Story HikmahNisa

Menjemput Jodoh dengan Cara Elegan

Assalamualaikum,

Hai singlelillah, adalah perasaan resah karena si dia yang belum juga hadir dalam hidupmu?. Perasaan ini hadir karena kebiasaan sosial yang ada di sekelilingmu seolah menuntut itu. Kebiasaan sosial yang umum menjadi sebuah norma tanpa hitam diatas putih, salah satunya bahwa rentan usia menikah yang katanya baik di bawah 30 tahun.

Usia 25-26 tahun sudah berdatangan pertanyaan ‘Mana calonnya?’ ‘Jadi kapan nih?’. Masuk usia 28-29 orang tua dan keluarga sudah di titik was-was, berisik sekali lingkungan menasehati agar segera menikah.

“Siapa sih yang gak mau menikah? Ya kalau belum ada jodohnya bagaimana?”. Kalimat itu yang biasa terungkap dalam diri walau hanya dalam hati. Perasaan resah pun kian menyeruak dikala teman satu persatu melepas masa lajangnya, biasanya mudah sekali jalan bersama mereka namun setelah menikah dan memiliki anak, mereka memiliki hidup sendiri, tidak lagi sebebas dulu.

Menunggu Tiada Arti

Hari demi hari yang dijalani dengan terus berharap si dia datang mengetuk pintu rumah atau mendatangi tempat kerja dengan membawa bunga? Ah seandainya. Berandai-andai membuatmu kembali pada keraguan, karena yang dinanti tak kunjung hadir juga.

‘Apa yang salah? Aku tidak begitu jelek, kepribadian dan kebiasaan tidak begitu buruk, bahkan yang lebih jelek dan lebih buruk sifatnya sudah mendapatkan jodoh’. Dikala hati sudah kelabakan dan hanya menggerutu pada takdir yang ada.

Masihkah ragu akan janji Tuhanmu? Umur, rezeki dan jodoh sudah ditentukan bahkan sebelum kamu lahir, namun tidak serta merta kamu hanya menunggu. Menunggu tidak berarti jika hanya menjalani hari demi hari dengan sekedar berharap lalu jodoh datang langsung dari langit. Bukankah sama dengan rezeki, ia sudah dijamin namun tetap harus diikhtiarkan bukan? Gantilah menunggumu dengan menjemputnya.

Menjemput Jodoh dengan Elegan

Banyak upaya yang bisa dilakukan untuk menemukan jodohmu, bisa memilih mau masuk televisi dengan program pencarian jodoh atau ikut pencarian jodoh secara online?, hehe. Namun rasa-rasanya menjemput jodoh dengan cara tersebut sangat tidak elegan ya. Jadi tidak akan dibahas di tulisan ini, yang akan dibahas hanyalah cara pengupayaan menjemput jodoh dengan cara elegan, yaitu dengan :

  • Perbaiki Diri

Mengapa jodoh belum juga hadir sedangkan dirimu merasa sudah siap?, tidak menutup kemungkinan Allah masih menunda karena mungkin menurutNya kamu masih harus memperbaiki diri. Hal apa yang harus diperbaiki? Ini kembali pada introspeksi diri, tentu diri sendiri lebih mampu mengidentifikasi apa saja yang harus diperbaiki. Apakah kebiasaan buruk atau hubungan yang kurang baik dengan orang lain? Apapun itu coba meraba dirimu dan tanya pada hatimu lalu lakukanlah perubahan perlahan tapi pasti.

  • Move On!

Hilangkan gangguan yang ada dalam pandanganmu, bisa jadi masa lalu mengganggu pandanganmu sehingga tidak mampu melihat jodoh di sekitarmu. Apakah di masa lalu terdapat kekecewaan, rasa sakit hati sampai pada trauma, fokuskan untuk move on. Jangan biarkan masa lalumu menutupi pandangan menemukan jodoh yang ternyata bisa menjadi obat untuk lukamu.

  • Perluas Networking

Perluas lingkaran pertemananmu, kamu dapat bergabung dengan komunitas, organisasi atau kegiatan yang tentunya sesuai dengan peminatan atau hobimu. Dan selalu pastikan bahwa hal tersebut merupakan hal positif.

  • Mempelajari ilmu PraNikah

Belajarlah sebelum benar-benar memasuki dunia pernikahan. Apa saja yang harus dipersiapkan?, apa saja kriteria memilih pasangan?, bagaimana dinamika umum sebuah pernikahan?, bagaimana mengatasi perbedaan?, bagaimana menyelesaikan konflik rumah tangga?, dsb. Dengan begitu kamu akan lebih siap ketika jodoh hadir di hadapanmu, sudah memiliki pegangan dan prinsip apa saja yang harus dilakukan/dipersiapkan terutama visi dan misimu dalam menikah.

  • Mendekatkan Diri KepadaNya

Dekati lah pemilik hatinya dan pemilik hatimu, ya Β dekati lah Allah yang menakdirkan kamu dan dia bertemu sehingga dapat bersama. Fasilitas untuk menyekat kepada-Nya sangat banyak sekali, bukan hanya doa namun mengamalkan amalan-amalan wajib dan sunnah lainnya. Salah satu contohnya, datang ke majelis pas ketika tema-nya tentang pranikah, selain cara untuk mendekat kepadaNya dan mempelajari ilmu pranikah, itu pun bisa jadi sarana memperluas networking dan memperbaiki diri.


Kamu hanya perlu menyibukan dirimu dengan kebaikan dan hal-hal yang positif diatas dan jangan lupa untuk percaya akan takdir baik dariNya. Selamat menjemput jodoh dengan elegan sahabat singlelillah.. πŸ’•

About Hikmahnisa.com

Hallo, senang berbagi ilmu dan pengalaman bagaimana menikmati peran menjadi seorang anak, istri dan ibu. Blog ini akan berisikan tulisan seputar parenting, merriage and family. Terimakasih sudah mampir, jangan lupa tingalkan komentar yang baik. Contact : hikmahkhaerunnisa@gmail.com

2 thoughts on “Menjemput Jodoh dengan Cara Elegan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll To Top