Story HikmahNisa

Media Sosial, Aku Lelah!

Assalamualaikum,

Hi sahabat, pernah tidak merasa lelah dan ingin istirahat dulu dari per-sosmed-an. Jika pernah, berarti kita sama. Beberapa hari ini rasa-rasanya aku malas sekali membuka sosmed, rasa ingin bermain sosmed tentu ada setiap hatinya namun rasa khawatir lebih banyak dirasakan sekarang-sekarang ini.

Sampai pada aku memilih untuk istirahat dulu, rasanya lelah scrolling IG, melihat ke-roaming-an di dunia maya yang memang kenyataannya tidak seindah yang dijalani di dunia nyata. Lalu beberapa hari itu aku sempat berfikir, apa yang membuatku lelah? Apakah ada yang salah dalam diriku?.

Lelah BerMedsos, Why?

Pernah mendengar Awkarin pamitan dari medsosnya? Atau Ria Ricis?. Beberapa contoh dari sekian banyak orang yang lelah dengan medsos termasuk aku.

Terjun menjadi seorang blogger yang dituntut juga untuk meng-influencer melalui sosial media, tidak dipungkiri bahwa job datang dengan melihat followers, like dan statistik media sosial kita. Karenanya, jadi sana aku jadi tertuju pada statistik media sosial-ku dan seringnya mengecewakan. Lama kelamaan hatiku lelah, bahkan seringnya aku melihat influencer yang followers dan like nya lebih banyak, berharap aku bisa dapat insight bagaimana cara menaikan statistik medsos, namun apa yang terjadi? Bukannya termotivasi aku malah menjadi minder, merasa tidak seberuntung mereka, astagfirullah..

Kini aku tidak se-enjoy dulu ketika belum masuk dalam influencer ini, posting ya ketika aku mau, share ya ketika aku mau, tanpa melihat berapa yang like dan follow karena fokusku dulu bukan pada like dan follow. Anehnya, dulu lebih banyak like dalam postinganku dibanding sekarang. Why?

Ya ya, salah satu faktor mungkin karena statistik instagram kini dirubah tidak semudah dulu, sekarang postingan terbaru kita tidak akan muncul di beranda followers secara langsung, butuh waktu yang tidak sentar juga dan banyaknya like dan coment mempengaruhi posisi postingan kita di beranda followers. Akhirnya apa? Tanpa sadar para aktivis media sosial berlomba untuk banyak-banyakan like dan komen agar postingan mereka selalu berada di beranda para followersnya.

Dan tak memungkiri bahwa aku ikut berupaya untuk itu, namun apa yang terjadi? Niatku ikut berbelok sehingga kini membuatku lelah. Benar! Ada yang salah dalam diriku, dalam hatiku. Aku harus meluruskannya kembali.

Niat Bisa Berubah, Sering-Seringlah Luruskan Niatmu Lagi

Niat awal masuk dunia blogging untuk bisa sharing dan menyalurkan hobi, namun tak disangka dalam perjalanannya tanpa sadar niatku sudah berbelok. Adanya beberapa job yang mengharuskan melihat statistik blog dan medsos membuat niatku kini tertuju pada statistik itu, kasarnya aku hanya fokus untuk ‘dilihat manusia’. Salah job? Tentu saja tidak! Wajar ketika mereka memilih untuk memasarkan produk mereka pada tangan yang tepat sehingga mereka mengacu pada statistik blog dan medsos.

Tuntutan dunia membuat niatku berbelok, begitulah manusia yang mudah terlena dengan pernak-pernik dunia. Begitulah aku yang pada dasarnya sangat lemah!

Rehat dan mengevaluasi kembali niat kita sangat penting, bisa jadi tanpa sadar niat kita sudah berbelok sangat jauh dari jalannya. Lalu seketika aku bersyukur, Allah telah memberikan jalan untuk-ku kembali meluruskan niat melalui perasaan lelah ini. Kembali mengevaluasi beberapa poin :

  • Rezeki Diatur Oleh-Nya

Walau statistik blog dan medsosku tidak begitu bagus, ketika memang ada job dan sudah ditakdirkan itu rezekiku maka tidak akan ada yang menghalangi. Ketika sepi job, semata-mata bukan karena statistik medsos ku melainkan pada dasarnya memang bukan rezekiku. Kembali kuatkan keyakinan bahwa rezeki sudah Allah takdirkan untuk setiap hamba-Nya.

  • Follow dan Like Sudah Allah Takdirkan Sesuai Kemampuan Diri

Mengapa followers ku belum naik? Yang me-like postinganku juga sedikit, padahal sudah ku upayakan content bagus dan menarik, post di sesuai waktu terbaik dari statistis IG”.

Evaluasi! Ternyata bukan masalah usaha yang sudah diupayakan namun ternyata Allah sudah mentakdirkan followers dan like di post-ku sesuai kemampuan diriku. Bukankah Allah memberi apa yang kita butuhkan? Bukankah Allah memberi ujian dibatas kemampuan hambaNya? Jika meyakini itu, maka yakinlah bahwa followers dan like pun sesuai dengan kemampuan kita saat ini, ilmu kita saat ini, niat kita saat ini. Maka jangan berharap lebih jika memang tidak menambah kapasitas kemampuan diri sendiri dulu.

  • Berikan yang Tulus dari Hati

Postingan/ tulisan tulus dari hati akan sampai lagi ke hati. Berikan postingan yang tulus tanpa embel-embel kesombongan didalamnya.

  • Di-like Allah bukan Manusia

Mencoba terus memperbaharui niat dan fokuslah untuk di like Allah, bukan manusia! Karena jika Allah sudah suka, tidak akan ada yang dapat menghalangi Allah menggerakkan mata dan jempol pengguna medsos untuk melirik tulisan/postingan kita.

Tidak perlu bersusah payah mengupayakan ingin disukai manusia, upayakanlah disukai oleh penggenggam hati manusia.

Insya Allah jika tujuannya ingin di like Allah, kita tidak akan lelah karena tahu Allah tidak akan mengecewakan. Aku suka sekali dengan kata-kata dari bu Septi Peni :

“Bersungguh-sungguhlah didalam maka kesungguhan itu akan terasa keluar”.


Evaluasi dan kembali luruskan niat sangat penting dalam proses menjalani hidup dengan dinamikanya. Karena diri kita hanyalah manusia lemah yang tanpa sadar sering terjerembab oleh pernak-pernik dunia yang melenakan, padahal itu hanya membuat diri bertambah lelah.

Semangat terus mengevaluasi niat ya gengs, semoga Allah selalu Ridho. Aamiin yra.

About Hikmahnisa.com

Hallo, senang berbagi ilmu dan pengalaman bagaimana menikmati peran menjadi seorang anak, istri dan ibu. Blog ini akan berisikan tulisan seputar parenting, merriage and family. Terimakasih sudah mampir, jangan lupa tingalkan komentar yang baik. Contact : hikmahkhaerunnisa@gmail.com

2 thoughts on “Media Sosial, Aku Lelah!

  1. Malam mba.. Setelah bc postingan mba… Aku juga jd teringat medsosku.. Untung aku mmg bkn tipikal yg tergantung bgt ama medsos… Emg sih ga bisa dipungkiri kl followersnya bnyk dan statistik blog bagus ya slh satu cara buat memudahkan kerjaan… Tp medsos sy kyk instagram aja selalu dlm posisi sy private.. Fb sj jg ga banyak temennya… Sy bljr ngeblog br setahun pas… Blom ada pengalaman sama sekali.. Tp rezeki Allah yg atur.. Alhamdullilah seumur” br pertama kali sy dp gawean… Pdhl blog sy biasa aja.. Ga istimewa… Medsos sy jg biasa ajaa… Tp syukut msh ada yg percya ksh kerjaan kesaya walaupun baru se kali…. Intinya sy sih ga begitu” amat ama medsos… Walaupum itu penting… Duh kepanjangan curhatan saya 🙏🙏

  2. untungnya aku mah , gak mikirin liek atau followan, habis share blogku mah gak berbayar , yg penting bisa berbagi tulisan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll To Top