Cerita HikmahNisa

Tidak Tidur Setelah Shalat Subuh, Jurnal Puasa Minggu Ke-2 Kelas Kepompong Bunda Cekatan

Assalamualaikum,

Alhamdulillah sudah masuk jurnal minggu ke-2. Minggu ini aku memilih puasa ‘Tidak tidur lagi setelah subuh’. Ya, kebiasaan buruk ini karena pola jadwal pekerjaan suami yang masuk siang pulang malam. Aku tidak bekerja lagi di ranah public, Nada belum sekolah, sehingga kebiasaan buruk aku dan suami ada;ah tidur lagi setelah subuh. Jika Nada memang seringnya bangun siang sekitar jam 8 pagi. Ini pun kebiasaan yang harusnya sudah aku ubah dari dulu, tapi Masya Allah sulitnya.

Aku merasa harus merubah ini sebelum semuanya menetap menjadi kebiasaan lebih dalam terutama untuk anakku Nada. Bangun subuh adalah hal utama bagi kami sebagai muslim, karena kami ada kebutuhan untuk shalat subuh. Agama kami menganjurkan, Rasul kami mencontohkan bangun pagi dan beraktifitas di pagi hari. Dari segi kesehatan dan pola hidup sehat pun ini yang terbaik dan selalu dianjurkan. Banyak manfaat ketika bangun pagi dan tidak tidur lagi setelah subuh, banyak juga madhorot ketika tidur lagi setelah subuh dan bangun siang. Yang selama ini aku rasakan, diantara :

  1. Merasa diburu-buru waktu karena bangun siang
  2. Sering tidak sempat melakukan beberapa kegiatan seperti olahraga
  3. Waktu menulis jadinya di larut malam
  4. Nada sering tidak tidur siang karena bangun paginya terlalu siang
  5. Nada jadi tidur larut malam sehingga waktu untuk aku menulispun menjadi malam sekali
  6. Merasa tidak cukup waktu mengerjakan ini dan itu.

Dari alasan-alasan diatas yang menjadi ‘lingkaran setan’, harus aku putus lingkaran ini dan diurai satu persatui, dimulai dengan diriku yang tidak tidur lagi setelah subuh. Aku bisa melakukan berbagai kegiatan di pagi hari dengan kegiatanyang tidak sempat dilakukan seperti olahraga misalnya, menulis di pagi hari atau murojaah di pagi hari. Setelah aku merasakan manfaat dan menjadi kebiasaan baru yang baik, aku akan tularkan pada Nada dan Bilal. Bismillah, berikut hasil yang sudah aku lakukan selama seminggu dalam ‘Puasa tidak tidur lagi setelah subuh’ 

  • Dua hari awal karena masih semangat 45, aku bangun  subuh dan tidak tidur lagi tanpa hambatan yang berarti, alhamdulillah. Namun karena belum biasa, aku bingung akan melakukan apa, jadi kadang aku malah nonton youtube, baca artikel, dsb. tapi buatku not bad buat awal, karena aku sudah berhasil tidak terrayu untuk rebahan lagi di kasur yang empuk itu bersama Nada yang masih bobo dan suami yang tidur lagi, hehe.
  • Hari ketiga dan keempat, gagal total karena aku tidur larut malam sehingga habis subuh tidak kuat sekali menahan kantuk akhirnya ketiduran walau bukan di kasur tapi di sejadah masih lengkap dengan mukenanya, wkwk.
  • Hari keempat dan kelima aku memperbaiki lagi semua, alhamdulillah berhasil, cuma 2 hari itu aku telat bangun, jam 5 lebih aku baru bangun sehingga aku memberikan budge ‘Very Good’ saja tidak ‘Excelent!’
  • Di hari terakhir alhamdulillah, kembali produktif seperti hari pertama dan kedua malah lebih produktif menurutku sampai sekarang. Karena aku tidak main dengan  gadget, aku fokus di ranah domestik atau paling tidak aku menulis di laptop.

Alhamdulillah sampai saat ini kebiasaan puasa minggu pertama, ‘Puasa Instagram’ dan puasa minggu kedua ini tetap aku terapkan, dan merasa hidup jauh lebih produktif dan bermakna. Semangat melanjutkan puasa lainnya untuk minggu ketiga, bismillah semoga Allah mudahkan selalu, aamiin yra.

About Hikmahnisa.com

Hallo, senang berbagi ilmu dan pengalaman bagaimana menikmati peran menjadi seorang anak, istri dan ibu. Blog ini akan berisikan tulisan seputar parenting, merriage and family. Terimakasih sudah mampir, jangan lupa tingalkan komentar yang baik. Contact : hikmahkhaerunnisa@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll To Top