Story HikmahNisa

Day9 Game Level2 Melatih Kemandirian Anak Bunsay IIP

Hari ini Qatrunada naik kereya ke Bandung, mau kerumah Abah dan Ambu karena hari sabtunya ibu dan ayah ada undangan pernikahan tanteu Disa, sahabatnya Ibu 😊.

Qatrunada anteng banget dalam kereta main dan bobo. Ga rewel sedikitpun, alhamdulillah. Doi berdiri di kursi  menghadap jendela liat pemandangan yang Masya Allah luar biasa indah, ciptaan Allah, terus doi ngemil kue sendiri sambil ngobrol sama ayahnya. Dan diakhiri dengen nenen dan bobo selama perjalanan. 

Sampai Bandung jangan ditanya betapa senang dan aktifnya doi kesana kesini, ngerangkak dan mapay-mapay meja dan tembok. Seneng banget ketemu abah ambu ateu sama mamang nya. 

Hari ini yang kelewat hanya satu, belajar berdiri tanpa pegangan. Karena saking hectic dan riweuhnya ibu ayah dan Nada focus main sama ateu dan mamang nya. Jadi kelupaan. 😅

Insya Allah besok lebih baik. Alhamdulillah untuk hari ini 😘

Day8 Game Level2 Melatih Kemandirian Anak Bunsay IIP

Pagi ini Qatrunada ke Posyandu buat di cek BB dan kesehatan sama petugas Posyandu. Alhamdulillah di 11 bulan ini BB Qatrunada di 9.7kg, 😊😊. Habis ditimbang dan di catat perkembangannya di buku pink, Qatrunada dapat oleh-oleh sayur sop dan semangka. Hhii

Pulang kerumah langsung makan semangkanya sendiri, lahap banget sampai berceceran kemana-mana, kena baju, kena karpet dll. Tapi ga masalah, semua bisa di bersihin dan di beresin nanti sama ibu. Yang penting Qatrunada belajar dari situ. Alhamdulillah cuma sekitar 5menit semangga udah ludes, walau ga bersih banget abisnya soalnya banyak juga yang jatuh berceceran. Tapi segitu udah bersyukur banget. Alhamdulillah. 😊😊

Oia, hari ini juga Nada bantuin Ibu packing buat besok kita ke Bandung. Doi naik-naik ke koper dan bisa hhii. Bingung turunnya, dan ibu hanya memperhatikan juga mengawasi disitu, ga membantu sama sekali. Dan akhirnya doi bisa turun sendiri dari atas koper. Barakallah tabarakallah. anak ibu makin pinter. Berlajar penyelesaian masalah sendiri tanpa dibantu. Good nak 👍.

Jadi itu udah masuk targey kemandirian solo play, belajar berdiri dan jalan loh.. karena naik ke koper perlu berdiri juga melangkah berjalan sekaligus bermain karena koper itu jadi mainan baru buat doi. Alhamdulillah 💖

Day7 Game Level2 Melatih Kemandirian Anak Bunsay IIP

Hari Rabu ini Qatrunada solo play dengan memilih mainan sendiri. Anteng banget main sendiri. Ibunya dicuekin gitu deh 😅. Bosen sama mainan yang itu, doi cari mainan yang aneh. 

Eemmm.. hampir semua baby seusia Qatrunada kayanya semua barang bisa dijadiin mainan mereka deh. Mungkin karena masa eksplorasi itu yaa. Dan rata-rata pasti dimasukin ke mulut. Yupp pusat kenikmatannya masih di mulut, masih pada masa oral.

Hari ini doi seneng mainin botol minuman, kebetulan kemarin Ayahnya bawahin minuman buat ibu buanyak, jadi Nada bisa mainin itu botol minum. hhii  

Makan pun tak kalah hebat, Nada mam pepaya hari ini. Uuhh lahapp sekali, habis tak bersisa hhi. Sengaja saya potong panjang-panjang biar dia belajar mengigit sedikit demi sedikit juga. Alhamfulillah berhasil 😘.

Belajar berdiri sendiri tanpa pegangan nya tidak maksimal hari ini, Nada sedang mager hehe. Jadi ketika di berdiriin doi ga mau, kakinya keukeuh nekuk aja mau duduk. 

Tapi papah-papah jalan ngerayap-rayap nya sudah semaikin cepat malah bida setengah lari. Alhamdulillah lagi dan lagi. 💖

Day6 Game Level2 Melatih Kemandirian Anak Bunsay IIP

Hari selasa ini Qatrunada banyak boci. Boci jam9 pagi bangun jam11an, boci lagi jam12 bangun jam3an (nah kalau ini bareng ibunya. Wkwk 😆). 

Yup sepertinya Nada benar-benar kecapean. Jadi ketika dia istirahat banyak itu ibunya seneng banget. Dan ketika bangun alhamdulillah seger lagi, mau main lagi dan ga serewel kemarin. Makannya juga jangan ditanya lahap banget. Masya Allah Tabarakallah 😊😊.

Sorenya, Itsa temennya Nada main kerumah, nah disini doi alhamdulillah lincah kembali, ada temennya juga mungkin yaah.. hhii

Nada dikasih cemilan sama Ibu nya Itsa dan alhamdulillah lahap tanpa bercecer, sampai cemilannya Itsa yang lagi dipegang sama Itsa pun diembatnya. Ckck laper apa doyan nak 😂. Sampai-sampai cemilan Ibu juga doi mau ambil. Duh naakk 😅.

Belajar papah-papah juga bareng sama Itsa, berdiri pegangan ke ranjang berdua dan mulai rayap-rayap. Hihihi. Ngerindang bareng juga, main bareng, walau ada tragedi berebut mainan dan akhirnya Ibu jadi penangah dengan menggambil mainan yang sedang jadi rebutan. 😂😂.

Alhamdulillah hari ini Nada sudah ceria lagi 💖.

Day5 Game Level2 Melatih Kemandirian Anak Bunsay IIP

Senin ini Qatrunada agak rewel pengennya nampok di emaknya. Ditinggal ke kamar mandi sebentar aja nangisnya ampun-ampunan. Sepertinya sedang tidak enak badan karena kemarin kecapean jalan-jalan terus pakai motor. 

Jadi apa boleh buat, hari ini melatih kemandiriannya kurang maksimal seperti biasanya.

Qatrunada hari ini makannya disupain, cuma makam kerupuk yang dipagang sendiri dan abis 1 kerupuk. Alhandulillah ga berceceran juga.

Berdiri dan belajar papah nya kurang maksimal karena pengennya di gendong terus lagi manis manja. Hihi tapi doi tadi sempet jalan merayap-rayap ke ra jang dan meja tv.

Oia sekarang Nada juga sudah bisa naik ke ranjang sendiri lohh walau masih butuh perjuangan. hihihi

Saya sedang ajarkan turun dari ranjang dengan posisi mundur supaya tidak jatuh, maklum Nada sudah beberapa kali jatuh dari kasur. Hiks

Mudah-mudahan besok bisa baikan dan lebih optimal dalam melatih kemandiriannya. Amiin. 😊😊

Day4 Game Level2 Melatih Kemandirian Anak BunSay IIP

Hari Minggu hari terakhir kami menghabiskan longweekend dirumah aki enin. Sore ini harus pulang kembali ke jakarta. 

Dan hari ini Qatrunada sedikit rewel, tidak seperti biasanya, mungkin karena kecapean kemarin seharian jalan-jalan, atau kecapean main sama abang dan teteh-tetehnya. 

Tapi alhamdulillah makan masih mau banyak (walau saya suapi), tapi BLW juga makan kerupuk. Malah ketika perupuk yang dimasih abis, doi ngambil sendiri ke tempat kerupuknya dan ngambil yang gede 😂😂.

Belajar jalan sudah semakin baik, papay-papaynya sudah semakin cepat sekarang. Ngerangkaknya aja sudah bisa setengah lari. Alhamdulillah Masya Allah.

Belajar berdiri tanpa pegangan sekarang sudah bisa sendiri, jadi dari duduk dia berdiri pegangan ke pundak saya dan lepas tangan sendiri. Durasinyapun sudah meningkat bisa sampai 1-3 menit. Tabarakallah.. alhamdulillah.

Tidak ada yang bisa saya keluhkan, ga ada nikmat yang bisa saya dustakan. ALLAH begitu baik memberi saya keluarga yang ‘sempurna’ dimata saya. Semoga cunta dan kasih sayang kami selalu bermuara padaNYA sehingga bisa terus kekal abadi sampai syurga. Amiin 💖

#Harikeempat

#Tantangan10Hari

#Level2

#KuliahBunSayIIP

#MelatihKemadirian

Day3 Game Level2 Melatih Kemandirian Anak BunSay IIP

Hari Sabtu pagi kami pergi ke pasar Depok beli tape uli kesukaan Ayahnya Nada, beli titipan WaBun buat dimasak hari ini dan beli pisang raja juga buat Qatrunada.

Ibu coba kasih pisangnya dengan metode dia gigit sendiri. Alhamdulillah bisa dan abis satu pisang. Dirumah dicoba buat dikasih setengah pisang terus dipegang sendiri sama Qatrunada. Dan hasilnya dimasukin semua ke mulut sampe mulutnya penuh 😅😅. Gapapa namanya masih belajar, ibu tetap awasin takut kebesekan atau melag. Tapi alhamdulillah enga.. dan ga berceceran kemana-mana makannya. 😊😊

Belajar berdiri sendiri tanpa pegangan masih proses juga dan belajar jalan dipapah juga masih terus diajarin. Tapi hari sabtu kemarin ga sesering hari-hari biasanya. Karena kami ngider sana-sini. Silaturahmi ke temen-temen organisasi SMA ayahnya dulu, terus silaturahmi ke abah ambu cibinong. dan terakhir di ajak main ke CCM (Cibinong City Mall) sama ambu, ateu dan mamang di Binong 😊.

Alhamdulillah.. 💖

Day2 Game Level2 Melatih Kemandirian Anak BunSay IIP

Hari ini Qatrunada liburan kerumah Aki..

Tadi pagi prepare packing bantuin ibu, ibu coba papah dengan satu tangan alhamdulillah berhasil Nada bisa dipapah dengan satu tangan walau masih palaur. Hehe
Di jalan kita naek kereta dan Nada nyemil biskuit. Walau ada goyangan dan gu jangan alhamdubillah makannya rapih ga berceceran dan abis 2biskuit.😊
Sampai rumah WaBun main sama teteh Afnan belajar berdiri tanpa pengangan, bisa beberapa detik kemudiam dia pegangan lagi atau duduk.. alhamdulillah 😘
Walau ketika liburan atau berpergian ngerjain atau melatih games levelnya ga semaksimal dirumah tapi alhamdulillah semua bisa dijalani. Insya Allah mudah-mudahan konsisten terus. 😘😘
#HariPertama

#Tantangan10Hari

#Level2

#KuliahBunSayIIP

#MelatihKemadirian

Day1 Game Level2 Melatih Kemandirian BunSay IIP

Hari ini mukai Games Level2 tentang Kemandirian Anak. 

Jujurly saya sampet bingung buat menerapkan kemandirian oada Qatrunada yang sekarang berusia hampir 11bulan. Karena dikatakan di materi ini kalau kemandirian anak itu bisa dibebtuk sejak dini diatas usia 12bulan. Karena dibawah 13bulan masih dikatakan bayi yang dominan bergantung pada orangtuanya. 

Tapi setelah saya baca-baca, tanya-tanya, discus dengan buibu member IIP juga yang memiliki anak usia dibawah 12bulan seperri saya, ternyata banyak banget inspirasi mau membentuk memandirian apa. 

Ternyata selama ini saya masih sempit mengartikan bentuk kemandirian, ketika timbuh kembang bayi tengkurap sendiri, duduk sendiri, belajat berdiri juga berjalan itu bentuk kemandirian juga lohh.

Akhirnya saya list beberapa kemandirian yang mau dibentuk sesuai usia tumbung kembang Qatrunada, diantaranya ;

1. Belajar berdiri tanpa berpegangan

2. Belajar berjalan

3. Solo Play ( memilih mainan dan bermain sendiri)

4. Memilih makanan dan makan sendiri (ketika sedang menggunakan metode BLW).

Kegalauan ga hanya sampai disitu, saya sekarang galau mau melatih kemandirian yang mana dulu.. hhii

Dan Bismillah saya akan melatih keempatnya pelan tapi pasti 😉.

Karena sebenarnya Qatrunada sudah melakukan keempatnya namun belum maksimal, yup belum konsisten dan masih belajar sehingga saya akan melatih kekonsistenannya dan belahar rerus mengembangkan skills nya ini di setiap hari 😘.

Ncuuss saya cerita pengerjaan games Level2 di Hari pertama ini ;

1. Belajar Berdiri Tanpa Berpegangan

Pagi ini abis mandi Qatrunada saya latih untuk berdiri tidak berpegangan dan sukses walau cuma beberapa detik saja, dia langsung pengangan lagi ke saya atau kembaki duduk. Tadi pagi saya latih 5x, sukses 2x, sisanya doi udah mau main jadi ga mau latihan lagi. Wkwk. Alhamdulillah lumayan untuk hari ini. 😊

2. Belajar Berjalan

Sebenarnta Qatrunada belum bisa benar-benar lepas dari pegangan ketika berjalan, lah berdiri tanpa pegangan juga baru belajar. Hihi. Tapi kalau jalan merayap ke tempok kemudian ke meja tv atau berpegangan ke ujung ranjang sudah biasa dari usia 9bulan. Alhamdulillah. Samakin kesini semakin lancar. Jadi tadi dia merayap berjalan dari tembok dan beralih pegangan ke meja tv, alhamdukilkah berhasil walau sedikit ileng dan sempat jatuh tapi saya diam (pura-pura ga tau gitu hhee) dan alhamdulillah dia bisa mengatasi jatuhnya itu, berdiri lagi dan kembali berhakan merayap 😘.

3. Solo Play

Setelah mandi dan makan seperti biasa saya selalu dudukan di tempat Qatrunada biasa bermain dan membuka tempat mainan, dan Qatrunada yang biasa mengeluarkan maunannya satu-satu. Tujuannya biar dia belajar memilih mainannya sendiri, ga berapa lama dia bosan dengan mainannya, ia berangjak ke tempat buku, mengambil buku Hallo Balita nya dan dia buka-buka sendiri, ehh ternyata bukunya sempat nyangkut di kakinya jadi kaya ‘pabaliut’ gitu 😅 sampai dia mau jatoh juga gara-gara itu. Saya tetap diam saja, biar dia menyelesaikan masalah ‘pabaliut’ dengan bukunya sendiri. Selama masih dibatas aman dan saya awasi. Alhamdulillah dia beehasil lagi 😘.

4. Makan dengan metode BLW

Sebenarnya saya bukan ‘tok’ menggunakan metode BLW saja. Malah kebanyakan Qateunada saya suami menggunakan sendok kalau makan. Jadi pake metode BLW itu ketika Qatrunada nyemil saja kebanyakan. Seperti hari ini, saya buat kukus sosis dipotong kecil-kecil buat cemilan Nada. 

Tadi pagi sambil menunggi makanan utamanya yaitu bubur organik salmon olus labu dan wortel masih saya masak di slowcooker. Jadilah ayahnya kasih cemilan sosis itu, karena saya masih berjibaku didapur. Hihihi. Metodenya ayahnya kasih sosis dihadapannya Nada dan Nada ambil pake tangan kanannya, karena kalau oakai tangan kiri ga akan kami kasih makananya. Hhiii. Alhamdulillah 1sosis abis 😘.
Alhamdulillah semoga terus konsisten dan terus naik tahap demi tahap kemandiriannya ya nak.. 😘😘
#HariPertama

#Tantangan10Hari

#Level2

#KuliahBunSayIIP

#MelatihKemadirian

Day15 Game Level1 KomProd Bunsay

Hari ini saya dan Qatrunada kompakan sakit..huhuhu

Terasa cenat-cenut tak karuan akibat gigi berlubang, merambat ke kepala dan tenggorokan. Sakit gigi itu membuat mood down dan serba salah. Ini yang sakit 1gigi aja loh, bagaimana kalau 2 atau 3 gigi? Atau semua gigi. Duuhh nauzubillah.. 

Yaa.. namanya sakit baru deh nyesel ketika sehatnya kenapa gigi ga dirawat, lupa bersyukur. Astagfirullah..

Tapi positifnya saya jadi diet terpaksa, ga ngemil, makanpun dikit banget. Yaa siapatau jadi langsingan. Wkwk 😂😂

Qatrunada juga lagi BAB terus, sedikit tapi sering dan panas juga suhu badannya. Jadi lagi manis manja. Sama saya juga manis manja sama suami. Yaa sama siapa lagi pan kita cuma ber3 dirumah 😅

Ketika suami akan pergi kerja hari ini, rasanya beraaaatt sekali bagi saya ber2 dengan Nada dengan kondisi yang tidak fit seperti ini. Tapi bismillah saja.

Dari subuh suami sudah menggantikan saya mengerjakan pekerjaan saya dirumah, nyuci, jemur, masak dll. Karena ketidakberdayaan saya dengan gigi yang semakim cenat cenut 😥.

Nadapun pengen nenpel terus dengan saya di gendongan. Rasanya? Duuhh teuparuguh.. 

Tapi ayahnya tetap harus berangkat kerja juga, ketika akan berangkat suami berkata pada Nada yang sedang dalam gendongan saya.

“Nak, ayah berangkat kerja dulu ya. Nada dan ibu lagi sama-sama sakit. Saling kerjasama ya nak, bantu ibu. Nada nenen mamam terus bobo yaa, istirahat.” Lalu sun tangan dan cium pipi juga kening.

Ayah berdiri tegak sejajar ibu, berkata :

“Ibu, sabar yaa sayang, makan terus minum obat jangan lupa.” Sun tangan, cium pipi juga kening. 

Ayah tau sekali bahwa Nada dan Ibu sedang butuh empati dari seorang suami dan ayah.

Siang menjelang sore, ibu sudah tidak kuat karema sakit semakin menjadi, khawatir tidak bisa menjaga Nada dengan baik sampai ayah pulang. Akhirnya ibu wa ayah agar bisa ijin pulang cepat.

Tak lama ayah pulang, dan semua pekerjaan ibu ayah handle, dari mulai urus Nada sampai urus ibu. 

Alhamdulillah.. 

Makasih banyak ayah.. 

#day15

#gamelevel1

#tantangan10hari

#komunikasiproduktif

#kuliahbunsayiip

Scroll To Top