Cerita HikmahNisa

3 Cara Meningkatkan Sistem Imun Secara Psikologis Selama Masa Karantina

Assalamualaikum,

Bagaimana kabarnya teman-teman? semoga sehat selalu ya. Kita masih dalam upaya stay at home dalam memutus mata rantai pandemik covid-19. Tidak dipungkiri bahwa masa karantina yang sekarang kita upayakan sangat berdampak hampir ke semua sektor, baik mikro maupun makro. Benar bahwa negara kita sedang tidak baik-baik saja, covid-19 sangat menyita perhatian juga menimbulkan kekhawatiran, tidak terkecuali pada diriku.

Rasa khawatir suami, anak, orangtua dan keluarga lainnya terkena virus mematikan ini, ditambah sebelumnya, anak dan suamiku sempat sakit dan takutnya… Masya Allah. Asumsi negatif sulit dikendalikan, berlarian bebas dalam pikiran, ditambah berita yang berseliweran di media online semakin menakutkan. Tak jarang membuat diri sedih, takut bahkan marah. Sadar bahwa ternyata hal-hal ini malah memperburuk mental diri. Bukankah sistem imun harus kuat dalam menghalau virus ini? Benar! menjaga sistem imun diri tidak melulu soal fisik, melainkan juga psikis. Bukan hanya sekedar makan, minum yang sehat dan berolahraga melainkan juga hati yang tenang dan bahagia.

Pada dasarnya rasa khawatir itu baik jika masih dibatas wajar, ia akan memacu diri berupaya lebih baik. Contohnya saja khawatir pada pandemik virus corona ini, kita jadi semakin aware terhadap kebersihan dan pola hidup sehat. Namun memang kekhawatiran yang besar dan berlebihan agaknya akan berdampak buruk bagi kesehatan psikis, sehingga penting bagi kita untuk dapat mengendalikan rasa cemas.

Momen stay at home tidak selamanya buruk, nyatanya banyak hal positif yang dapat kita lakukan terlebih dalam meningkatkan sistem imun baik secara fisik maupun psikis. Kali ini aku akan sharing 3 caraku dalam menghalau rasa cemas berlebih sekaligus juga meningkatkan sistem imun secara psikologis. Aku mengawalinya dengan menghempaskan berita-berita tentang covid-19 terlebih di media sosial, yang buatku malah memperburuk kondisi mental, rasa cemas, takut bahkan marah. Sehingga aku putuskan untuk puasa media sosial beberapa waktu lalu dan fokus dalam perbaikan di dunia nyata.

Tiga cara meningkatkan sistem imun secara psikologis selama #dirumahaja :

  • Ibadah Time

Saatnya kita mendekatkan diri pada Rabb kita, memperbanyak berdoa dan ibadah kepada-Nya. Menguatkan tauhid bahwa benar kita dari-Nya dan akan kembali kepada-Nya. Momen karantina #dirumahaja memfasilitasi kita untuk khusu’ beribadah di dalam rumah. Mendekat pada Allah salah satu cara yang ampuh untuk mengurangi bahkan menghilangkan perasaan negatif yang ada dalam diri. Cemas, takut, panik yang melemahkan diri akan menguat seiring dekatnya kita pada Allah, karena hanya Dialah tempat bergantung, Tuhan yang Maha Esa, Maha Kuasa.

  • Quality Time, bersama keluarga tercinta.

Jika selama ini kita sibuk diluar, dan rumah hanyalah tempat untuk melepas lelah. Momen karantina ini mari manfaatkan untuk quality time dan quantity time bersama pasangan dan anak-anak tercinta. Melakukan kegiatan bersama-sama didalam rumah, tentu hal ini akan menjadi positif. Kita akan bonding satu sama lain, mendekat dan membuat rumah menjadi tambah hangat. tentu hal ini akan meningkatkan ketenangan dan kebahagiaan terlebih rasa syukur kita memiliki keluarga yang saling memberikan cinta tanpa kata.

  • Me Time

Jika selama ini saking sibuknya kita diluar, tidak sempat melakukan self talk, mengenali diri lebih dalam. Melakukan hal-hal yang kita senangi padahal itu akan menambah kebahagiaan diri dan keberhargaan diri. Sekaranglah waktunya! kita dapat melakukan hal-hal yang kita sukai didalam rumah. Hal-hal yang memang tidak sempat dilakukan dihari-hari biasanya. Aku kembali membaca buku-buku lama yang aku sukai, aku memulai kembali menulis diary disetiap hari. Hal sesimple aku bisa melakukan mandi dengan tenang tanpa terburu-buru waktu. Menikmati luluran dan shampoan dengan nyaman di dalam rumah.

Ditemani dengan Emeron Shampoo Hijab Clean & Fresh. Mengandung Tea Tree Oil & Mint yang merupakan bahan utama di samping bahan Active Provit Amino, yang dapat menutrisi rambut yang ditutupi hijab. Dengan Active Provit Amino dan Tea Tree Oil, shampo ini memberikan kesegaran rambut cantik agar terhindar dari bau apek, juga melembabkan kulit kepala agar kulit kepala tidak terasa gatal. FUN Berhijab, rambut NO bau apek! Bersih, segar, wangi sepanjang hari.

About Hikmahnisa.com

Hallo, senang berbagi ilmu dan pengalaman bagaimana menikmati peran menjadi seorang anak, istri dan ibu. Blog ini akan berisikan tulisan seputar parenting, merriage and family. Terimakasih sudah mampir, jangan lupa tingalkan komentar yang baik. Contact : hikmahkhaerunnisa@gmail.com

29 thoughts on “3 Cara Meningkatkan Sistem Imun Secara Psikologis Selama Masa Karantina

  1. Kalau saya ditambah 2, Mba. Cooking time dan drakor time. itu wajiiib. hahaha.. habis hiburannya apalagi. Beda loh, Mba sama me time. Kalau me time saya ya jalan-jalan keluar sendirian. hahaha..

  2. Aku pun mau nambahin, cooking time sama ngeblog time halagh.

    Apapun me time nya dan apa yang dilakukan di rumah yang penting bikin bahagia yaaa kaan. Karena bahagia adalah obat nih.

  3. Di awal WFH dan LFH aku memang sibuk urusan domestik. Anak2 dan suami ngunyah terus jadi masak melulu dan macam2, malah ga rajin ngeblog wkwkwkwkwk. Tapi belakangan aku tidur terus karena badan kurang sehat dan ngantuk setelah minum obat dari dokter hehehehe.

  4. Aku tambahin sama motret di rumah dan olah raga ya, eh tapi sebenarnya ini tuh masuk ke me time juga sih. Dengan keadaan seperti ini memang seharusnya kita lebih menjaga kesehatan dan terutama kebersihan sih. Apalagi semenjak pandemi ini tuh kalau habis dari luar, walaupun hanya olah raga keliling dekat rumah saja aku langsung mandi.

  5. aku jadi rajin mandi hahaha biasanya karena abis ke luar rumah buat beli kebutuhan stok makanan, udahannya mandi, sama nyuci baju, nah saat nyuci baju ini aku gunakan me time dengerin podcast atau main game di hape

  6. Iya bener Bun ga boleh lupa ya ibadah time. Tulisan ini jadi mengingatkan diri aku. Karena terkadang ketika terburu-buru jadi suka lupa berdoa. Terkadang ibadah bagaikan rutinitas biasa tapi lupa sertakan hati huhuhu. Oh ya ngomong-ngomong emeron ini terbaru ya mba? Baru liat aku. Suka ama kemasannya minimalis terkesan elegan 🙂

  7. Sedihnya, saat pandemi covid ini justru keluarga kecil kami mulai long distance karena si ayah mutasi kerja (beda pulau). Alhasil tiap malam si bocah tanya, kapan ayah pulang?
    Haha..malah curcol

  8. Kebetulan aku anak rumahan, jadi pas ada anjuran di rumah saja, tidak signifikan sih dampaknya.
    Nyang penting, nah ini dia, nyang penting ada internet!
    Bisa browsing, ngeblog dan tetap produktif.
    Sesekali coba resep simpel anti gagal seperti dalgone coffee, hihihi.
    Bahagia banget akuu.
    Retjeh ya bahagiakoe!

  9. Me time saat ini wajib dijadwal agar otak enggak ‘hang’ dengan banyaknya berita tentang pandemi ya. Karena Imunitas tubuh saat ini menjadi hal yang vital agar tetap setrong dari gempuran virus

  10. Aku juga kemarin sempet sakit, kak…
    Terus uda parno aja yaa..secara suami abis dari Jakarta, beberapa hari yang lalu.
    Trus dengan tenang, suami cuma bilang “Umi cuma kurang istirahat…”
    Eiyaaa….abis dipakai istirahat, langsung enakan. Alhamdulillah…

    Kuncinya, tetap tenang.

  11. Bener mbak, inadah dan doa makin kenceng krn gak tau nih pandemi usainya kapan huhuhu.
    Btw saya baru tahu lho kalau Emeron ada shampoo yang khusus buat yang berhijab, pastiya dipakainya enak dan adem di kulit kepala yaaa

  12. Untuk me time aku karena di rumah aja jadi keseringan makan mie Beneran lho kemudian ditambah dengan kegiatan my time drakor sama aku ada aktivitas yang lain berkebun

  13. Ramadan tiba, saatnya ibadah ditingkatkan. Solat tarawih, tadarus, semoga akan meredam pandemi Covid 19 ini.

  14. Perasaan dirumah aja malah jadi berasa sibuk banget deh. Yang biasa masak cuma dua kali, jadi bolak balik ke dapur. BIkin inilah, bikin itulah. Tapi so far aku masi enjoy si di rumah gini. Mlah santai..

  15. me time jangan sampai terlupa ya. selama masa ini saya kebanyakan cuci baju dan setrika. rehatnya baca webtoon deh, me time saya gak boleh diganggu. cm sejam.kok

  16. Paling penting bener sih quality time jadi biar bisa tahu kondisi sekitar, terus berkumpul dan bersosialisasi dengan keluarga, kerabat dekat, me time untuk mempelajari diri sendiri dan ibadah agar terus berdoa dan ikhtiar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll To Top