Cerita HikmahNisa

Menumbuhkan Fitrah Keimanan Anak Sejak Dini

Assalamualaikum,

Apa kabar teman-teman? bagaimana ibadah Ramadhan di hari ke-10 ini? semoga selalu semangat ya. Aku merasa waktu cepat sekali berlau, baru saja menyambut Ramadhan dengan munggahan #dirumahaja eh sekarang sudah hari ke-10 aja. Semoga kita semua tidak menyia-nyiakan waktu yang berlari kencang ini. Semakin kencangnya waktu berlari, semakin kencang pula produktif diri kita mengisi waktu-waktu yang berharga ini. Aamiin YRA.

Ramadhan kali ini berbeda dengan situasi dan kondisi pandemi Covid-19, namun semua selalu ada hikmah, alhamdulillah tahun ini salah satu ajang aku memulai mengenalkan Ramadhan dan ibadah-ibadah didalamnya pada Nada. Nada sekarang berusia 3 tahun, momen dirumah aja ini membuat aku dan suami mengupayakan pengoptimalan ibadah juga sebagai momentum menumbuhkan fitrah keimanan pada Nada.

Sebelumnya aku sharing di feed story tentang kejutan di Ramadhan tahun ini yang Masya Allah memberikan hikmah yang luar biasa, terutama pada pengoptimalan ibadah di keluarga kami. Secara setiap Ramadhan biasanya Bilal sibuknya Masya Allah, jarang sekali bisa buka puasa dan terawih berjamaah dirumah bahkan seringnya keluar kota. Ramadhan ini Allah bikin kejutan luar biasa dengan WFH kami bisa leluasa ibadah berjamaah dirumah. Happy-nya lagi momen Ramadhan tahun ini momen kita menumbuhkan fitrah keimanan pada Nada secara intens.

Ditambah beberapa hari lalu aku berkesempatan mengikuti kulwap tentang Fitrah Keimanan pada Anak dari program HIMA Ibu Profesional. Yang diisi oleh Teh Nani Nurhasanah sebagai narasumber. Di tulisan ini aku akan sharing tentang materi yang didapat kemarin dan sharing tentang bagaimana cara aku dan Bilal dalam menumbuhkan fitrah keimanan pada Nada.

Fitrah Keimanan

Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): “Bukankah Aku Ini Tuhanmu?”, mereka menjawab: “Betul (Engkau Tuhan Kami), kami menjadi saksi”. (Kami lalukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan). (Q.S Al-Raaf 172)

Setiap dari-dari kita pernah melakukan kesaksian tidak terkecuali anak-anak kita. Sehingga kenapa keimanan itu fitrah, sudah ada dalam setiap diri-diri kita. Tugas kita sebagai orang tua tentu perlu menumbuhkan fitrah keimanan anak-anak yang sudah ada sesuai tuntunan Islam.

Setiap anak lahir dalam keadaan telah terinstal potensi Fitrah Keimanan, setiap kita pernah pernah bersaksi bahwa Allah Rabb. (Kholiqon Roziqon, Malikan)

Jika keimanan itu fitrah, bagaimana dengan orang-orang yang enggan melakukan keta’atan dan ibadah pada Allah? bahkan melakukan kemungkaran, enggan menerima kebenaran dan menebarkan keburukan?.

Tidak ada anak yang tidak cinta Tuhan dan kebenaran kecuali disimpangkan atau dikubur oleh pendidikan yang salah.  (Allastu Birobbikum)

Ya! fitrah keimanan akan terkubur bahkan menyimpang jika kita tidak menumbuhkannya secara sadar dan benar. Sehingga penting sekali menumbuhkan fitrah keimanan pada anak sedar dini. Bagaimana caranya?

Menumbuhkan Fitrah Keimanan Anak dengan Membangun Kecintaan

Ini merupakan basic bagi anak-anak, sebelum mengenalkan kewajiban beribadah shalat, mengaji, zakat, dsb. Orang tua sangat perlu membangun rasa kecintaan pada pada Allah dan Islam. Membangun kecintaan bisa dimulai dengan mengenalkan. Usia anak 0-6 tahun adalah masa pralatih, anak belum diberi kewajiban menjalankan syarat agama dan tanggung jawab moral, sehingga orangtua tidak memaksakan.

Mengenalkan agar anak mencintai Allah, Malaikat, Kitab dan Rasul juga rukun iman lainnya adalah dengan memberikan informasi mengenai kebaikan-kebaikan, bukan menakut-nakuti. Banyak cara yang bisa orang tua lakukan dalam proses ini, bisa dengan lagu-lagu, obrolan ringan seperti mengenalkan bahwa matahari, burung, bulan, yang biasa anak-anak lihat adalah ciptaan Allah, membacakan buku-buku bernafas islami dan ketauhidan, mendongeng kisah nabi dan rasul, dsb.

beberapa koleksi buku Nada dari bayi

Tips Menumbuhkan Fitrah Keimanan 0-6 Tahun

  • Tumbuhkan Iman melalui Kecintaan terhadap Allah

Kenalkan anak kepada Allah, dan buatlah dia jatuh cinta. Mengamati alam ciptaan-Nya, mensyukuri segala nikmat-Nya. Ceritakan tentang bagaimana indahnya syurga dan tahan menceritakan tentang neraka.

  • Hadirkan Atmosfer Kebahagiaan

Jadikan momen Ramadhan sebagai momen kebahagiaan bagi seluruh anggota keluarga. Melalui kegiatan-kegiatan yang menyenangkan seperti menghias rumah menyambut Ramadhan, berbagi hadiah di awal Ramadhan, membuat countdown menuju Ramadhan, dll.

  • Jadilah Role Model, children see, children do.

1. Bangun Kebiasaan Baik di Keluarga : Ajak anak beribadah, semisal menyediakan sajadah dan alat shalat untuknya, membiasakan circle time menjelang berbuka untuk berdoa bersama, bedtime stories dengan berkisah tentang Rasulullah dan 24 nabi, dll. Biasanya aku selalu memberi informasi jika sekarang sudah masuk waktu shalat, menyediakan sejadah juga mukenanya dan bertanya “Nada mau ikut shalat”, jika dia mau “Alhamdulillah, shalehah anak ibu” namun jika tidak mau “ya udah, ibu shalat dulu ya”. 

Memperdengarkan Al-Quran sejak Nada bayi di pagi hari setelah subuh, jika aku dan Bilal mengajipun kami usahakan untuk dikeraskan, jadi Nada mendengar. Sebelum tidur kami biasakan membaca surat-surat pendek bersama, menjadwalkan membaca buku dan mengobrol juga menceritakan hal-hal sederhana tentang Allah, Rasulullah dan Islam. Seperti “Nada tau gak, Allah itu sayang banget sama Nada, sama Ibu dan sama Ayah”, “Oh gitu…”, “Iya, dikasih sepeda, buku, mainan, permen, coklat, es krim, itu semua dari Allah, baik banget ya Allah?”, “iya…”, “bilang apa sama Allah?”, “terimakasih Allah”, “alhamdulillah”. Setelahnya ngobrol sederhana banget itu selalu aku peluk tanda bahwa orbolan itu sangat berarti buatku dan buat Nada.

2. Tidak Menggegas : Ingat! anak usia 0-6 tahun belum diberi kewajiban untuk melaksanakan ibadah. Jika ia menolak, tidak mau, its okay jangan jadi digas ya. Teruslah berupaya mengenalkan dengan cara menyenangkan agar tumbuh kecintaan pada Allah dan Islam.

Sumber : Kuliah Telegram HIMA Ibu Profesional “Menumbuhkan Fitrah Keimanan Pada Anak” narasumber Teh Nani Nurhasanah

 

 

 

About Hikmahnisa.com

Hallo, senang berbagi ilmu dan pengalaman bagaimana menikmati peran menjadi seorang anak, istri dan ibu. Blog ini akan berisikan tulisan seputar parenting, merriage and family. Terimakasih sudah mampir, jangan lupa tingalkan komentar yang baik. Contact : hikmahkhaerunnisa@gmail.com

2 thoughts on “Menumbuhkan Fitrah Keimanan Anak Sejak Dini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll To Top