Cerita HikmahNisa

Jurnal 1 Tahap Kupu-kupu Bunda Cekatan

Assalamualaikum,

Alhamdulillah, barakallah tabarakallah, tanpa ijin Allah tiada daya upaya untuk bisa terus maju ke level bunda cekatan ini. Alhamdulillah Allah mudahkan lancarkan semuanya. Di materi awal kelas kupu-kupu ini ibu Septi dan Pak Dodik memberikan semangat luar biasa pada kami, mahasiswa bunda cekatan batch #1 yang berhasil melewati tahap kepompong. Aku semakin antusias melewati tahap demi tahap belajar di Ibu Profesional ini.

Tahapan baru tentunya tantangan baru, kini kami harus mencari jodoh dalam mentoring. Belajar menjadi mentor sekaligus juga menjadi mentee pada saat bersamaan. Tentu, menjadi mentor di bidang yang sudah cukup dikuasai, dan menjadi mentee pada bidang yang ingin dipelajari secara khusus dan mendalam. Alhamdulillah mudah sekali bagi Allah mempertemukanku dengan mentor dan mentee.

Pencarian Mentor

Awal masih meraba-raba program mentoring ini, eh sudah mendapat massanger dari beberapa mentor, menawarkan diri mementoring diriku, Masya Allah. Aku memilih yang pertama kali aku baca pesannya dan profil awalnya yaitu dengan Teh Selna dari regional Bandung. Aku merasa cocok dengan teh Selna, ilmu dan pengalamannya yang memang aku cari dalam menjalankan bisnis online yang baru kembali aku ristis.

Mentee : Ingin mendapatkan ilmu tentang berjualan online yang baru saja aku ristis kembali di bidang buku dan mainan edukasi anak.

Cocok dengan bidang yang digeluti oleh teh Selna — “Platform jualan utama di instagram dan shopee, sekarang merambah ke facebook dan web. followers instagram sudah 25.2K. perjalanan bisnis nya cukup santai karena fokus utama saya keluarga. namun dari kesantaian ini tetep serius juga, omset tahun kedua mencapai 1M alhamdulillah, tahun ketiga sedang fokus di advertising”.

Masya Allah keren sekali ya dan ditambah lagi sama-sama orang sunda jadi tambah merasa klop saja. Proses pengenalan kami berlansung lancar, kami saling bertukar CV sehingga pengenalan cukup efektif di waktu yang mepet deadline jurnal, hehe.

Pencarian Mentee 

Kegalauan untuk menjadi mentor dibidang apa lumayan lama, sampai berfikir sepertinya aku tidak ekspert dibidang manapun, merasa semuanya basic saja. Namun kembali meyakinkan diri untuk lebih percaya diri atas apa yang dimiliki. Betul, pengalaman setiap orang berbeda sehingga bisa saja orang lain sangat membutuhkan pengalaman kita. Aku mencari-cari kebutuhan teman-teman di bagian mentee dan menemukan beberapa yang butuh ilmu menulis, blogging dan konstsiten dalam menulis. Akhirnya aku memutuskan untuk menjadi mentor di bidang blogging untuk pemula.

Mentor : Blogging untuk Pemula dan Cara Konsisten Menulis

Mendapatkan mentee tidak semudah mendapatkan mentor, butuh waktu. sudah menchat beberapa orang namun ditolak karena sudah mendapatkan mentor, ada juga yang tidak membalas. Akhirnya aku komen di salah satu postingan mbak Ika, akhirnya ada mba Dini dari Surabaya yang berkenan menjadi mentee.

Perkenalan kami cukup lambat karena jarang sekali online secara bersamaan, ditambah pertemuan kami cukup mepet di waktu-waktu jurnal. Aku memberikan Cv namun mba Dini tidak punya dokumen CV sehingga dia menceritakan dirinya dengan mengetik. Cukup terharu dengan kisah hidupnya. Namun, aku belum bertanya lebih dalam mengapa ingin belajar menulis dan blogging.

Semoga kedepannya aku bisa membantu mba Dini berkenalan dengan dunia blogging dan menulis. Dan semoga juga aku dapat banyak mengaplikasikan ilmu bisnis online dari mba Selna.

Alhamdulillah, so excited 😀

 

 

About Hikmahnisa.com

Hallo, senang berbagi ilmu dan pengalaman bagaimana menikmati peran menjadi seorang anak, istri dan ibu. Blog ini akan berisikan tulisan seputar parenting, merriage and family. Terimakasih sudah mampir, jangan lupa tingalkan komentar yang baik. Contact : hikmahkhaerunnisa@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll To Top