HikmahNisa

5 Cara Mensyukuri Nikmat Sehat

Assalamualaikum,

Sehat menjadi salah satu yang paling berharga menurut saya, satu saja anggota tubuh yang sakit, sudah membuat tidak nyaman seluruh tubuh, pikiran juga perasaan. Sakit gigi merupakan sakit yang menurut saya paling berat yang pernah dialami, haha πŸ˜‚. Satu gigi saja yang sakit, terasa semua gigi sakit, sampai pusing ke kepala, menggigil badan, jadi sensitif alias gampang baper, hehe. Pokoknya ripuh deh yey πŸ˜….

Read more

Tips Memilih Nama Blog yang Mudah Diingat Pembaca dan Mendapat KeberkahanNya

 

Assalamualaikum..

Tentang memilih nama blog, saya pribadi tidak terlalu bingung memilih nama blog yang akan digunakan. Btw sebelumnya mau cerita dulu, jaman masih kuliah saya pernah buat blogspot namun isinya bukan tulisan tapi tutorial hijab dan OOTD gitu, haha. Secara dulu lagi hits banget hijab yang dimacem-macemin gitu, dan saya ikutan πŸ˜‚. Dan itu tidak bertahan lama, saya kemudian lupa password dan sudah deh bye πŸ˜…. Nah dulu nama blogspot yang saya gunakan benar-benar nama lengkap saya, hikmahkhaerunnisa.blogspot.com .

Ketika sekarang memulai lagi dari awal membuat blog, saya memilih wordpress. Awalnya sih pakai yang gratis namun lama-lama mempelajari ini itu akhirnya saya ingin mencoba yang berbayar, sebagai tanda komitmen diri akan lebih serius ngeblog. Memilih nama blog tidak terlalu sulit, saya kembali mengambil nama saya, hanya saja lebih disingkat sehingga tidak terlalu panjang. Saya memilih nama HikmahNisa, kenapa? Berikut beberapa alasan saya memilih nama blog

  • Sebagai Ciri

Memilih nama sendiri untuk dijadikan nama blog untuk membentuk personal branding atau ciri diri sendiri, memperkenalkan nama si penulis. Blog awal memang mencirikan diri saya, jelas pakai nama lengkap, haha. Tapi ternyata tidak efektif dan efisien karena terlalu panjang dan ejaannya cukup sulit. Jadilah saya mengganti dengan nama Β HikmahNisa, ini juga bisa dikatakan nama pena yang saya kenalkan pada pembaca.Singkat

Jujur saya pribadi lebih memilih nama blog yang singkat dibanding nama yang panjang, ngetiknya juga kadang belibet, apalagi ejaannya yang cukup ribet. Maka saya mempersingkat nama belakang Khaerunnisa menjadi Nisa saja untuk diambil mewakili nama blog.

  • Mudah

Nah ini berkaitan dengan ejaan, kadang untuk nama banyak yang salah di ejaan. Blog sebelumnya yang menggunakan nama belakang saya β€˜khaerunnusa’ cukup membuat ribet, terdapat double β€˜n’ kemudian β€˜khae’ banyak yang mengejanya β€˜khoe’. Ini akan sedikit menyulitkan pembaca untuk mengingat dan berkunjung ke blog.

Alhamdulillah nya nama depan saya memiliki ejaan yang simple, Hikmah. Nah saya tambahkan nama terakhir nama panjang saya, Nisa. Jadi HikmahNisa, sekarang tidak ada kata yang double apalagi triple, hehe. Dan nama HikmahNisa penulisan dan pengucapan sama dibacanya.

  • Arti yang Baik

Memilih nama blog tentu sebaiknya dengan arti yang baik. Sebagaimana orang tua menamai anaknya, memberi nama tentu dengan harapan dan doa terbaik. Begitupun dengan blog, ketika memilihkan nama yang baik untuk blog kita, Insya Allah akan berbuah baik pula nantinya. Orangtua saya menamai Hikmah yang artinya ilmu yang mendalam, penuh makna dan pelajaran. Sedangkan nama belakang yang saya pilih Nisa artinya perempuan. Sehingga dengan menamai blog saya HikmahNisa, berharap saya (perempuan) diberikan ilmu yang mendalam. Ilmu dan pengalaman yang saya bagikan lewat tulisan ini semoga bisa jadi hikmah (ilmu yang mendalam) bagi pembaca juga.

Empat alasan diatas mendasari saya memilih nama blog tujuannya tentu agar mudah diingat oleh pembaca dan tentunya berharap mendapat keberkahan dari Allah. Aamiin YRA πŸ™. Semoga bermanfaat ya 😊❀

Tulisan ini diikut sertakan dalam Challage Blogger Perempuan Network.

OBAT OH OBAT

Assalamualaikum, kali ini saya ingin berbagi pengalaman dan tips agar anak mau minum obat tanpa dipaksa. Dulu saya sangat khawatir sekali apakah Nada akan seterusnya sulit minum obat sampai besar? Atau bahkan trauma minum obat?. Kekhawatiran saya ini berasalan, karena setiap Nada minum obat susahnya luar biasa, sudah mencoba berbagai macam cara, namun gagal, ujung-ujungnya saya kembali memaksa. Nada mengamuk meronta-ronta saya dekap dengan kuat, sampai ia tak mampu menolak, memasukan obat secara paksa ke mulutnya. Nada termasuk anak yang memiliki tenaga yang cukup kuat untuk seusianya menurut saya, sampai terkadang saya kewalahan memegangi Nada sendiri, jika tidak mampu saya minta tolong suami. Bahkan pernah suatu ketika Nada sakit bapil dan dokter menyarankan untuk Nebu, suami dan saya kewalahan memegangi Nada ketika Nebu. Sepanjang Nebu ia menangis meronta-ronta, berapa kali alat nebu lepas, saya dan suami sampai kewalahan memegangi Nada ketika itu. Huh πŸ˜₯

Read more

TIPS AGAR NGEBLOG RUTIN, MALAS MENYINGKIR – PRODUKTIVITAS NGEBLOG

 

Tak dipungkiri saat ini dunia blogger berkembang sangat pesat berbanding lurus dengan teknologi digital yang terus berevolusi menjadi semakin maju. Kini, banyak orang berbondong-bondong masuk dunia blogger, kebanyakan dari mereka yang memiliki hobi menulis dan berbagi. Ternyata tidak hanya sebatas hobi, blogger kini bisa dikatakan profesi yang cukup menjanjikan loh. Bukan sembarang blogger, tentunya blogger profesional yang sudah memiliki jam terbang, yang berpengalaman dan memiliki kualitas baik dalam konten tulisan blognya.

Tentunya menjadi blogger profesional tak serta-merta seperti membalikan telapak tangan, tetaplah harus banyak belajar dan berlatih. Tak sedikit blogger pemula hanya semangat di awal namun tak bertahan lama,Β  karena berbagai macam alasan tentunya. Ngeblog juga perlu konsistensi, nah yang paling sulit memang konsistennya ini, apalagi untuk blogger pemula yang harusnya banyak berlatih.

Saya bisa dikatakan sebagai blogger pemula, mengalami juga masa-masa semangat diawal dan kemudian menghilang πŸ™ˆ. Biasanya alasannya karena gak mood nulis, gak ada ide, gak ada waktu, minder liat tulisan dan blognya orang lain bagus-bagus. Padahal seharusnya ini bisa jadi motivasi untuk bisa seperti mereka ya. Setelah saya beberapa kali timbul tenggelam dalam dunia blogger, dan bertanya pada diri sendiri, bagaimana mau jadi blogger profesional kalau malas-malasan seperti ini. Akhirnya saya membuat strategi agar bisa terus konsisten ngeblog.

Alhamdulillah sekarang saya sudah tidak pernah menghilang lagi dan malah semakin semangat belajar dan berlatih ngeblog. Berikut beberapa tips yang saya lakukan untuk bisa konsisten ngeblog ;

1. Kuatkan Niat/Tujuan
Niat/tujuan ini menjadi hal yang paling penting dalam melakukan segala sesuatu termasuk dalam ngeblog ini. Tanyakan pada diri sendiri tujuan/niat untuk ngeblog itu apa sih. Kalau saya ingin mengembangkan diri, menyalurkan hobi menulis secara positif, ingin berbagi ilmu dan pengalaman untuk orang lain. Niat ini bisa jadi motivasi ketika sedang khilaf, hihi. Maksudnya ketika sedang tidak semangat ngeblog. Ketika malas datang kembali ingat niat awal, kembali ingat tujuan ngeblog apa dan manfaat untuk diri sendiri dari kegiatan ngeblog apa?, bisa menyalurkan hobi nulis, mengembangkan diri, berbagi ilmu dan pengalaman untuk orang lain, jadi berputar kembali lagi ke niat. Dan salah satu dasar motivasi dari niat saya adalah ilmu yang bermanfaat salah satu amal jariah yang tidak akan pernah putus sampai akhirat. Tentunya niat/tujuannya harus positif dulu ya. Kalau masih negatif coba luruskan dulu niatnya dan buat jadi positif.

2. Banyak Membaca


Alasan timbul tengelam ngeblog itu salah satunya adalah tidak ada ide atau bingung merangkai kata-kata dalam menulisnya. Nah ini solusinya banyak baca, selain banyak wawasan yang akan memunculkan ide-ide dalam diri kita, otomatis juga akan menambah kosa kata kita dalam menulis, dan ini salah satu modal menjadi penulis dan blogger ya. Bisa baca buku, mampir ke blog teman dan baca-baca tulisannya, baca majalah atau apa saja yang dapat menambah wawasan dan perbendaharaan kata kita nantinya.

3. Mengikuti Berbagai Macam Event
Ini juga salah satu cara untuk menambah ide dan wawasan kita, tak hanya itu mengikuti berbagai macam event blogger juga membuka jalan memperluas pertemanan kita dengan blogger-blogger lain. Semakin banyak teman semakin semangat ngeblog kan? Hehe.

4. Masuk dalam Komunitas Blogger
Nah ini yang tak kalah penting, komunitas akan membantu kita belajar dan berlatih menjadi blogger profesional. Kita juga belajar bagaimana bisa berkontribusi positif dalam komunitas tersebut. Banyak informasi kegiatan blogger, dan kita semakin kuat dengan komunitas.

5. Mengikuti Lomba Blog
Ini salah satu andalan saya dalam konsisten ngeblog, yup ikutan lomba, hihi. Tujuannya adalah untuk berlatih, seolah dipaksa ngeblog
Apalagi lomba sudah ada ketentuan tema dll. Sehingga lebih memudahkan untuk mencari ide, menurut saya 😁. Ketika kalah gak masalah, sudah bersyukur karena bisa ngisi blog terus, jadi gak menghilang lagi, hihi. Karena niat awalnya untuk strategi konsisten ngeblog. Ketika menang? Ini bonus dari Allah karena kesungguhan kita.

6. Buat Mood Selalu Datang
Alasan lainnya ya gak mood nulis, ini bisa siasati dengan memunculkan mood. Jadi jangan menunggu mood datang, karena kalau menunggu entah kapan datangnya 😁. Deadline banyak tapi mood belum datang, ide sudah banyak tapi mood belum datang, lomba sebentar lagi ditutup tapi mood belum datang, cape deh kalau nunggu mood πŸ˜…. Kita bisa kok membuat mood itu selalu datang, caranya? Buat situasi dan kondisi supaya mood datang. Ini setiap individu berbeda, ada yang nyaman ketika menulis sambil minum kopi / teh ditemani cemilan, atau nyaman ketika menulis sambil mendengarkan musik, atau seperti saya, nyaman ketika menulis setelah anak tidur, emak-emak life banget ya πŸ˜‚.

Nah itu tips dari saya agar konsisten ngeblog, teman-teman juga bisa baca tulisannya Intan Novriza Komala Sari tentang Meningkatkan Produktifitas NgeblogΒ  .

Tulisan ini diikut sertakan dalam #KEBBloggingCollab kelompok DiSas, Post Trigger ke-5.

Dukung Anak Memiliki Kecerdasan Menyeluruh (IQ, EQ dan SQ)

Kecerdasan seorang anak erat kaitannya dengan dukungan orang tua. Dukungan dalam arti orang tua bergerak aktif memfasilitasi, mendampingi, mendidik anak untuk memiliki dan meningkatkan kecerdasannya. Penting orang tua meningkatkan kecerdasan anak demi kebahagiaan hidup, hidup yang bermakna (Meaningful Life). Hidup yang bermakna adalah kebahagiaan dalam berbagi (pleasure in giving), lebih tinggi lagi dari tingkat kehidupan yang nyaman.

Putri kami, Qatrunada Hulwah Dawamah kini berusia 17 bulan, sudah menunjukan kecerdasan sesuai dengan tahap perkembangan usianya. Kami sebagai orang tua terus belajar untuk membantu meningkatkan kecerdasan anak, agar kecerdasannya menyeluruh ke semua bagian. Karena kecerdasan dikategorikan menjadi 3 bagian, yaitu ;

1. Kecerdasan Intelegensi (Intellectual Quotient)

Anak cerdas itu memiliki kemampuan untuk menalar, merencanakan, memecahkan masalah, berfikir, kemampuan bahasa, dll.

Qatrunada sudah bisa memilih buku sendiri, membuka-buka bukunya dan bercerita dengan bahasanya yang belum sempurna, meminta kami untuk membacakan buku untuknya. Anak cerdas itu cinta pada buku 😊. Ia sudah bisa menunjuk anggota badan, mengenal beberapa hewan, sayuran dan juga buah-buahan. Ia sudah mengerti bahasa perintah yang sederhana, seperti; “tolong ambilkan tisu” “tolong buang sampah ke tempatnya”, dsb. Anak cerdas itu cepat tangap.

2. Kecerdasan Emosi (Emotional Intellegence)

Anak cerdas itu memiliki kemampuan berempati, bersosialisasi, adaptasi dan memiliki attitude yang baik.

Qatrunada sudah bisa salam kepada orang yang lebih tua. Ia juga selalu mengetuk pintu ketika akan masuk rumah, mengucapkan salam ketika bertemu dengan keluarga/teman/tetangga, dadah dan kiss bye ketika berpisah. Anak cersas itu sopan dan santun.

3. Kecerdasan Spiritual (Spiritual Intellegence)

Anak cerdas itu memiliki kemampuan untuk mengenal Tuhan nya dan memahami posisinya sebagai hamba.

Qatrunada sering mengikuti gerakan shalat, walau belum sempurna, ia mengadahkan tangan ketika akan berdoa, bergumam dan menujuk-nunjuk isi dalam Al-Quran ketika sedang mengaji. Ketika ditanya “Binatang, ciptaan siapa?”, dan pertanyaan sejenisnya, ia akan menjawab “Awoh” maksudnya adalah Allah, ia belum mampu berbicara dengan jelas dan sempurna. Ketika sudah selesai makan dan minum selalu berkata “llaaahh”, maksudnya alhamdulillah. Anak cerdas itu yang ta’at kepada Allah dan RasulNya.

Tentunya ketiga bagian kecerdasan ini sangat penting dimiliki oleh anak, sehingga kecerdasannya menyeluruh, menyangkut IQ, EQ dan SQ. Untuk membentuk kecerdasan anak secara menyeluruh, tentunya orang tua harus memberikan effort lebih. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan orang tua dalam mendukung kecerdasan anak :

1. Memberikan Contoh/Tauladan yang Baik

Anak adalah seorang peniru ulung, apa yang ia lihat akan ia lakukan. Oleh karena itu, orang tua sebagai role model pertama dan utama untuk anak, sangat penting memberikan contoh/tauladan yang baik, dalam perilaku maupun perkataan. Bahkan banyak riset yang menunjukan bahwa anak akan lebih mudah mencontoh dibandingkan memahami perkataan orang dewasa.

2. Mengajak Anak Berbicara dan Bercerita

Sering mengajak anak berkomunikasi selayaknya kita mengobrol dengan teman. Coba untuk membuka diskusi dengan anak, berdiskusi hal yang simpel saja, seperti; akan menghabiskan liburan bersama dimana akhir pekan ini, ketika ibu bingung ingin memasak apa hari ini, bisa coba mintai pendapat anak. Sering bercerita tentang apa saja, bisa mendongengkan cerita di dalam buku, atau cerita tentang masa-masa ibu mengandung si kecil misalnya.
Dengan sering mengajak berbicara dan bercerita, akan meningkatkan kecerdasan anak baik dalam hal perkembangan bahasa dan otaknya. Selain itu, anak akan lebih percaya diri dan merasa berharga.

3. Mendampingi Anak dalam Bermain dan Belajar

Dampingi anak dalam proses bermain dan belajarnya, jiwa dan raga orang tua harus berada bersama anak ketika itu, dalam arti kita benar-benar bermain bersamanya, fisik, pikiran dan hati kita. Banyak orang tua yang fisiknya mendampingi namun tidak dengan pikiran dan hatinya, fisiknya ada disamping anak namun fokusnya pada smartphone. Bagaimanapun yang lebih berharga itu quality time (kualitas waktu bersama) dibandingkan quantity time (lamanya waktu bersama).

4. Memberikan Apresiasi dan Menanamkan Konsekuensi

Setiap kali anak melakukan hal baru dan itu baik, maka beri apresiasi. Apresiasi sangat sederhana, misalnya dengan mengacungkan jempol, bertepuk tangan atau mengatakan “anak ibu/ayah hebat”, itu sudah masuk ke dalam apresiasi, ini sangat bermakna untuk anak dan dapat menguatkan prilaku tersebut.

Ketika anak melakukan hal yang kurang/tidak baik, maka tanamkan konsekuensi. Misalnya; ketika ia lompat-lompat diatas kasur, dan kita ingatkan untuk turun karena khawatir terjatuh, namun ia mengabaikannya dan tetap melompat-lompat, ketika ia terjatuh maka itu konsekuensi yang ia harus terima dari pilihannya. Katakan bahwa ini adalah konsekuensi ia yang mengabaikan peringatan ibu/ayah. Ini juga membantu untuk memperlemah perilaku kurang/tidak baik.

Apresiasi dan konsekuensi ini berbeda dengan reward dan punishment. Saya pribadi lebih memilih menanamkan apresiasi dan konsekuensi.

5. Memberikan Nutrisi yang Baik dan Seimbang

Ini tak kalah penting, mencetak generasi dengan kecerdasan optimal dan menyeluruh pastinya harus dengan nutrisi yang cukup, baik dan seimbang. Beri anak makanan yang dapat membantu mengoptimalkan kecerdasannya, bantu anak untuk menyukai makanan-makanan sehat seperti sayuran, buah, daging, ikan dan perlu dibiasakan sejak dini.

Orang tua bisa memberikan Cerebrofort, multivitamin anak untuk membantu kecerdasan si kecil, kini Cerebrofort dalam berbagai kemasan yang tentunya disukai anak seperti Marine Gummy ini.

Tips Menjaga Kesehatan Ibu Menyusui yang Berpuasa

Setelah 2 tahun absen berpuasa di bulan Ramadhan, karena hamil dan menyusui. Tahun ini saya kembali berpuasa, walau masih menyusui tapi setidaknya Qatrunada sudah bisa makan dan minum banyak variasi karena sudah masuk usia 16 bulan. Tidak seperti tahun lalu, Qatrunada hanya mengandalkan ASI Esklusif saja untuk asupannya, sehingga saya memutuskan untuk tidak berpuasa tahun lalu.

Puasa kali ini cukup berat bagi saya, karena saya butuh adaptasi kembali, terutama pada tubuh saya. Semenjak hamil dan menyusui, intensitas makan saya bertambah sampai saat ini πŸ™Š. Karena tak dipungkiri setalah menyusui rasanya perut kosong seperti belum makan seharian, wkwk.

Hari-hari pertama puasa, tubuh saya bereaksi seperti kaget, yang asalnya banyak makan tiba-tiba kosong seharian, saya masuk angin dan magh kambuh. Kebetulan memang saya memiliki magh namun sudah lama sekali tidak kambuh, baru kemarin merasakan kambuh lagi dan bulak-baik ke kamar mandi ditambah dengan masuk angin.

Tiga hari pertama saya berhasil menuntaskan puasa penuh, dihari keempat, Qatrunada sakit, batuk pilek juga masuk angin, BAB bisa 3-4 kali sehari. Ia tidak nafsu makan, inginnya nenen saja terus, akhirnya saya memutuskan tidak berpuasa lagi sampai Nada sembuh atau setidaknya sampai nafsu makannya kembali lagi.

Ternyata sakitnya Nada cukup lama, sekitar semingguan, di hari ke 7 ramadhan, saya kembali berpuasa karena Nada sudah mau makan dan minum cukup banyak walau kondisinya belum sepenuhnya sehat. Dari sini saya baru menyadari bahwa penting banget persiapan sebelum memasuki bulan puasa, apalagi orang seperti saya yang seperti sedang belajar puasa lagi, hihihi.

Jadi ketika mulai puasa kembali saya membuat strategi agar puasa tetap dalam kondisi sehat. Berikut tips yang bisa saya bagikan untuk ibu-ibu yang kembali ingin berpuasa setelah absen karena kewajiban lain.

1. Berlatih Puasa Sunnah ketika Mendekati Bulan Puasa
Ketika kita sudah berniat untuk berpuasa di ramadhan tahun ini, ada baiknya kita beelatih terlebih dahulu dengan saum sunnah, bisa saum senin kamis atauoun saum pertengahan bulan. Tujuannya agar adaptasi mulai berjalan, adaptasi pada tubuh dan mental kita juga. Karena tak dipungkiri hamil dan menyusui menambah intensitas dan nafsu makan sehingga ketika tiba-tiba berpuasa tubuh kita akan kaget. Seperti yang saya alami kemarin, memang tak dipungkiri saya sangat kurang persiapan untuk menjalankan ibadah puasa. Jika ingin mengulang saya akan berlatih buasa sunnah duku beberapa minggu sebelum measuki bulan puasa, sehingga bisa adaptasi lebih cepat dan ketika bulan puasa tiba sudah lebih siap mental dan tubuh kita.

2. Kontrol Makan dan Minum ketika akan Memasuki bulan Puasa
Seperti yang sudah dikatakan tadi bahwa saya pribadi ketika hamil dan menyusui intensitas dan porsi makan jadi bertambah banyak, bawaannya lapet terus, πŸ™ŠπŸ™ˆ. Makanya ketika puasa, perut yang asalnya diisi buanyak makanan tiba-tiba harus kosong seharian. Jadilah lambungnya kaget dan sakit magh hadir lagi, ditambah masuk angin juga πŸ˜…. Lagi-lagi karena saya menganggap sepele puasa ini, jadi tidak mempersiapkan benar-benar untuk berlatih puasa kembali. Seolag-olah akan lancar tanpan hambatan seperti dulu, eh ternyata tak sesuai perkiraan. Jika ingim mengulang, beberapa minggu sebelum memasuki bulan puasa saya akan kontrol asupan dan intensitas makanan, sehingga tubuh tidak kaget ketika berpuasa.

3. Banyak Minum Air Putih
Tanpa disuruhpun saya sudah akan minum buanyak air putih karena hauuuss bangeet. Jujurly yang berat dari ibadah puasa ini adalah nahan haus, serius. Apalagi kalau udah nyusuin itu duh sereett sampai kadang tengorokan berasa sakit karena kering. Makanya ketika berbuka itu nikmat yang tidak ternilai untuk busui seperti saya adalah minum. Tubuh kita juga membutuhkan banyak cairan kan ya, ditambah mengASIhi, jadi minum air putih yang banyak ini udah harga mati bagi saya, hehe.

4. Makan Buah dan Sayur
Tentunya lengkapi dengan gizi yang seimbang juga, buah dan sayur udah paling bener, semua praktisi kesehatan pasti bilangnya begitu kan. Karena tak dipungkiri kalau busui butuh nutrisi lebih untuk baby nya juga agar gizinya terpenuhi.

5. Hindari Beraktifitas Berat
Ini berlaku untuk saya, bawaannya lemes cyin πŸ˜‚. Jadi saya menghindari aktifitas-aitifitas berat, biar sama ayahnya aja πŸ˜…. Tapi untuk aktifitas biasa seperti mencuci, nyapu, ngepel, masak, nyetrika, dll. Itu mah makanan sehari-hari lah yaa, bukan termasuk aktifitas berat untuk seorang ibu 😁.

Alhamdulillah sekarang Qatrunada sudah sehat, sayapun sudah lancar berpuasa tanpa masuk angin dan magh kambuh lagi, hihi.
Moga tips ini bermanfaat bagi buibu yang masih menyusui dan ingin berpuasa.

Kalaupun busui tidak mampu berpuasa, Allah sudah memberikan keringanan ko, jadi jangan terlalu dipaksakan dan mengorbankan titipanNya yang masih butuh ASI. Apapun keputusannya berpuasa atau tidak, kita yang berhak menentukan karena kita yang tau kondisi diri kita dan bayi kita. Dua-duanya ibadah ko, dua-duanya berpahala, In Sha Allah 😊😘.

Nah selain tips sehat bagi ibu menyusui saat puasa, bagi teman-teman yang masih ingin aktif berolahraga saat berpuasa, mari simak tips dari Firsty Ukhti Molyndi di artikelnya ‘Olahraga saat Puasa? Ini Tipsnya’.

Tulisan ini diikutsertakan dalam #KEBBloggingCollab kelompok Dian Sastro dengan post trigger Tips Kesehatan Saat Berpuasa.

TIPS NGEMIL SEHAT

Untuk seorang ibu yang punya anak-anak usia sekolah, sering bingung dan khawatir dengan jajanan sekolah jaman sekarang yang kurang higienis dan belum terjamin kelayakan konsumsinya, karena ditakutkan ada bahan-bahan berbahaya di dalamnya. Walaupun saya belum memiliki anak usia sekolah, namun sudah terbayang bagaimana khawatirnya.

Sekarangpun Qatrunada 15 bulan sudah bisa memilih cemilan yang ia suka dan tidak suka, lalu bagaimana nanti jika ia sudah bisa dan mengerti jajan sendiri lalu memilih jajanan yang tidak sehat. Namun tak mungkin juga melarang ia sama sekali tak jajan diluar. Lalu bagaimana yaa menyiasatinya, simak tips berikut yuk :

1. Buatkan Bekal dari Rumah

Buatlah bekal makanan dari rumah untuk anak-anak, ini solusi untuk terjaminnya kebersihan dan kesehatan. Namun, tak sedikit anak menolak membawa bekal, ini bisa disiasati dengan menu yang bervariasi dan buat bekalnya menjadi menarik. Memang ini akan butuh effort lebih dari ibu, namun juga akan membuat ibu lebih tenang.

2. Berikan Pembiasaan untuk MakanΒ Makanan Rumah dan Tidak Jajan Sembarangan.

Ini merupakan proses panjang karena menyangkut pembiasaan. Berikan pembiasaan makan masakan rumah sejak kecil bahkan dari anak baru belajar makan, ini tentu akan meminimalisir dirinya untuk tidak sembarangan membeli jajanan luar. Sesekali ajaklah anak membeli makanan diluar, ajarkan jajan yang tidak sembarangan itu seperti apa. Sehingga ia tidak bosan dan tidak lapar mata ketika menemukan jajanan di sekoh kelak.

3. Beri Edukasi Tentang Jajanan Sehat dan Tidak Sehat

Setelah anak mulai mengerti, jelaskan secara perlahan tentang jajanan sehat itu yang seperti apa dan jajanan yang tidak sehat itu yang seperti apa. Jelaskan dengan bahasa sedernaha agar mudah dipahami anak.

Yang namanya cemilan ini emang ga bisa dipisahkan dalam kehidupan kita yaa, termasuk saya dan keluarga yang suka ngemil, Hihihi. Ngemil adalah sesuatu yang menyenangkan, apalagi ketika sambil nonton, sambil kumpul bersama keluarga atau teman, sambil baca buku 😍, bahkan ketika dalam perjalananpun harus sedia banyak nih cemilan. Bener apa betul? πŸ˜†.

Dalam dunia kesehatan, ngemil ini kaya rambu-rambu kuning di stopan jalan, tetap harus hati-hati, karena cemilan ini identik dengan rendah gizi dan makanan siap saji atau junkfood. Duh agak was-was, mana saya dan keluarga itu ga bisa terpisahkan sama yang namanya nyemil πŸ™Š.

Ee tapi nyemil ini bukan sesuatu yang sepenuhnya buruk loh. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) justru menyarankan pemberian camilan sehat untuk anak, sebanyak 2 kali sehari di sela waktu makan utama. Nah, ternyata nyemil juga baik loh ya asal kita bisa mengontrol dan memilih cemilan yang sehat.

Karena saya dan keluarga memang suka ngemil, jadi penting banget buat saya memilih cemilan yang sehat untuk keluarga, dan menerapkan cara ngemil sehat, apalagi saya adalah seorang ibu yang berperan penting dalam kesehatan keluarga.

Yuk simak tips ngemil sehat berikut :

1. Sediakan Cemilan yang Bergizi

Bisa memilih cemilan yang kaya nutrisi, mengandung karbohidrat, protein, lemak secara seimbang. Biasanya saya membuat cemilan sediri dirumah, lebih sehat dan hemat tentunya 😁.

2. Memilih Cemilan yang Aman

Penting banget buat kita mengecek apakah cemilan tersebut aman atau tidak untuk di konsumsi. Aman dari segi komposisinya dan proses pembuatannya, pastikan cemilan yang kita pilih sudah terdaftar BPOM. Bagi yang muslim, penting banget memastikan makanan tersebut halal untuk dikonsumsi, jadi pastikan cemilan yang kita pilih sudah tertera label Halal dari MUI.

3. Mengontrol Waktu dan Porsi Ngemil

Ini penting banget, karena tak sedikit yang lupa makan makanan utama karena sudah kenyang dengan ngemilnya ini, sesuatu yang berlebihan tetap tidak baik. Jadi pastikan porsi cemilan lebih kecil dibandingkan makanan utama dan tetapkan waktu untuk ngemil agar tidak menganggu waktu makan utama.

4. Biaskan Minum Air Putih Setelah Ngemil

Biasanya ketika ngemil lupa minum, atau biasanya minum dengan minuman berwarna atau bersoda. Minum air putih bukan hanya setelah makan makanan utama, setelah ngemilpun penting untuk melancarkan sistem kerja pencernaan. Sebagian besar tubuh kita terdiri dari cairan sehingga tak dipungkiri bahwa air putih ini penting untuk kesehatan tubuh kita.

5. Jangan Lupa Sikat Gigi Pagi dan Malam

Ini menjadi hal yang wajib bagi semua orang agar terjaga kebersihan gigi dan mulut. Apalagi bagi orang yang suka makanan manis apalagi anak-anak yaa, etapi saya dan keluarga juga suka loh makanan manis, hihihi. Para ibu yang memiliki anak-anak bisa diajarkan dan dibiasakan sejak dini yaa tentang sikat gigi pagi dan malam ini.

Tak dipungkiri kalau saya dan keluarga suka dengan cemilan yang manis. Tak ada yang salah dengan cemilan manis, asal melakukan ngemil sehat seperti yang sudah dijelaskan diatas.

Berbicara cemilan manis, Salah satu cemilan manis yang saya dan keluarga adalah permen pindy susu. Permen pindy susu sangat cocok menemani waktu me time dan waktu berkumpul dengan keluarga. Cocok juga untuk semua usia, dari anak-anak, remaja, dewasa sampai nene kake juga loh karena permen pindy susu ini berstektur lembut dan mudah diemut. Permen Pindy Susu ini punya tiga varian rasa yaitu rasa susu, coklat dan stroberi.

Kandungannya berbahan dasar susu dan aman untuk dikonsumsi karena sudah bersertifikat halal dari MUI nomor 00110067461213 dan sudah terdaftar di BPOM ;
🍭 Chocolate and Milk Chewy Candy, BPOM RI MD 224510031005
🍭 Milk Chewy Candy, BPOM RI MD 224510033005
🍭 Strawberry and Milk Chewy Candy, BPOM RI MD 224510008005

Jadi permen pindy susu ini aman, layak edar dan layak konsumsi yaa. Nah yang mau tau informasi lebih lanjut dari Pindy Permen Susu bisa like dan follow media sosial nya yaa facebook Permen Pindy dan instagram @permenpindyid

Pilihan cemilan untuk keluarga dan yang pasti pindy permen susu aman dikonsumsi.

Bercak Merah di Badan si Kecil Setelah Panas Tinggi? Jangan Panik Mom. Simak Tips Berikut

Pernah merasakan panik karena anak mengalami panas tinggi naik turun? Wow perasaan emaknya kaya main jetkoster yaa 😧😧

Anak panas tinggi sampai 39Β°C naik turun lebih dari 3 hari dan setelahnya muncul bintik merah. Jangan panik mak, mungkin itu Resoela Infantum. Apa itu?. Simak cerita pengalaman saya dan tips ketika anak terkena reseola yuk πŸ˜€.

Di usia 13 bulan Qatrunada mengalami panas tinggi turun naik selama 4 hari. Panasnya mencapai 39Β°C 😡. Jangan tanya bagaimana perasaan ibu nya. Panik? Sungguh sangat panik dan sangaatt khawatir tapi suami selalu jadi ‘es’ buat saya mengajarkan untuk tetap logis dan tenang.

Per-4 jam saya cek menggunakan termoneter manual, saya pilih manual karena lebih akurat. Saya beri obat penurun panas ketika panasnya lebih dari 37.5 dan bonding skin to skin. Biar dia nemplok terus seharian ga masalah karena saya yakin saat ini ia sangat butuh itu.

Hari ke-2 panas kami memutuskan untuk membawanya ke Dokter. Namun, panasnya masih berlanjut sampai hari ke-4. Akhirnya kami memutuskan untuk cek Lab di hari ke-4. Karena sudah lewat 3 hari panasnya masih naik turun, dan Dokter juga menyarankan cek Lab.

Hasilnya leukosit turun, trombosit rawan namun masih dibatas normal. Jika leukosit semakin turun trombosit otomatis ikut turun juga. Jika trombosit turun maka harus segera di rujuk ke RS. Begitu penjelasan dokter atas hasil lab kepada kami.

Jelas itu membuat kami lega tapi tetap mawas, karena besok Qatrunada harus kembali cek darah untuk memastikan leukosit harus naik. Saya kembali membuat kesepakatan kerjasama dengan Qatrunada agar cepat sembuh.

Saya menjalin komukasi dan menjelaskan mengenai kondisi Qarunada ketika ia sedang menyusu dan skin to skin dengan saya. Saya mengajak Nada untuk mau banyak minum dan banyak istirahat juga berdoa pada Allah.

Saya yakin ia mengerti, saya yakin ia merasakan apa yang saya rasakan. Alhamdulillah ia mau banyak minum dan makan. Ia juga mau banyak tidur istirahat dengan baik.

Besoknya kami bersiap cek Lab kembali, hasilnya?

Hasilnya alhamdulillah baik, leukosit naik, trimbosit naik, semua aman. Saya sampaikan terimakasih pada Qatrunada atas kerjasamanya bahwa hasil cek lab nya bagus. Dan mengajak berterimakasih pada Allah bersama-sama. Yaa alhamdulillah semua atas kuasa Allah.

Namun di hari itu muncul ruam merah sekitaran muka dan badan Qatrunada. Saya kembali panik dan bertanya pada Dokter, tidak masalah selagi bintik merah tidak terlihat tambah banyak dan tambah jelas katanya.

Kamipun pulang walau saya masih belum sepenuhnya lega karena muncul ruam merah. Saya masih terus melakukan bonding skin to skin, cek suhu badan setiap 4 jam, memberi lebih banyak cairan, buah juga sayuran.

Lalu googling lah saya mencari tau ada apa dengan ruam merah ini. Dan keluarlah Roseola Infantum. Apa itu?

Roseola, atau yang juga disebut dengan eksantema subitum, adalah infeksi virus yang menyerang bayi atau anak-anak, ditandai dengan gejala demam dan ruam merah muda di kulit. Umumnya, penyakit ini dialami oleh anak usia 6 bulan sampai 2 tahun.

Gejala roseola biasanya muncul setelah 1-2 minggu virus masuk ke dalam tubuh. Pada tahap awal, bayi atau anak-anak yang terkena roseola akan mengalami demam, batuk disertai pilek, sakit tenggorokan, dan tidak nafsu makan.

Demam umumnya mereda dalam waktu 3-5 hari dan diikuti dengan timbulya ruam kulitberwarna merah muda. Ruam ini tidak terasa gatal dan awalnya muncul pada dada, perut, dan punggung, lalu menyebar ke lengan, leher dan wajah. Dalam waktu dua hari, ruam akan berangsur-angsur menghilang. (Sumber : Alodokter)

Saat mengalami ruam merah Qatrunada sangat rewel, 1 hari full ia maunya hanya menyusu dan tidur di pelukan saya. Dan saya tak pernah membatasi itu, saya ikhlas seharian untuk Nada. Sudah tutup mata dan telinga untuk pekerjaan lainnya, biarkan saja. Alhamdulillah Ayah Nada selalu bantu selalu support ❀.

Dan benar saja setelah 2 hari ruam merah itu hilang dengan sendirinya. Qatrunada sudah aktif bermain kembali. Alhamdulillah 😊.

Untuk ibu-ibu ketika anak demam tinggi dan muncul ruam merah, tidak usah panik dulu. Mungkin itu Roseola Infantum.

Beberapa tips dari saya ketika anak terkena Reseola Infantum :

πŸŽ€ Selalu sedia obat penurun panas, cek suhu badan anak berkala 4 jam sekali dan jika diatas 37.5Β°C maka berilah obat penurun panas.

πŸŽ€ Kompres air hangat bisa di kening atay di lipatan ketiak.

πŸŽ€ Banyak minum, minum ASI atau air putih juga makanan sehat buah dan sayur.

πŸŽ€ Bonding skin to skin masih jurus tokcer ibu Nada ketika Nada sakit. Karena ia butuh rasa aman dan nyaman. Semua ia dapatkan yaa di puting susu ibunya atau di ketek ibunya πŸ™ˆ.

πŸŽ€ Sugesti positif dengan mengkomukasikan tentang segala sesuatu yang dialaminya, yang dirasakannya dan yang harus ia lakukan. Percaya, ia mengerti.

πŸŽ€ Jika tidak ada perubahan signifikan bahkan panas semakin tinggi dan bercak merah semakin terlihat jelas segera hubungi dokter yaa mom.

Tidak usah panik bu, Insya Allah anak ibu akan segera pulih dan antibody nya akan meningkat setelah ini. Kata dokter menenangkan saya yang panik. Terimakasih dok 😊😊

Perjuangan ASI untuk Qatrunada

Ini foto Qatrunada waktu masuk RS karena bilirubin tinggi, menginap di RS 4 hari.

Sebelumnya dari hari kelahiran Nada susah sekali untuk bangun, tidur terus. ASI juga belum keluar sampai hari ke-3 baru keluar itupun sedikit. Yang tadinya niat tidak memberinya susu formula karena keterpaksaan ASI belum keluar Nada pun saya beri sufor sementara, sambil saya terus di berjuang memberi ASI. Saya terus nenenin walau ia menolak, saya juga memerah manual menggunakan tangan.

Read more

Scroll To Top