Story HikmahNisa

Cerita Saya : Menjadi Book Advisor

Assalamualaikum,

Ceritanya saya jualan buku. โ€˜Ah masa sih? Ko jarang promosi?โ€™ ๐Ÿ˜…. Serius mak aku jualan buku loh. Jualan macam apa saya ini? lah promo aja jarang, apalagi kalau liburan kayak kemarin tuh, menghilang. Ya kayak cuti ama perusahaan gitu deh ๐Ÿ˜‚. Dan ini cuti nya bebas gitu mak sampai hampir 1 tahunan menghilang ๐Ÿ˜….

Ya jualan ala ibu Nada mah begitu, selow, santai kaya di pantai ๐Ÿ˜…. Memang awalnya tidak berniat menjual buku, niat awalnya adalah ingin membeli buku berkualitas untuk Nada. Ingin Nada cinta dengan buku dan mengalihkan penggunaan TV juga gawai yang lebih banyak berpengaruh negatif. Dan dengan menjadi book advisor tentunya saya dapat potongan harga ketika membeli buku-buku berkualitas yang kata orang-orang mahal itu. Udah itu aja niat awalnya.


Tapi setelah dipikir-pikir, jadi ingin mengajak teman-teman Nada suka buku juga. Mengajak para orangtua ‘ngeh’ atas minat baca yang sungguh sangat rendah pada anak-anak jaman sekarang ini. Anak-anak sudah terlanjur ketagihan dengan tv, gadget dan games online ๐Ÿ’”. Ingin ikut andil buat memperbaiki ย generasi.

Buku perdana Nada di usia 10 bulan, Halo Balita.


Narkoba, sexbebas, bullying, rokok, pornografi, kekerasan, pedopil, homosex, korupsi, suap, ย dan kengerian lainnya ๐Ÿ˜ฃ. Ketika melihat buku-buku untuk anak yang sarat nilai spiritual dan moral langsung jatuh cinta. Saya tahu bahwa Mizan memang salah satu penerbit andalan, dan MDS hadir khusus untuk buku dengan kualitas premium.

Beberapa kali saya dengar/baca lewat media bahwa ditemukan buku-buku anak yang menjurus ke homosex, pornografi dll. Malah ada yang digunakan di sekolah loh ๐Ÿ˜ต, Innalillahi serem banget kan ya. Maka dari itu ibu-ibu hati-hati juga dalam memilih buku ya, rem utama anak ya ada dirumah, ada di tangan kita sebagai orangtua.

Nah dari alasan itulah Ibu Nada berniat bulat buat ikut andil memperbaiki generasi dengan berjualan buku kece ini.Insya Allah niat baik berbuah baik. Amiin ๐Ÿ˜Š.

Niat Itu Kini Berbuah Mimpi

Bagi ibu stay at home seperti saya, salah satu cara menghalau kejenuhan adalah berkegiatan walau dari rumah. Tentunya tanpa mengesampingkan tugas utama sebagai istri dan ibu. Sekarang ini banyak sekali IRT yang sukses hanya dari rumah sebagai mompreneur, tentunya saya pun pasti bisa.

Baca buku jadi rutinitas setiap hari, alhamdulillah.

Usaha kita tergantung niat, itu benar adanya. Niat awal bukan untuk berbisnis tapi untuk dapat diskon kalau beli buku buat Nada, jadi saya jarang sekali promosi. Bahkan sampai off gak promosi hampir 1 tahun. Saya berpikir, sayang sekali kesempatan baik tidak dilakukan dengan baik, saya bisa berbagi kebermanfaatan diri dari jualan buku ini. Saya bisa ikut andil dalam mengajak pada orang tua untuk melatih anak-anak cinta buku, literasi sejak dini. Saya juga bisa mendapat penghasilan dari sini, bahkan penghasilan saya bisa jauh lebih besar dari pekerjaan kantoran yang saya kerjakan dulu. Juga bisa jalan-jalan keluar negeri, wow mulai membuat mimpi lah saya. Ya Allah bisa umroh tahun depan, aamiin.

Mulai Fokus

Menjadi book advisor banyak manfaat yang bisa saya dapatkan. Maka saya harus fokus menjalaninya. Fokus mengedukasi para orang tua untuk membentuk generasi Indonesia yang cinta buku dan meningkatkan literasi sejak dini. Fokus ingin sukses berpenghasilan hanya dari rumah. Niat saya tambahkan sehingga usaha ikut bertambah.

Mulai Konsisten

Saya baca dalam salah satu kutipan motivasi bisnis bahwa bisnis akan berjalan sukses jika pebisnis konsisten minimal 5 tahun. Ini saya kesindir banget sih, beberapa kali memulai usaha dan mundur di tengah jalan, malah ada yang hanya beberapa bulan, ya gimana mau sukses ๐Ÿ˜‚.

Konsisten dalam segalanya, dalam promosinya, dalam belajar bisnisnya, dalam menularkan kebaikannya, dalam segala hal. Dan menurut saya ini yang tersulit. Banyak banget godaannya, apalagi ketika masalah datang. Bahkan sebenarnya ketika tidak ada masalah pun kita mundur hanya karena pikiran-pikiran negatif.

Pengalaman saya, dulu pernah ditawarkan jadi PJ Arisan buku. Jadi sistem di kami ada sistem arisan juga untuk meringankan. Peserta ada 10 orang dan setiap bulan dikocok siapa yang menang buku, seperti arisan pada umumnya. Namun ada konsekuensi yang harus PJ terima kalau ada customer yang tidak komitmen dalam pembayaran, artinya harus siap โ€˜rugiโ€™ mengganti dengan uang pribadi.

Padahal belum jadi PJ baru ditawarkan saja saya sudah mundur karena pikiran negatif yang ada dalam diri saya. Takut rugi lah, takut gini lah, takut gitu lah. Padahal banyak BA ingin jadi PJ, selain dapat keuntungan juga dipercaya dan tentunya ilmu dan pengalamannya akan sangat berarti selama jadi PJ.

Harus Yakin

Contoh keputusan saya di atas menandakan saya tidak yakin karena pikiran saya negatif. Saya menyadari dan mulai berusaha mengelola pikiran, karena pikiran adalah kunci. Saya baca bukunya mba Meutia dan bagus banget, review nya bisa dibaca di : โ€˜Acara Peluncuran Buku Pikiran Adalah Kunci oleh Meutia Z. Rizkiโ€™.

Buku tersebut salah satu yang memotivasi saya untuk yakin bahwa saya bisa. Terus berusaha positif dan yakin terhadap mimpi-mimpi saya. Ketika kita yakin, Allah akan permudah semua jalannya, tentu tidak ada yang tidak mungkin jika Allah sudah berkehendak bukan?.


Saya kita poin-poin diatas adalah kunci dari setiap kegiatan dan kebaikan yang kita lakukan dalam hidup.

Senang berbagi ๐Ÿ’–

About Hikmahnisa.com

Hallo, senang berbagi ilmu dan pengalaman bagaimana menikmati peran menjadi seorang anak, istri dan ibu. Blog ini akan berisikan tulisan seputar parenting, merriage and family. Terimakasih sudah mampir, jangan lupa tingalkan komentar yang baik. Contact : hikmahkhaerunnisa@gmail.com

24 thoughts on “Cerita Saya : Menjadi Book Advisor

  1. Sakses ya maak bisnis bukunyaa. Kadang ketakutan2 itu hanya di pikiran saja, begitu dijalani semuanya mengasyikkan. Akupun jualan buku, bukuku dewe tapinya hahaha.

  2. Menumbuhkan minat anak terhadap buku memang sebaiknya dilakukan sejak usia dini. Banyak kok buku2 dengan animasi yg menarik dan cocok untuk anak, misalnya tentang pengenalan hewan & buah-buahan. Peran orang tua nih, penting banget untuk mendekatkan anak dengan buku ๐Ÿ™‚

  3. Aku termasuk yang sudah jarang membaca buku
    Seringnya baca blog (alias BW), muahahaha
    … dan baca artikel online terutama yang berkaitan dengan konten blog yang akan tayang. Kayak melakukan riset kecil-kecilan gitu, deh.

    Apalagi setelah ada referensi dari artikel 20 rekomendasi meningkatkan kualitas konten blog dari The Minimalists, aku jadi tambah semangat membaca artikel online.

    Seharusnya kudu seimbang ya, membaca online dan offline

    Beklah, mba
    Aku terima tantanganmu

  4. Berjualan buku pernah jadi salah satu mimpi saya. Tetapi, belum juga dilaksanakan mimpi itu berhenti karena kegiatan membaca saya sudah jauh berkurang. Padahal maunya kan saya jual buku yang menurut saya memang beneran bagus dan saya bisa menjelaskan. Semoga sukses dengan usahanya ya

  5. Waaah, semoga sukses menjadi book advisornya mba. Tapi aku masih bingung, book advisor itu memberikan saran pada orang tua buku2 mana yang recommended buat anak, atau sebagai apa ya mba? maaf soalnya belum paham & saya baca berulang-ulang blm ada deskripsi apa tugas book advisor ๐Ÿ™‚ maafkan pertanyaana bodoh saya ya mbaaa…

  6. Iya nih aq jd penasaran tugas2 book advisor itu apa aja ya? terus keuntungan finansialnya itu dr mana? dr komisi penjualan buku kah? atau gimana? Menarik sih kayaknya. Aq juga suka baca buku.

  7. Haha, saya ada temennya nih. Pernah jualan baru beberapa bulan terus berhenti. Terus pernah ditawari buat buka toko online kala itu. Ya pikiran ya negatif dulu yang keluar. Padahal kalau mau sukses harus konsisten dulu selama lima tahun. Ya Allah.. Lima tahun.. ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

    Jadi book advisor seneng, ya. Bisa beli buku dengan diskon, bisa menambahkan minat baca ke anak-anak dan atau orang tua anak-anak yang lainnya.

    Semoga sukses selalu ya, Mbak..

  8. Bisnis yang cocok untuk ibu di rumah yang memiliki balita dan anak-anak, salah satu jualan buku ys Mbak. Bisa disambi momong anak dan dapat menentukan kapanpun mau jualan. Apalagi buku itu adalahs esuatu yang sangat bermanfaat untuk anak.

    Sayapun masih terus menimbang nich, bisnis apa sich yang bisa kulakukan dari rumah saja. Mungkin saya harus membaca buku Pikiran adalah kunci, supaya rencana ini bisa berubah menjadi sesuatu yang harus direalisasikan.

    Bagaimanapun juga keyakinan dan pikiran itu kunci utama dalam melakukan sesuatu ya.

  9. Tapi emang rada ngeri ya kalau jadi PJ dan pas dapet anggota yang hobi enggak bayar. Duuhh kudu nagih2 gitu kan.
    Ternyata cukup menjanjikan ya menjadi book advisor. Apalagi bisa mendapatkan kompensasi jalan2 ke luar negeri, senangnyaaa…

  10. thanks sharingnya mbak nisa. saya juga kepengin jualan buku. tapi baru tahap pengin hahaha. kalau BA ini mmg programnya Mizan ya? hanya jualan buku2 mizan?

  11. Aku pernah diajak kerjasama jualan buku tapi gal dilanjut karena gak bakat. Hehee… yah, jadi pembeli setia z mba. Untuk anak2 memang harus pintar2 memilih buku yang pas. Aku malah ikutan arisan sama teman

  12. Wah, mbak nisa book advisor ya? Tahun 2017 lalu aku pernah daftar jadi book advisor juga, cuma memang ga bakat sepertinya, aku ga berhasil jual satu pun. Hahaha. *Malah tjurhat* Semoga sukses jualannya ya, mbak.

  13. Semangat mba. Aku juga biasanya beli buku di teman-teman yang suka jualan buku BA gitu. Semangatnya kalau promo-promo getol banget dan yang aku suka biasanya buku-buku yang emang jarang atau tidak ada di toko buku biasanya di online.

    Jadi BA seklian minum air. Jualan iya, ngajarin anak mencintai buku juga ๐Ÿ˜‡
    Lancarrr

  14. bisnis akan berjalan sukses jika pebisnis konsisten minimal 5 tahun.
    Noted. Ini jadi pengingat buat aku juga. Selama ini bikin usaha juga sering nggak nyampe 5 tahun sudah bubar jalan.

    enak juga jadi book advisor. Terima kasih buat ilmu barunya ya mbak.

  15. Setuju nih, segala sesuatunya memang harus diniatkan karena dari niat akan menghadirkan pundi-pundi. Apalagi kalau jualan buku edukatif untuk anak, selain itu kita juga akan mendapatkan pahala karena membantu para bunda lainnya mencarikan buku yang bagus untuk anak.

  16. Setuju sama pemikirannya, mba. Akupun juga begitu. Produktif dari rumah menjadi kebahagiaan tersendiri menjemput manfaat ala Manda. Saling menyemangati yaa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll To Top