Cerita HikmahNisa

Review Drama : 5 Nilai Hidup dalam Drama Korea Itaewon Class

Assalamualaikum,

Setelah sekian lama gak nonton korea akhirnya kemarin menu wifi dan nonton drama Itaewon Class. Sebenarnya sudah liat beberapa postingan teman tentang drama ini di medsos, cuma belum ‘ngeh’ sih drama ini tentang apa. Setelah ditonton sampai beres, banyak sekali pelajaran hidup yang bisa diambil dari drama Itaewon Class. Dalam tulisan ini aku tidak akan detail me-review dramanya namun akan fokus mengambil hikmah/pelajaran dalam drama ini.

Review Singkat Drama Itaewon Class

Itaewon Class menceritakan tetang Park Sae-roy (Park-Seo-Joon) yang dikeluarkan dari sekolah karena meninju Jang Geun-soo karena melakukan perundungan. Jang Geun-soo merupakan putra pertama dari Jang Dae-hee yang merupakan CEO perusahaan makanan Grup Jangga dan ayah Park Sae-roy yang merupakan salah satu staff Group Jangga harus mengundurkan diri karena hal tersebut. Park Sae-roy bersikukuh enggan meminta maaf karena merasa ia tidak melakukan kesalahan. Tidak lama ayahnya terbunuh dalam suatu kecelakaan. Park Sae-roy menjadi tahanan karena memukuli Jang Geun-soo yang tidak bertanggungjawab atas kesalahannya. Dendam Park Sae-roy pada Jang Dae-hee yang telah menghancurkan hidupnya membuat ia bangkit dan mengikuti langkah-langkah ayahnya, ia membuka restoran DanBam di Itaewon dan bersama dengan manajer dan stafnya, berusaha keras menuju kesuksesan dan mencapai tingkat yang lebih tinggi.

Nilai Hidup dalam Drama Itaewon Class

Menonton drama ini seperti merefleksikan pada kehidupan sehari-hari, dimana hidup memang tentang berjuang, hidup memang tempatnya masalah, bersusah payah. Roda kehidupan memanglah seperti itu. Menonton drama ini aku seperti dibukakan jalan semangat juang Park Sae-roy. Berikut rangkuman nilai hidup yang bisa kita ambil dalam drama ini :

  • Bepegang pada Prinsip Hidup

Park Sae-roy merupakan seorang yang berpegang teguh pada prinsip hidupnya, hal ini diajarkan sang ayah. Ia tidak tergoyahkan oleh apapun demi mempertahankan prinsipnya. Keyakinan yang kuat tentang hal yang baik dalam hidupnya, tidak gentar dan tidak takut. Episode awal menceritakan bagaimana Park Sae-roy bersikukuh tidak akan meminta maaf karena ia merasa tidak salah karena telah menghentikan Jang Geun-soo melakukan perundungan, walau ancamannya ia akan dikeluarkan dari sekolah, hal itu tidak membuatnya takut. Dan masih banyak sceen dimana Park Sae-roy memiliki prinsip hidup yang kuat.

  • Jangan Melindungi Anak ketika Melakukan Kesalahan

Jang Geun-soo sering melakukan perundungan namun ia tidak ada yang berani menghentikannya karena dilindungi oleh ayahnya Jang Dae-hee. Sampai pada kasus kecelakaan yang menimpa ayah Park Sae-roy, dirinya digantikan oleh orang lain untuk menebus kesalahannya. Gaya pengasuhan Jang Dae-hee berakibat fatal, ia menghadirkan sosok anak yang gagal dan menjadi boomerang untuknya sendiri.

  • Membuat Tujuan dan Rencana Hidup yang Jelas

Untuk membalsakan dendamnya Park Sae-roy membuat tujuan dan rencana yang jelas untuk masa depannya. Walau ia hanya lulusan SMP dan mantan narapidana namun tidak membuatnya memutuskan hidup tanpa perjuangan. Ia menetapkan tujuan ingin mewujudkan mimpi ayahnya membuka restoran dan merencanakan sedetail mungkin. Ingat sekali sceen ketika ia berkata pada temannya, Oh Soo-ah bahwa 7 tahun lagi ia akan membuka restoran di Itaewon dan nyatanya benar, tepat 7 tahun ia membuka resto di jalan Itaewon. Jelas ia merencanakan semuanya dengan jelas dan rinci sehingga rencananya tepat sasaran.

Mungkin banyak dari kita, menjalani hari demi hari tanpa membuat tujuan dan rencana dengan jelas. Alhasil hari demi hari mengalir begitu saja, waktu banyak terbuang dengan hal-hal yang tidak produktif. dengan menetapkan tujuan dalam hidup, merencanakan segala sesuatunya, membuat visi misi hidup, sangat membantu diri kita dalam memanfaatkan waktu, memanfaatkan hidup yang cuma satu kali ini dengan optimal.

  • Pantang Menyerah dan Bangkit dari Keterpurukan

Kita semua pasti pernah mengalami pasang surut hidup. Dalam drama ini dikisahkan keterpurukan yang dialami Park Sae-roy, dari mulai dikeluarkan dari sekolah, ayahnya meninggal sampai dia harus mendekam di penjara karena ketidakadilan. Keadaan terpuruknya tidak membuat dia sertamerta jadi menyerah dan putus asa. Malah keadaannya ini membawa dirinya untuk bangkit, membalaskan dendamnya dengan menunjukkan perjuangan dirinya yang layak dan pantas diperhitungkan. Selama drama juga diceritakan pasang surut ia memulai usaha, berjuang dan terus berjuang tanpa kenal lelah dan menyerah.

Ya, mungkin pasang surut hidupku tidak seekstrim Park Sae-roy, namun terkadang ketika keterpurukan datang, ketika masalah datang, daya untuk bangkit malah cenderung melemah. Merasa tidak berdaya, berpasrah dengan keadaan, menyesali hidup dan diri sendiri secara berlarut-larut memang bukan keputusan tepat. Hidup memang tempatnya bersusah-payah, hidup memang tempatnya masalah. Jika ingin steril dari masalah, ya tidak usah hidup. Seperti itu yang dikatakan Park Sae-roy pada manager Jo Yi-seo.

Baca juga : Memberi Jeda untuk Ekspresi Emosimu

  • Membalas Keburukan dengan Kebaikan

Diakhir Jang Dae-hee mengalami kebangkrutan dan jalan satu satunya adalah meminta tolong perusahaan Park Sae-roy agar mau bekerjasama/berinvestasi. Park Sae-roy menerima dengan tangan terbuka dan memaafkan Jang Dae-hee. Momen dimana kadang kita dibutakan dengan dendam, sulit meminta maaf dan sempit hati untuk memaafkan. Padahal hidup tentang diri kita bukan orang lain, biar keburukan orang lain pada kita memacu diri untuk terus lebih baik. Benar! ini tentang diri kita, hidup kita dan jalan apa yang sudah kita pilih. Prinsip hidup Park Sae-roy memang patut diacungi jempol.

Baca juga : Pesan Pernikahan dalam Drama VIP

Akhirnya drama ini menjadi salah satu drama terfavorit buatku. Oia, sountrack drama ini juga enak-enak terlebih Star dari Gaho, denger lagunya aja tambah semangat, hehe. Kamu sudah nonton belum? bagaimana menurutmu? 🙂

 

 

 

About Hikmahnisa.com

Hallo, senang berbagi ilmu dan pengalaman bagaimana menikmati peran menjadi seorang anak, istri dan ibu. Blog ini akan berisikan tulisan seputar parenting, merriage and family. Terimakasih sudah mampir, jangan lupa tingalkan komentar yang baik. Contact : hikmahkhaerunnisa@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll To Top