HikmahNisa

5 Cara Mensyukuri Nikmat Sehat

Assalamualaikum,

Sehat menjadi salah satu yang paling berharga menurut saya, satu saja anggota tubuh yang sakit, sudah membuat tidak nyaman seluruh tubuh, pikiran juga perasaan. Sakit gigi merupakan sakit yang menurut saya paling berat yang pernah dialami, haha πŸ˜‚. Satu gigi saja yang sakit, terasa semua gigi sakit, sampai pusing ke kepala, menggigil badan, jadi sensitif alias gampang baper, hehe. Pokoknya ripuh deh yey πŸ˜….

Read more

HYPNOBIRTHING (1) – Benarkah melahirkan tanpa rasa sakit?

Pict from google

Assalamualaikum,

Tak dipungkiri melahirkan merupakan salah satu perjuangan seorang ibu yang luar biasa beratnya, setelah mengandung dengan banyaknya perubahan fisik juga psikis yang terjadi. Ibu kembali harus berjuang melahirkan yang sakitnya tidak perlu kita tanyakan lagi. Melahirkan antara hidup dan mati itu nyata adanya, oleh karena itu bagaimana Allah sangat memuliakan seorang ibu.

Rasa nyeri ini yang banyak dikhawatirkan, ditakutkan oleh sebagian besar ibu yang akan melahirkan. Bagaimana tidak? Cerita pengalaman orang-orang yang sudah melahirkan atau teori-teori tentang melahirkan itu luar biasa ngeri ya. Bahkan sekarang banyak yang mendokumentasikan proses persalinan yang ketika saya tonton itu ngeri-ngeri sedep. Walau ujungnya memang senyum bahagia seorang ibu yang melihat bayinya menangis, mengharukan. Banyak calon ibu yang stres dalam menghadapi persalinan karena begitu banyaknya rasa takut dan cemas dalam pikirannya.

Read more

OBAT OH OBAT

Assalamualaikum, kali ini saya ingin berbagi pengalaman dan tips agar anak mau minum obat tanpa dipaksa. Dulu saya sangat khawatir sekali apakah Nada akan seterusnya sulit minum obat sampai besar? Atau bahkan trauma minum obat?. Kekhawatiran saya ini berasalan, karena setiap Nada minum obat susahnya luar biasa, sudah mencoba berbagai macam cara, namun gagal, ujung-ujungnya saya kembali memaksa. Nada mengamuk meronta-ronta saya dekap dengan kuat, sampai ia tak mampu menolak, memasukan obat secara paksa ke mulutnya. Nada termasuk anak yang memiliki tenaga yang cukup kuat untuk seusianya menurut saya, sampai terkadang saya kewalahan memegangi Nada sendiri, jika tidak mampu saya minta tolong suami. Bahkan pernah suatu ketika Nada sakit bapil dan dokter menyarankan untuk Nebu, suami dan saya kewalahan memegangi Nada ketika Nebu. Sepanjang Nebu ia menangis meronta-ronta, berapa kali alat nebu lepas, saya dan suami sampai kewalahan memegangi Nada ketika itu. Huh πŸ˜₯

Read more

Jadilah Ibu yang Bahagia dengan #AsikTanpaTonic ~ Natsbee Lemon Honey

Semenjak menjadi ibu, saya dituntut terus beradaptasi dengan kehidupan baru. Kehidupan seorang ibu yang harus merelakan kepentingan pribadi demi anak dan keluarga, belum lagi pekerjaan yang tidak ada habisnya.

Menjadi seorang ibu bukan perkara mudah, ini sangat sulit menurut saya dan sebagian besar ibu lainnya. Saya harus terus mengupgrade diri tentang ilmu dan pengalaman dalam memberikan yang terbaik untuk anak dan keluarga. Saya harus memiliki kesabaran dan stamina yang ekstra dalam mendampingi buah hati juga mengurus rumah tangga, belum lagi rutinitas yang dijalani semakin lama semakin monoton, tak jarang membuat saya menjadi jenuh, jika dibiarkan berlarut ini akan menjadi sumber stres.

Kenali Sumber Stres

Beberapa hal menjadi sumber stres yang saya alami ;
1. Merasa Lelah (fisik/psikis) dan Bosan dengan Rutinitas.
Menjalankan pekerjaan sebagai ibu rumah tangga dengan rutinitas yang berpola, itu-itu saja, belum lagi pekerjaan yang tidak ada habisnya. Prilaku anak yang memang sedang mengeksplor segala keingintahuannya kadang membuat ibu naik darah. Butuh energi dan kesabaran ekstra dalam menjalankan peran sebagai ibu. Ini semua terkadang membuat saya sering merasa jenuh, jika tidak segera diatasi, akan sangat berpengaruh pada kesehatan psikis dan fisik saya.
2. Tidak Punya Waktu Sendiri.
Pekerjaan seorang ibu yang tidak ada hentinya, membuat ibu terkadang melupakan waktu untuk dirinya sendiri. Padahal ini sangat penting demi menjaga kewarasan seorang ibu.
3. Ekspetasi Menjadi Ibu yang Sempurna VS Realita Nenjadi Ibu Apa Adanya.
Terkadang ekspetasi tidak sama dengan realita. Contohnya, saya ingin agar anak tidak diberi gawai dibawah usia 2 tahun (ekspetasi) namun apa boleh buat ketika kebelet ke toilet dan anak tidak mau lepas, saya berikan tontonan lewat gawai πŸ˜₯ (realita). Contoh lain, ketika anak tidur akan membereskan pekerjaan rumah (ekspetasi), namun apa boleh buat ketika seharian full berkatifitas lelah tak bisa dicegah, akhirnya ikut tertidur dan pekerjaan rumah masih menumpuk (realita).

Menjadi seorang ibu rentan mengalami stres, tak sedikit ibu baru yang mengalami ‘baby bluse sindrom’ dan banyak juga ibu yangΒ  mengalami stres walau sudah bertahun-tahun berperan manjadi ibu.

Memurut Fina Febriani M.Psi,Psikolog, ketika ibu mengalami stres yang tidak dikelola dengan baik maka dapat menyebabkan:
1. Masalah psikologis yang serius, seperti depresi berat atau gangguan lainnya.
2. Menurunnya kekebalan tubuh, sehingga ibu mudah terserah penyakit fisik.
3. Terganggunya kesehatan janin pada ibu hamil dan berkurangnya produksi ASI pada ibu menyusui.
4. Menularnya emosi negatif pada anak, yang bisa berpengaruh pada munculnya perilaku yang negatif pula, seperti rewel, sulit diatur, dll.
5. Rusaknya hubungan ibu dengan orang-orang sekitarnya karena ibu cenderung mudah tersinggung, marah, atau bahkan ingin menyendiri.

Jadilah Ibu yang Bahagia!

Maka penting sekali bagi seorang ibu untuk bisa mengelola stres dengan baik, karena ibu haruslah bahagia. Seorang ibu merupakan jantung keluarga, ibu yang bahagia akan melahirkan keluarga yang bahagia juga. Ibu merupakan pendidik pertama dan utama bagi anak-anaknya. Cara ibu menghadapi tekanan/stres akan berpengaruh kepada anak serta keluarga.

Kelola Stress dengan Baik

Ketika tanda-tanda sumber stress datang, biasanya saya mengantisipasinya dengan :
1. Jika sudah datang tanda-tanda lelah dan bosan.
Saya rehat sejenak dengan mengajak anak jalan-jalan keluar rumah, tidak harus jauh, keliling komplek saja sudah membuat saya cukup fresh kembali. Atau ketika fisik terasa lelah, saya memutuskan tidur siang bersama anak tanpa memikirkan pekerjaan rumah lainnya.
3. Menurunkan Ekspetasi
Menurunkan  ekspetasi menjadi ibu yang sempurna menjadi ibu yang bahagia, karena saya sadar tidak ada manusia sempurna di dunia ini. Kalaupun ada, pasti itu sangat sulit sekali dicapainya, dan bisa-bisa malah tertekan dengan keinginingan untuk menjadi sempurna. Kini, saya sudah berani mengambil resiko untuk melihat rumah berantakan demi istirahat yang cukup 😊.
2. Me Time
Bagaimanapun kini saya harus memiliki waktu untuk me time walau hanya sebentar. Me time setiap orang tertu berbeda, biasanya saya menitipkan anak pada suami untuk beberapa jam (1-3 jam). Saya bisa fokus me time dengan menulis sambil ditemani minuman yang menyegarkan dan menenangkan, itu sudah me time terbaik untuk saya. Dan kemarin saya baru coba minuman terbaru dari POKKA dan ini asli nyegerin banget, perpaduan madu dengan lemon yang pas banget rasanya.

Bersihkan Hari Aktifmu dengan Natsbee Lemon Honey
Setelah seharian menjalani rutinitas sebagai ibu rumah tangga, saya selalu butuh mengcharge dengan sesuatu yang bukan hanya menyegarkan tapi menenangkan juga. Salah satu cara mengcharge diri saya adalah dengan menulis, menulis membuat saya tenang dan segar kembali. Sama seperti minuman ini, pertama kali coba sudah langsung jatuh cinta. Perpaduan lemon dan madu nya membuat hati tenang dan tubuh kembali segar. Rasanya pas, tidak terlalu manis, pokoknya saya suka  deh 😍.

Natsbee Lemon Honey ini diproduksi oleh POKKA. Perusahaan POKKA sudah berdiri dari tahun 1957 di Jepang, dan kini POKKA sudah sampai di beberapa negara lainnya seperti Singapure, Malaysia, Eropa dan Timur Tengah. POKKA memproduksi berbagaimacam minuman, salah satunya Natsbee Honey Lemon ini. Tentunya Natsbee Honey Lemon ini sudah terdaftar di BPOMRI ya, dan mengenai kehalalannya jangan khawatir POKKA telah memperoleh sertifikat halal dari Malaysia.

Komposisi utama madu dan lemon yang khasiatnya sudah teruji untuk kesehatan tubuh, membersihkan tubuh kita dari zat-zat beracun, mengandung vitamin C dan dapat meingkatkan daya tahan tubuh. Jadi ketika sudah lelah dengan aktifitasmu seharian jangan lupa minum Natsbee Honey Lemon ya, minuman sehat yang membuat hati kembali tenang dan tubuh kembali segar.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang Natsbee Honey Lemon ini, bisa berkunjung ke ;
Fanpage FB : http://facebook.com/POKKA.id
Instagram : http://instagram.com/pokka_id

Untuk membeli Natsbee Lemon Honey bisa datang ke supermarket terdekat ya ❀ .

Tips Menjaga Kesehatan Ibu Menyusui yang Berpuasa

Setelah 2 tahun absen berpuasa di bulan Ramadhan, karena hamil dan menyusui. Tahun ini saya kembali berpuasa, walau masih menyusui tapi setidaknya Qatrunada sudah bisa makan dan minum banyak variasi karena sudah masuk usia 16 bulan. Tidak seperti tahun lalu, Qatrunada hanya mengandalkan ASI Esklusif saja untuk asupannya, sehingga saya memutuskan untuk tidak berpuasa tahun lalu.

Puasa kali ini cukup berat bagi saya, karena saya butuh adaptasi kembali, terutama pada tubuh saya. Semenjak hamil dan menyusui, intensitas makan saya bertambah sampai saat ini πŸ™Š. Karena tak dipungkiri setalah menyusui rasanya perut kosong seperti belum makan seharian, wkwk.

Hari-hari pertama puasa, tubuh saya bereaksi seperti kaget, yang asalnya banyak makan tiba-tiba kosong seharian, saya masuk angin dan magh kambuh. Kebetulan memang saya memiliki magh namun sudah lama sekali tidak kambuh, baru kemarin merasakan kambuh lagi dan bulak-baik ke kamar mandi ditambah dengan masuk angin.

Tiga hari pertama saya berhasil menuntaskan puasa penuh, dihari keempat, Qatrunada sakit, batuk pilek juga masuk angin, BAB bisa 3-4 kali sehari. Ia tidak nafsu makan, inginnya nenen saja terus, akhirnya saya memutuskan tidak berpuasa lagi sampai Nada sembuh atau setidaknya sampai nafsu makannya kembali lagi.

Ternyata sakitnya Nada cukup lama, sekitar semingguan, di hari ke 7 ramadhan, saya kembali berpuasa karena Nada sudah mau makan dan minum cukup banyak walau kondisinya belum sepenuhnya sehat. Dari sini saya baru menyadari bahwa penting banget persiapan sebelum memasuki bulan puasa, apalagi orang seperti saya yang seperti sedang belajar puasa lagi, hihihi.

Jadi ketika mulai puasa kembali saya membuat strategi agar puasa tetap dalam kondisi sehat. Berikut tips yang bisa saya bagikan untuk ibu-ibu yang kembali ingin berpuasa setelah absen karena kewajiban lain.

1. Berlatih Puasa Sunnah ketika Mendekati Bulan Puasa
Ketika kita sudah berniat untuk berpuasa di ramadhan tahun ini, ada baiknya kita beelatih terlebih dahulu dengan saum sunnah, bisa saum senin kamis atauoun saum pertengahan bulan. Tujuannya agar adaptasi mulai berjalan, adaptasi pada tubuh dan mental kita juga. Karena tak dipungkiri hamil dan menyusui menambah intensitas dan nafsu makan sehingga ketika tiba-tiba berpuasa tubuh kita akan kaget. Seperti yang saya alami kemarin, memang tak dipungkiri saya sangat kurang persiapan untuk menjalankan ibadah puasa. Jika ingin mengulang saya akan berlatih buasa sunnah duku beberapa minggu sebelum measuki bulan puasa, sehingga bisa adaptasi lebih cepat dan ketika bulan puasa tiba sudah lebih siap mental dan tubuh kita.

2. Kontrol Makan dan Minum ketika akan Memasuki bulan Puasa
Seperti yang sudah dikatakan tadi bahwa saya pribadi ketika hamil dan menyusui intensitas dan porsi makan jadi bertambah banyak, bawaannya lapet terus, πŸ™ŠπŸ™ˆ. Makanya ketika puasa, perut yang asalnya diisi buanyak makanan tiba-tiba harus kosong seharian. Jadilah lambungnya kaget dan sakit magh hadir lagi, ditambah masuk angin juga πŸ˜…. Lagi-lagi karena saya menganggap sepele puasa ini, jadi tidak mempersiapkan benar-benar untuk berlatih puasa kembali. Seolag-olah akan lancar tanpan hambatan seperti dulu, eh ternyata tak sesuai perkiraan. Jika ingim mengulang, beberapa minggu sebelum memasuki bulan puasa saya akan kontrol asupan dan intensitas makanan, sehingga tubuh tidak kaget ketika berpuasa.

3. Banyak Minum Air Putih
Tanpa disuruhpun saya sudah akan minum buanyak air putih karena hauuuss bangeet. Jujurly yang berat dari ibadah puasa ini adalah nahan haus, serius. Apalagi kalau udah nyusuin itu duh sereett sampai kadang tengorokan berasa sakit karena kering. Makanya ketika berbuka itu nikmat yang tidak ternilai untuk busui seperti saya adalah minum. Tubuh kita juga membutuhkan banyak cairan kan ya, ditambah mengASIhi, jadi minum air putih yang banyak ini udah harga mati bagi saya, hehe.

4. Makan Buah dan Sayur
Tentunya lengkapi dengan gizi yang seimbang juga, buah dan sayur udah paling bener, semua praktisi kesehatan pasti bilangnya begitu kan. Karena tak dipungkiri kalau busui butuh nutrisi lebih untuk baby nya juga agar gizinya terpenuhi.

5. Hindari Beraktifitas Berat
Ini berlaku untuk saya, bawaannya lemes cyin πŸ˜‚. Jadi saya menghindari aktifitas-aitifitas berat, biar sama ayahnya aja πŸ˜…. Tapi untuk aktifitas biasa seperti mencuci, nyapu, ngepel, masak, nyetrika, dll. Itu mah makanan sehari-hari lah yaa, bukan termasuk aktifitas berat untuk seorang ibu 😁.

Alhamdulillah sekarang Qatrunada sudah sehat, sayapun sudah lancar berpuasa tanpa masuk angin dan magh kambuh lagi, hihi.
Moga tips ini bermanfaat bagi buibu yang masih menyusui dan ingin berpuasa.

Kalaupun busui tidak mampu berpuasa, Allah sudah memberikan keringanan ko, jadi jangan terlalu dipaksakan dan mengorbankan titipanNya yang masih butuh ASI. Apapun keputusannya berpuasa atau tidak, kita yang berhak menentukan karena kita yang tau kondisi diri kita dan bayi kita. Dua-duanya ibadah ko, dua-duanya berpahala, In Sha Allah 😊😘.

Nah selain tips sehat bagi ibu menyusui saat puasa, bagi teman-teman yang masih ingin aktif berolahraga saat berpuasa, mari simak tips dari Firsty Ukhti Molyndi di artikelnya ‘Olahraga saat Puasa? Ini Tipsnya’.

Tulisan ini diikutsertakan dalam #KEBBloggingCollab kelompok Dian Sastro dengan post trigger Tips Kesehatan Saat Berpuasa.

Berhijab, Berlari, Beramal dan Berbahagia – Hijaberlari –

20180429_061911

Alhamdulillah di hari minggu tanggal 29 April 2018, saya diberi kesempatan untuk mengikuti event hijaberlari yang diselenggarakan oleh Saliha.id yang bekerjasama dengan Bazis DKI, juga beberapa sponsor lainnya pendukung acara ini, seperti wardah dan pocari sweat.

Namanya hijaberlari ya jadi lari ini diikuti oleh wanita berhijab ya. Ada juga laki-laki yang menikuti acara lari ini namun tidak banyak. Acara lari ini ada yang 10 kilo dan 5 kilo, saya dapat yang 5 kilo, hihi. Alhamdulillah karena udah lama banget ga olahraga semenjak melahirkan, jadi disini lumayan buat saya adaptasi lagi untuk olahraga. Selain untuk umum, acara hijaberlari ini juga diikuti oleh beberapa komunitas seperti hijabmom commutity dan emak2 blogger juga komunitas lainnya.

Sekitar jam 06.30 peserta berkumpul sudah menggunakan kaos hijaberlari yang diberikan oleh panitia. Ada pembukaan dari MC, dilanjut dengan sambutan dari bapak Dodi selaku direktur dari saliha.id. Beliau menya.paikan beberapa poin, yaitu :
1. Hadist yang menyatakan bahwa nikmat yang sering terlupakan yaitu kesehatan dan waktu luang. Tujuan hijab berlari perintah Allah pada para muslimah tidak membatasi selama bermanfaat untuk dirinya keluarganya dan sesamanya
2. Salam perkenalan dari salihah.id. saliha.id adalah salah satu media online yang secara produktif dan aktif membahas beebagai hal yang berkaitan dengan muslimah, seperti parenting, beuty dll.
3. Beliau menyanpaikan pula bahwa orang-orang baik berkumpul dgn yg baik pula. Tak menyangka niat baik saliha.id disambut baik juga oleh Bazis DKI. Sehingg sekarang ini shaliha.id dan Bazis DKI bekerjasama memberikan kaki baru untuk saudara-saudara kita.
4. Memberikan kaki palsu untuk mba Wiwin. Mba Wiwin adalah seorang ojek online yg mengalami kecelakaan sehingga kehilangan satu kakinya. Dan tidak menutup kemungkinan untuk terus memberikan kaki baru untuk saudara-saudara kita yang lainnya.
5. Hijaberlari Akan segera hadir di jakarta dan kota-kota lainnya untuk dirutinkan. Dan terkahir ditutup dengan doa, dan bapak Dodi menyampaikan niatkan semua yang kita lakukan saat ini dan seterusnya adalah untuk ibadah.

20180429_064234

Jelas sekali ya point-point yang disampaikan oleh Bapak Dodi, bahwa event ini berbeda dengan event lari lainnya. Tidak hanya berlari tapi beramal, sehingga slogannya;

Berhijab, Berlari, Beramal dan Berbahagia.

Setelah sambutan dari Bapak Dodi, kami diajak menyanyukan lagu Indonesia Raya bersama-sama yang dipandu oleh Gita Bumi Voice.

20180429_062509

Setelah itu pemanasan sebelum berlari yang dipandu oleh Amalia Zumba. Para peserta tambah bersemangat untuk mulai berlari. Setelah pemanasan, mulailah start untuk peserta yang berlari 10 kilo terlebih dahulu, lalu lanjut start untuk peserta yang berlari 5 kilo. Aba-aba start ini dipandu oleh Bapak perwakilan dari DKI yang menggantikan Bapak Sandiaga Uno (Wakil Gubernur Jakarta) karena berhalangan hadir.

20180429_064755

Ketika berlari saya merasa sangat enjoy selain karena senang sekali akhirnya bisa olahraga, dan di pinggir-pinggir jalan terdapat beberapa penjual dan live music. Jadi banyak yang bisa dilihat, senang sekali.
Oia di setengah perjalanan peserta diberi minum Pocari Sweat agar tidak kehilangan ion yaa manteman, hehe.

20180429_073127

Ketika sampai finnish, alhamdulillah. Banyak diberi hadiah 😍. Kami langsung diberi medali tanda finish, yey 😁. Lalu pocari sweat, bingkisan dari wardah, buah pisang untuk sarapan. Sambil istirahat, kami disugihi live music dari Gita Bumi Voice, dilanjutkan dengan berbagai macam doorprice, kali ini saya kurang beruntung, hehe.

Dan terakhir, penyerahan kaki palsu untuk Ibu Wiwin, terharu melihat prosesi ini 😒. Oia event ini juga diliput oleh NET TV sebagai salah satu media partner juga.

Selesai acara saya pulang melewati stand-stand makanan dan jajanan, eemm.. menggirurkan, saya sempat jajan di salah satu stand dan lanjut pulang. Alhamdulillah event ini membuat saya benar-benar segar 😊.

TIPS NGEMIL SEHAT

Untuk seorang ibu yang punya anak-anak usia sekolah, sering bingung dan khawatir dengan jajanan sekolah jaman sekarang yang kurang higienis dan belum terjamin kelayakan konsumsinya, karena ditakutkan ada bahan-bahan berbahaya di dalamnya. Walaupun saya belum memiliki anak usia sekolah, namun sudah terbayang bagaimana khawatirnya.

Sekarangpun Qatrunada 15 bulan sudah bisa memilih cemilan yang ia suka dan tidak suka, lalu bagaimana nanti jika ia sudah bisa dan mengerti jajan sendiri lalu memilih jajanan yang tidak sehat. Namun tak mungkin juga melarang ia sama sekali tak jajan diluar. Lalu bagaimana yaa menyiasatinya, simak tips berikut yuk :

1. Buatkan Bekal dari Rumah

Buatlah bekal makanan dari rumah untuk anak-anak, ini solusi untuk terjaminnya kebersihan dan kesehatan. Namun, tak sedikit anak menolak membawa bekal, ini bisa disiasati dengan menu yang bervariasi dan buat bekalnya menjadi menarik. Memang ini akan butuh effort lebih dari ibu, namun juga akan membuat ibu lebih tenang.

2. Berikan Pembiasaan untuk MakanΒ Makanan Rumah dan Tidak Jajan Sembarangan.

Ini merupakan proses panjang karena menyangkut pembiasaan. Berikan pembiasaan makan masakan rumah sejak kecil bahkan dari anak baru belajar makan, ini tentu akan meminimalisir dirinya untuk tidak sembarangan membeli jajanan luar. Sesekali ajaklah anak membeli makanan diluar, ajarkan jajan yang tidak sembarangan itu seperti apa. Sehingga ia tidak bosan dan tidak lapar mata ketika menemukan jajanan di sekoh kelak.

3. Beri Edukasi Tentang Jajanan Sehat dan Tidak Sehat

Setelah anak mulai mengerti, jelaskan secara perlahan tentang jajanan sehat itu yang seperti apa dan jajanan yang tidak sehat itu yang seperti apa. Jelaskan dengan bahasa sedernaha agar mudah dipahami anak.

Yang namanya cemilan ini emang ga bisa dipisahkan dalam kehidupan kita yaa, termasuk saya dan keluarga yang suka ngemil, Hihihi. Ngemil adalah sesuatu yang menyenangkan, apalagi ketika sambil nonton, sambil kumpul bersama keluarga atau teman, sambil baca buku 😍, bahkan ketika dalam perjalananpun harus sedia banyak nih cemilan. Bener apa betul? πŸ˜†.

Dalam dunia kesehatan, ngemil ini kaya rambu-rambu kuning di stopan jalan, tetap harus hati-hati, karena cemilan ini identik dengan rendah gizi dan makanan siap saji atau junkfood. Duh agak was-was, mana saya dan keluarga itu ga bisa terpisahkan sama yang namanya nyemil πŸ™Š.

Ee tapi nyemil ini bukan sesuatu yang sepenuhnya buruk loh. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) justru menyarankan pemberian camilan sehat untuk anak, sebanyak 2 kali sehari di sela waktu makan utama. Nah, ternyata nyemil juga baik loh ya asal kita bisa mengontrol dan memilih cemilan yang sehat.

Karena saya dan keluarga memang suka ngemil, jadi penting banget buat saya memilih cemilan yang sehat untuk keluarga, dan menerapkan cara ngemil sehat, apalagi saya adalah seorang ibu yang berperan penting dalam kesehatan keluarga.

Yuk simak tips ngemil sehat berikut :

1. Sediakan Cemilan yang Bergizi

Bisa memilih cemilan yang kaya nutrisi, mengandung karbohidrat, protein, lemak secara seimbang. Biasanya saya membuat cemilan sediri dirumah, lebih sehat dan hemat tentunya 😁.

2. Memilih Cemilan yang Aman

Penting banget buat kita mengecek apakah cemilan tersebut aman atau tidak untuk di konsumsi. Aman dari segi komposisinya dan proses pembuatannya, pastikan cemilan yang kita pilih sudah terdaftar BPOM. Bagi yang muslim, penting banget memastikan makanan tersebut halal untuk dikonsumsi, jadi pastikan cemilan yang kita pilih sudah tertera label Halal dari MUI.

3. Mengontrol Waktu dan Porsi Ngemil

Ini penting banget, karena tak sedikit yang lupa makan makanan utama karena sudah kenyang dengan ngemilnya ini, sesuatu yang berlebihan tetap tidak baik. Jadi pastikan porsi cemilan lebih kecil dibandingkan makanan utama dan tetapkan waktu untuk ngemil agar tidak menganggu waktu makan utama.

4. Biaskan Minum Air Putih Setelah Ngemil

Biasanya ketika ngemil lupa minum, atau biasanya minum dengan minuman berwarna atau bersoda. Minum air putih bukan hanya setelah makan makanan utama, setelah ngemilpun penting untuk melancarkan sistem kerja pencernaan. Sebagian besar tubuh kita terdiri dari cairan sehingga tak dipungkiri bahwa air putih ini penting untuk kesehatan tubuh kita.

5. Jangan Lupa Sikat Gigi Pagi dan Malam

Ini menjadi hal yang wajib bagi semua orang agar terjaga kebersihan gigi dan mulut. Apalagi bagi orang yang suka makanan manis apalagi anak-anak yaa, etapi saya dan keluarga juga suka loh makanan manis, hihihi. Para ibu yang memiliki anak-anak bisa diajarkan dan dibiasakan sejak dini yaa tentang sikat gigi pagi dan malam ini.

Tak dipungkiri kalau saya dan keluarga suka dengan cemilan yang manis. Tak ada yang salah dengan cemilan manis, asal melakukan ngemil sehat seperti yang sudah dijelaskan diatas.

Berbicara cemilan manis, Salah satu cemilan manis yang saya dan keluarga adalah permen pindy susu. Permen pindy susu sangat cocok menemani waktu me time dan waktu berkumpul dengan keluarga. Cocok juga untuk semua usia, dari anak-anak, remaja, dewasa sampai nene kake juga loh karena permen pindy susu ini berstektur lembut dan mudah diemut. Permen Pindy Susu ini punya tiga varian rasa yaitu rasa susu, coklat dan stroberi.

Kandungannya berbahan dasar susu dan aman untuk dikonsumsi karena sudah bersertifikat halal dari MUI nomor 00110067461213 dan sudah terdaftar di BPOM ;
🍭 Chocolate and Milk Chewy Candy, BPOM RI MD 224510031005
🍭 Milk Chewy Candy, BPOM RI MD 224510033005
🍭 Strawberry and Milk Chewy Candy, BPOM RI MD 224510008005

Jadi permen pindy susu ini aman, layak edar dan layak konsumsi yaa. Nah yang mau tau informasi lebih lanjut dari Pindy Permen Susu bisa like dan follow media sosial nya yaa facebook Permen Pindy dan instagram @permenpindyid

Pilihan cemilan untuk keluarga dan yang pasti pindy permen susu aman dikonsumsi.

Bercak Merah di Badan si Kecil Setelah Panas Tinggi? Jangan Panik Mom. Simak Tips Berikut

Pernah merasakan panik karena anak mengalami panas tinggi naik turun? Wow perasaan emaknya kaya main jetkoster yaa 😧😧

Anak panas tinggi sampai 39Β°C naik turun lebih dari 3 hari dan setelahnya muncul bintik merah. Jangan panik mak, mungkin itu Resoela Infantum. Apa itu?. Simak cerita pengalaman saya dan tips ketika anak terkena reseola yuk πŸ˜€.

Di usia 13 bulan Qatrunada mengalami panas tinggi turun naik selama 4 hari. Panasnya mencapai 39Β°C 😡. Jangan tanya bagaimana perasaan ibu nya. Panik? Sungguh sangat panik dan sangaatt khawatir tapi suami selalu jadi ‘es’ buat saya mengajarkan untuk tetap logis dan tenang.

Per-4 jam saya cek menggunakan termoneter manual, saya pilih manual karena lebih akurat. Saya beri obat penurun panas ketika panasnya lebih dari 37.5 dan bonding skin to skin. Biar dia nemplok terus seharian ga masalah karena saya yakin saat ini ia sangat butuh itu.

Hari ke-2 panas kami memutuskan untuk membawanya ke Dokter. Namun, panasnya masih berlanjut sampai hari ke-4. Akhirnya kami memutuskan untuk cek Lab di hari ke-4. Karena sudah lewat 3 hari panasnya masih naik turun, dan Dokter juga menyarankan cek Lab.

Hasilnya leukosit turun, trombosit rawan namun masih dibatas normal. Jika leukosit semakin turun trombosit otomatis ikut turun juga. Jika trombosit turun maka harus segera di rujuk ke RS. Begitu penjelasan dokter atas hasil lab kepada kami.

Jelas itu membuat kami lega tapi tetap mawas, karena besok Qatrunada harus kembali cek darah untuk memastikan leukosit harus naik. Saya kembali membuat kesepakatan kerjasama dengan Qatrunada agar cepat sembuh.

Saya menjalin komukasi dan menjelaskan mengenai kondisi Qarunada ketika ia sedang menyusu dan skin to skin dengan saya. Saya mengajak Nada untuk mau banyak minum dan banyak istirahat juga berdoa pada Allah.

Saya yakin ia mengerti, saya yakin ia merasakan apa yang saya rasakan. Alhamdulillah ia mau banyak minum dan makan. Ia juga mau banyak tidur istirahat dengan baik.

Besoknya kami bersiap cek Lab kembali, hasilnya?

Hasilnya alhamdulillah baik, leukosit naik, trimbosit naik, semua aman. Saya sampaikan terimakasih pada Qatrunada atas kerjasamanya bahwa hasil cek lab nya bagus. Dan mengajak berterimakasih pada Allah bersama-sama. Yaa alhamdulillah semua atas kuasa Allah.

Namun di hari itu muncul ruam merah sekitaran muka dan badan Qatrunada. Saya kembali panik dan bertanya pada Dokter, tidak masalah selagi bintik merah tidak terlihat tambah banyak dan tambah jelas katanya.

Kamipun pulang walau saya masih belum sepenuhnya lega karena muncul ruam merah. Saya masih terus melakukan bonding skin to skin, cek suhu badan setiap 4 jam, memberi lebih banyak cairan, buah juga sayuran.

Lalu googling lah saya mencari tau ada apa dengan ruam merah ini. Dan keluarlah Roseola Infantum. Apa itu?

Roseola, atau yang juga disebut dengan eksantema subitum, adalah infeksi virus yang menyerang bayi atau anak-anak, ditandai dengan gejala demam dan ruam merah muda di kulit. Umumnya, penyakit ini dialami oleh anak usia 6 bulan sampai 2 tahun.

Gejala roseola biasanya muncul setelah 1-2 minggu virus masuk ke dalam tubuh. Pada tahap awal, bayi atau anak-anak yang terkena roseola akan mengalami demam, batuk disertai pilek, sakit tenggorokan, dan tidak nafsu makan.

Demam umumnya mereda dalam waktu 3-5 hari dan diikuti dengan timbulya ruam kulitberwarna merah muda. Ruam ini tidak terasa gatal dan awalnya muncul pada dada, perut, dan punggung, lalu menyebar ke lengan, leher dan wajah. Dalam waktu dua hari, ruam akan berangsur-angsur menghilang. (Sumber : Alodokter)

Saat mengalami ruam merah Qatrunada sangat rewel, 1 hari full ia maunya hanya menyusu dan tidur di pelukan saya. Dan saya tak pernah membatasi itu, saya ikhlas seharian untuk Nada. Sudah tutup mata dan telinga untuk pekerjaan lainnya, biarkan saja. Alhamdulillah Ayah Nada selalu bantu selalu support ❀.

Dan benar saja setelah 2 hari ruam merah itu hilang dengan sendirinya. Qatrunada sudah aktif bermain kembali. Alhamdulillah 😊.

Untuk ibu-ibu ketika anak demam tinggi dan muncul ruam merah, tidak usah panik dulu. Mungkin itu Roseola Infantum.

Beberapa tips dari saya ketika anak terkena Reseola Infantum :

πŸŽ€ Selalu sedia obat penurun panas, cek suhu badan anak berkala 4 jam sekali dan jika diatas 37.5Β°C maka berilah obat penurun panas.

πŸŽ€ Kompres air hangat bisa di kening atay di lipatan ketiak.

πŸŽ€ Banyak minum, minum ASI atau air putih juga makanan sehat buah dan sayur.

πŸŽ€ Bonding skin to skin masih jurus tokcer ibu Nada ketika Nada sakit. Karena ia butuh rasa aman dan nyaman. Semua ia dapatkan yaa di puting susu ibunya atau di ketek ibunya πŸ™ˆ.

πŸŽ€ Sugesti positif dengan mengkomukasikan tentang segala sesuatu yang dialaminya, yang dirasakannya dan yang harus ia lakukan. Percaya, ia mengerti.

πŸŽ€ Jika tidak ada perubahan signifikan bahkan panas semakin tinggi dan bercak merah semakin terlihat jelas segera hubungi dokter yaa mom.

Tidak usah panik bu, Insya Allah anak ibu akan segera pulih dan antibody nya akan meningkat setelah ini. Kata dokter menenangkan saya yang panik. Terimakasih dok 😊😊

Perjuangan ASI untuk Qatrunada

Ini foto Qatrunada waktu masuk RS karena bilirubin tinggi, menginap di RS 4 hari.

Sebelumnya dari hari kelahiran Nada susah sekali untuk bangun, tidur terus. ASI juga belum keluar sampai hari ke-3 baru keluar itupun sedikit. Yang tadinya niat tidak memberinya susu formula karena keterpaksaan ASI belum keluar Nada pun saya beri sufor sementara, sambil saya terus di berjuang memberi ASI. Saya terus nenenin walau ia menolak, saya juga memerah manual menggunakan tangan.

Read more

Scroll To Top