Story HikmahNisa

Muslimah Berkarya, Lillah Ma’allah Illalah

Assalamualaikum,

Aku senang sekali bisa bertemu Ummu Balqis dan mendengarkan langsung nasehat yang penuh hikmah dari ummu. Khususnya tentang bagaimana kita seorang muslimah bisa berkarya dengan lillah, ma’allah, illallah. Apa itu?

Kesan Bertemu Ummu Balqis

Sebelum membahas materi aku mau cerita tentang kesan ketemu ummu. Aku termasuk salah satu dari sekian banyak muslimah pengikut instagramnya ummu dan mendapatkan banyak hikmah dari tulisan-tulisan ummu. Pernah terbersit, kapan ya bisa ketemu ummu dan mendengar langsung nasihatnya? Dan Masya Allah dikabulkan Allah, di acara Milad Indonesian Hijab Blogger kemarin, alhamdulillah dapat kesempatan bertemu dan mendengar langsung nasihat ummu.

Melihat di instagramnya, aku merasa ummu seorang peribadi yang ceria, ramah dan bersemangat. Benar saja! Real kemarin bertemu Ummu memang ceria, ramah dan bersemangat. Pertama kali ummu datang, duduk di sebelahku dan bilang “assalamualaikum” dengan gaya bicara ummu yang ceria dan ramah itu, aku seketika kaget dan senang banget, ‘Masya Allah ummu disebelaku lohh’ bergumam dalam hati, ‘minta foto ah, aduh tapi malu mintanya’, tetap pembicaraan ini hanya dalam hatiku saja πŸ˜…. Akhirnya memberanikan diri untuk bilang “ummu, bolehkah minta foto bareng?” Pintaku malu-malu. “Boleh dong” jawab ummu dan langsung mendekat padaku.

‘Jekrek’ jadilah foto ini, hihi.

Aku pernah mendengar di salah satu kajian kalau memang setiap orang Saleh/shalehah punya seperti magnet, ketika melihatnya atau bertemu dengannya saja sudah bertambah keimanan kita. Ketika bertemu ummu kemarin ko aku merasa begitu ya? Aku merasa bersemangat ingin hijrah menjadi muslimah yang lebih ta’at pada-Nya. Tak dipungkiri juga lingkungan saat itu mendukung, bertemu teman-teman muslimah lain yang sama-sama punya misi sama yaitu berkarya lewat blogging dan karya yang dihasilkan membawa kami ke surga, aamiin yra.

Berharap kelak aku pun sama bisa membawa magnet positif bagi sekitarku, dimulai dengan memperbaiki diri setiap saat, bismillah semoga Allah meridhoi.


Sudah ah curhatnya, hehe. Aku akan lanjutkan dengan materi yang dipaparkan ummu di acara Milad ke-5 IHBlogger kemarin. Materi ini sangat penting bagi para muslimah, why? Karena ini misi besar kita loh 😍.

Muslimah Multiperan

Apakah diciptakan hanya untuk ranah domestik?.

Awal pembahasan ummu memberi pertanyaan pada kita, benarkah kita hanya diciptakan untuk pekerjaan domestik?. Lalu ummu mengajak kita flashback pada sejarah-sejarah teladan para muslimah terdahulu, ibunya para muslimah saat ini dan nanti, teladan dari shahabiyah, yaitu :

  • Khadijah Binti Khuwailid adalah seorang entrepreneur dan leader.
  • Aisyah Binti Abu Bakar adalah seorang pendidik, intelektual muslimah, penyair, ahli pengobatan.
  • Zainab Binti Zahsy adalah seorang yang kreatif crafter, menjual banyak barang dan digunakan untuk dakwah.
  • Khansa Binti Amr diberi gelar ibunda para syuhada yang juga seorang penyair (zaman ini bisa disebut penulis).

See? Teladan dari shahabiyah bahwa beliau semua berkarya tidak hanya urusan domestik, beliau semua berkarya dalam passion dan peminatannya masing-masing.

Memang sepatutnya seorang muslimah mengoptimalkan diri sehingga menjadi multitalenta, temukan potensi dan passionmu lalu berkaryalah namun pastikan! tuntas amanah.

Tuntas amanah sebagai apa? Sebagai istri, sebagai ibu, sebagai anak, setelah amanah pribadi terselesaikan baru amanah lain sebagai bagian dari masyarakat, dan atau dalam pekerjaan. Tetap perlu bentuk skala prioritas dalam hidup.

Sudahkah karya menjadi berkah?

 

Pertanyaan selanjutnya dari ummu yang membuat kami bertanya pada diri, sudah berkahkah karyaku selama ini?, bagaimana bisa tahu karyaku berkah? Bagaimana cara agar karyaku diberi keberkahan oleh Allah?.

  1. Niat kan kebaikan hanya karena Allah (Q.S. Adzzariat :56). Ketika niat benar maka keberkahan akan datang, niat kan untuk selalu ibadah. Ketika mempost apapun luruskan untuk ibadah, pastikan yang di share /dibagikan adalah kebaikan.
  2. Tidak menyalahi syar’i. Pastikan karya kita mencerdaskan, secara syar’i diperbolehkan dan tidak mendzalimi yang lain.
  3. Dikemas supaya menarik. Ketika berkarya jangan asal-asalan, ketika sudah mengambil harus amanah, artinya tidak asal-asalan, harus profesional. Salah satunya bisa dengan Improve Skills (ikut course, ikut komunitas, jam terbang). Praktis itu bikin kita perfect.

Karya Kita Syurga Neraka Kita

Lillah, karena Allah.Β Ma’allah, untuk Allah.Β Illallah, kembali ke Allah

Kita berkarya niatkan karena Allah, karya kita untuk ibadah pada Allah, karena kita tahu bahwa semua akan kembali pada Allah.

Tersebab Lillah, berhargalah semua lelah.Β Tersebab Ma’allah sederhanalah segala masalah.Β Tersebab illah ringanlah setiap langkah. (Salim A. Fillah)

Sesi Tanya Jawab

Ada beberapa pertanyaan yang kemarin datang dari peserta, dan jawaban ummu akan aku share disini, semoga jadi ilmu dan hikmah juga bagi kita semua ya.

  • Ingin berkarya dalam hal bisnis, tapi waktunya sulit karena masih fokus dengan anak-anak yang masih kecil, bagaimana ya um? Dan bagaimana cara meyakinkan suami juga?

Bersabar, atur timeline, berkarya bukan hanya masalah uang. Ketika kita fokus kreatif mendidik anak-anak itu berkarya luar biasa.

Diskusikan dengan suami namun pastikan kita sudah tuntas amanah. Contohnya “Aku ada waktu 2 jam 1 hari, bisakah aku mengisi dengan bisnis online?”.

  • Aku fokus menulis parenting um, tapi semakin kesini semakin tidak PD karena takut salah dan tidak diterima pembaca, bagaimana ya um?

Menulis dengan hati, ketika ia sudah meyakini dan menjalaninya itu akan sampai ke hati. Berbeda yang hanya sekedar menulis. Banyak juga orang menulis untuk pengingat dan penyemangat diri bukan untuk ‘menasehati’ orang lain.

  • Bagaimana ya menjaga hati agar tidak riya? Apalagi posisi sebagai content creator yang sering share ini itu um?

Kenapa orang bisa riya? Karena ia merasa itu karena dia sendiri. Namun ketika dia memahami dan meyakini bahwa semua terjadi karena Allah, tidak akan terasuki riya. Temukan inti kehidupan, karena setiap orang berpotensi untuk riya, jangan lupa setiap hari lalikan refleksi, sering bermuhasabah Insya Allah hati kita terjaga dari penyakit hati.

Closing Ummu

Tips ampuh bersemangat setiap hari. Setiap pagi setelah bangun bangun tidur lalu duduklah dulu 2 menit. Jangan dulu melakukan kegiatan apa-apa, refleksikan dulu diri, bersyukur karena sudah dibangunkan lagi untuk melihat anak-anak dan suami, bersyukur hari ini diberi kesempatan untuk bisa bertaubat. Lalu berdoa dan berharap untuk hari ini, yakini hanya kebaikan-kebaikan yang akan dilalui dan dijalani.


J
Foto bersama

Alhamdulillah semoga next bisa bertemu lagi dengan ummu, dan mendapatkan kembali suntikan semangat dan banyak cerita hikmah dari ummu, Insya Allah. semoga ilmu yang di share bermanfaat bagi kita semua, senang berbagi πŸ’•.

 

About Hikmahnisa.com

Hallo, senang berbagi ilmu dan pengalaman bagaimana menikmati peran menjadi seorang anak, istri dan ibu. Blog ini akan berisikan tulisan seputar parenting, merriage and family. Terimakasih sudah mampir, jangan lupa tingalkan komentar yang baik. Contact : hikmahkhaerunnisa@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll To Top