tidak sungguh-sungguh melakukannya. Hanya berbicara namun tidak ada prakteknya. Ya, pantas saja terus terlupakan.

Mengunjungi Decathlon

Pertama kali mengunjungi Decathlon, wih saya saja yang tidak memiliki hobi berolahraga seperti di charge semangat berolahraganya. Lah apalagi suami saya yang dasarnya cinta sama olahraga, pantas saja teteh dan keluarganya senang sekali ke tempat ini. Peralatan olahraganya lengkap, tempatnya juga besar, pelayanannya baik dan bisa nyoba beberapa olahraga juga loh.

Dibalik foto ini, mereka saling berebut untuk main sepeda πŸ˜….

Anak-anak suka sekali disini, Nada tidak mau berhenti main sepeda, sempet berebut juga sama abang Akmal, wkwk. Nada dan abang Akmal juga main Trampollin, sampai gak mau pulang πŸ˜…. Teteh Afnan asik bermain panahan, dan saya meminta diajarkan, hehe. Malu sebenarnya ya minta diajarin sama anak kelas 3 SD harusnya tante-nya ini yang ngajarin πŸ˜…πŸ™ˆ.

Saya melihat baju renang untuk seusia Nada, gemes banget pengen ngajak Nada les renang. Melihat baju jogging, sepatu olahraga, rasanya semangat berolahraga menjadi naik 1000% ditempat itu.

Fasilitas Panahan

Suami saya mengajak saya melihat peralatan hiking, menjelaskan pada saya beberapa fungsi peralatannya. Jangan tanya dia ingin beli apa enggak, itu sudah pasti. Kelihatan sekali dari gesture dan ekspresinya, cuma memang gak diungkap aja, hihi.

Saya dan suami sama-sama tahu prioritas kami saat ini apa, sehingga sama-sama menelan ludah dulu disana πŸ˜†πŸ™Š.

β€œInsya Allah nanti kita kesini lagi ya, beli peralatan olahraga yang dibutuhkan, biar semangat olahraganya” ucap suami saya ketika mengajak pulang karena toko juga sudah mau tutup, hehe.

Kami berkunjung ke Decathlon Alam Sutra, alamatnya diΒ  : Alam Sutera, Jl. Jalur Sutera Boulevard No.Kav. 49, Kunciran, Kota, Kota Tangerang, Banten 15144

Tentunya kami pulang dengan semangat tinggi untuk menciptakan keluarga yang senang berolahraga, membiasakan berolahraga di keluarga kecil kami. Bismillah.. 😊

Senang Berbagi ❀

About Hikmahnisa.com

Hallo, senang berbagi ilmu dan pengalaman bagaimana menikmati peran menjadi seorang anak, istri dan ibu. Blog ini akan berisikan tulisan seputar parenting, merriage and family. Terimakasih sudah mampir, jangan lupa tingalkan komentar yang baik. Contact : hikmahkhaerunnisa@gmail.com

47 thoughts on “Berkunjung ke Decathlon : Semangat Meningkat untuk Menciptakan Keluarga yang Senang Berolahraga

  1. Baca ini jadi pengen balik kampung ke Tangsel wkwkwk. Kalau perlu alat2 olahraga emang paling asik cari di Decathlon ya mbak, selain lengkap Anak2 juga bisa sesepedaan seru dan main2 di sana.

  2. Wah, saya juga termasuk jarang olah raga. Jadi harus banyak main di toko olah raga juga nih…
    Pengen merutinkam joging keliling kompleks saja sampai sekarang masih belum terwujud juga. Duh, pemalas sekali saya…harus ubah mind set nih… Tfs mb..

  3. Wah bun sama. Suami aku juga suka hiking, tapi sayangnya sejak nikah nggak pernah hiking lagi dia. Katanya nggak tega ninggalin anak istri di rumah terus dianya seneng-senen di luar wkwkwkw. Padahal mah ya, kalau dia mau hiking juga ga apa-apa ama aku hihihi. Kalau aku kurang seneng hiking coz punya asma hahaha. Ngomong-ngomong jadi penasaran ama Decathlon ini 😍

    1. Wahh samaan dong.. akupun gak terlalu suka hiking mba.. malah belum pernah coba.. haha mba punya asma.. kalau aku kurang darah.. huhuhu bismillah bisa coba olahraga lain yang lebih aman dan fleksibel ya mba untuk kita

  4. Wah lokasinya di Alam Sutera ya mba, sebenarnya sih enggak terlalu jauh tapi kalau urusan olahraga agak berat hahaha, padahal tahu banget kalau olahraga penting buat kesehatan dan membiasakan anak2 juga buat olahraga…harus di niatin ini. Makasih mba infonya tentang fasilitas olahraga.

  5. Luas juga ya mbak tempatnya. Lihat foto-fotonya aja dah kebayang kalau tempat ini jadi semacam “surga” buat yang suka olahraga, yang suka sekedar niat juga hehehe

  6. Jaman kecil dulu, saya dan kakak2 dididik menjadi olahragawan oleh alm bapak. Tapi entah kenapa ya setelah punya anak sendiri, kok malas banget ngajakin mereka olahraga hehehee… udah ga giat gitu seperti dulu. Masalah banget nih sepertinya πŸ™‚

  7. Aku niiih baru mulai yoga lagi beberapa bulan lalu, dulu suami suka lari & sepedaan tapi semenjak kerjaannya nambah jadi ngga pernah lagi. Aku baru tau ada toko olahraga decathlon, seru tokonya ya.. lengkap dan nyaman banget buat anak2 sambil ortunya nyari peralatan olahraga πŸ˜€

  8. Wah tempatnya kelihatan cozy. Bisa nyobain peralatan olah raga juga. Peralatan olah raga yang dijual juga lengkap. Jadi pengen ke sini eh tapi sayang di Surabaya belum ada kayaknya ya.

  9. Suamiku juga demen banget mbak makan sushi.. Itu enak banget tapi porsi segitu kalau sama suamiku diabisin sendiri aku ga kebagian

  10. Walau ini deket rumah, aku belum mampir sini. Seringnya di sebelahnya, ikea. Belum jadi-jadi mampir sini

    Jadi pengen juga ke sana, kayaknya seru. Coba ah wiken bapaknya pasti betah

  11. Sebelum ada Decathlon di Indonesia, setiap perjalanan dinas luar negeri selalu saya sempatkan 2-4 jam ke Dechatlon di negara tujuan untuk berburu perlengkapan olaharaga. Dari mulai aksesoris jogging, sepeda sampai perlatan snorkeling.

    Giliran Decathlon buka dgn lokasi yang sebenarnya gak jauh dari rumah … kok ya suami ngajak merantau ke gurun. Alhamdulillah di Qatar ada toko Decathlon dalam mall.

    Tapi masih penasaran belum pernah masuk ke toko yang di negara sendiri.

  12. Jd ga penasaran lagi sm Decathalon abis baca tulisan ini. Klo ke ikea cuma lewat doank Decathalon dan suka penasaran sm dalemnya. Pas nanya suami doi cuma jawab toko peralatan olahraha hehhe

  13. Walah aku juga sama mba males olahraga, olahraganya musiman doang, kalau ingat mau diet doang wkwk.. harus rajin ke toko-toko peralatan olahraga macam decathlon kayaknya nih biar semangat terus hahaha

  14. This looks like a very complete place to those who love to spend some time doing sports. I bet my kids and my family we love this place as well because we love to try different kind of sports

  15. Lengkap kayanya yaa…di Decathlon.
    Aku juga gaya aja…bela-beli sepatu running couple sama suami.
    Endingnya?
    Lari di dalam mimpi (aka. bobok) hahhaa..

    Tapi aku paling semangat kalo disuruh zumba.
    Jadi untuk sekarang, itu dulu yang ditekuni.

  16. Aku udah sekian purnama ga pernah olahraga, Mak. Cuma wacana aja niat olahaganya, tapi suka iri liat yang jago renang, lari kenceng, nafas panjang kalau goes wkwkwk… Padahal olaharaga itu aset kita buat jaga kesehatan. Gimana kalau kita olahraga abeng aja, Mak? Dalam mimpi dulu hihihi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll To Top