Story HikmahNisa

Isi Tas Sebelum dan Sesudah Punya Anak

Saya pakai tas andalan 😄

Assalamualaikum,

Kali ini mau bongkar isi tas, ada apa saja dan alasan kenapa harus membawa barang tersebut. Perbedaan isi tas sebelum dan sesudah punya anak itu jelas bedanya loh, haha. Nanti akan di share juga perbandingan isi tas saya sebelum dan sesudah punya anak.

Btw, untuk tas saya lebih suka menggunakan ransel yang simpel dan ukuran kecil/sedang. Design nya tetap feminim dan tidak terlalu banyak aksesoris atau motif. Saya lebih suka yang polos dan warna netral, agar bisa cocok digunakan dengan berbagai motif / gaya berpakaian. Saya bukan tipe wanita yang suka mengoleksi tas, apalagi tas-tas mahal. Aish mending uangnya ditabung buat sekolah anak, haha. Sudah sangat menjiwai peran sebagai emak-emak, wkwk 🙈.

Read more

5 Tempat Makan Favorit dan Review Singkatnya

Assalamualaikum,

Kali ini mau menceritakan sekalian mereview warung atau tempat makan favorit saya dan keluarga. Semua bertempat di kota Bandung ya, walau sekarang domisili Jakarta, tapi tetap tempat makan fav semua di Bandung, haha. Susah move on guys 😅.

Lidah urang Sunda tidak bisa dipungkiri guys, jadi kami kurang cocok sama makanan-makanan mancanegara. Sangat mencintai produk lokal, haha. Padahal mah ndeso cyin 😝. Jadi mohon maaf di list berikut gak ada makanan Korea, Jepang atau Eropa 😂.

Berikut 5 tempat makan yang sering saya dan keluarga kunjungi 😘 :

Read more

5 Fakta tentang Sifat Diri Saya yang Sebenarnya 🙊

Assalamualaikum,

Kali ini mau nulis tentang fakta diri sendiri yang mungkin belum bahkan tidak diketahui oleh orang lain. Buka aib sendiri, haha 😅. Setiap individu pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Semoga tulisan ini jadi salah satu pengingat diri saya untuk lebih baik, juga jadi hikmah buat pembaca. Yang baiknya ambil, yang buruknya hempaskan saja, oke oce 😉.

Read more

Memperluas Jaringan, Menguatkan Sayap

Assalamualaikum,

Tak dipungkiri lingkungan sangat mempengaruhi diri kita. Maka pentingnya memilih lingkungan yang baik.

“Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (HR Bukhari dan Muslim).

Read more

Tips Memilih Nama Blog yang Mudah Diingat Pembaca dan Mendapat KeberkahanNya

 

Assalamualaikum..

Tentang memilih nama blog, saya pribadi tidak terlalu bingung memilih nama blog yang akan digunakan. Btw sebelumnya mau cerita dulu, jaman masih kuliah saya pernah buat blogspot namun isinya bukan tulisan tapi tutorial hijab dan OOTD gitu, haha. Secara dulu lagi hits banget hijab yang dimacem-macemin gitu, dan saya ikutan 😂. Dan itu tidak bertahan lama, saya kemudian lupa password dan sudah deh bye 😅. Nah dulu nama blogspot yang saya gunakan benar-benar nama lengkap saya, hikmahkhaerunnisa.blogspot.com .

Ketika sekarang memulai lagi dari awal membuat blog, saya memilih wordpress. Awalnya sih pakai yang gratis namun lama-lama mempelajari ini itu akhirnya saya ingin mencoba yang berbayar, sebagai tanda komitmen diri akan lebih serius ngeblog. Memilih nama blog tidak terlalu sulit, saya kembali mengambil nama saya, hanya saja lebih disingkat sehingga tidak terlalu panjang. Saya memilih nama HikmahNisa, kenapa? Berikut beberapa alasan saya memilih nama blog

  • Sebagai Ciri

Memilih nama sendiri untuk dijadikan nama blog untuk membentuk personal branding atau ciri diri sendiri, memperkenalkan nama si penulis. Blog awal memang mencirikan diri saya, jelas pakai nama lengkap, haha. Tapi ternyata tidak efektif dan efisien karena terlalu panjang dan ejaannya cukup sulit. Jadilah saya mengganti dengan nama  HikmahNisa, ini juga bisa dikatakan nama pena yang saya kenalkan pada pembaca.Singkat

Jujur saya pribadi lebih memilih nama blog yang singkat dibanding nama yang panjang, ngetiknya juga kadang belibet, apalagi ejaannya yang cukup ribet. Maka saya mempersingkat nama belakang Khaerunnisa menjadi Nisa saja untuk diambil mewakili nama blog.

  • Mudah

Nah ini berkaitan dengan ejaan, kadang untuk nama banyak yang salah di ejaan. Blog sebelumnya yang menggunakan nama belakang saya ‘khaerunnusa’ cukup membuat ribet, terdapat double ‘n’ kemudian ‘khae’ banyak yang mengejanya ‘khoe’. Ini akan sedikit menyulitkan pembaca untuk mengingat dan berkunjung ke blog.

Alhamdulillah nya nama depan saya memiliki ejaan yang simple, Hikmah. Nah saya tambahkan nama terakhir nama panjang saya, Nisa. Jadi HikmahNisa, sekarang tidak ada kata yang double apalagi triple, hehe. Dan nama HikmahNisa penulisan dan pengucapan sama dibacanya.

  • Arti yang Baik

Memilih nama blog tentu sebaiknya dengan arti yang baik. Sebagaimana orang tua menamai anaknya, memberi nama tentu dengan harapan dan doa terbaik. Begitupun dengan blog, ketika memilihkan nama yang baik untuk blog kita, Insya Allah akan berbuah baik pula nantinya. Orangtua saya menamai Hikmah yang artinya ilmu yang mendalam, penuh makna dan pelajaran. Sedangkan nama belakang yang saya pilih Nisa artinya perempuan. Sehingga dengan menamai blog saya HikmahNisa, berharap saya (perempuan) diberikan ilmu yang mendalam. Ilmu dan pengalaman yang saya bagikan lewat tulisan ini semoga bisa jadi hikmah (ilmu yang mendalam) bagi pembaca juga.

Empat alasan diatas mendasari saya memilih nama blog tujuannya tentu agar mudah diingat oleh pembaca dan tentunya berharap mendapat keberkahan dari Allah. Aamiin YRA 🙏. Semoga bermanfaat ya 😊❤

Tulisan ini diikut sertakan dalam Challage Blogger Perempuan Network.

Tema Blog Sebagai Gambaran Passion dan Personal Branding

Assalamualaikum,

Semenjak mengenal blog, saya fokus belajar seluk beluk menulis di blog, dari mulai sering blog walking dan rutin latihan. Sampai saat ini masih learning by doing, saya masih fokus belajar menulis untuk menghasilkan tulisan yang menarik, mudah dipahami dan disukai pembaca. Sedangkan untuk template, tema dll berkaitan dengan fisik blog, masih meraba-raba. Biasanya saya baca tulisan teman-teman dan coba mempraktekannya, namun ternyata tak semudah yang dibayangkan 😅. Sepertinya perlu ikut seminar atau belajar khusus pada ahlinya, haha #gapede.

Read more

Alasan Memilih Menulis dan Cerita Liku Menulisku

Assalamualaikum,

Ketika ditanya kenapa ngeblog? Ya karena suka nulis, alasannya klasik banget ya, haha. Ya memang itu kenyataannya. Namun saya kenal blog baru satu tahun 2017 loh. Helow? Kemana aja gw ? 😅.

Padahal, dulu semenjak SMP masih imut-imut bau kencur 😅 selalu rutin nulis diary, biasalah ya dulu kan jaman abegeh diary nya ga jauh-jauh masalah cowok, kecengan, pelajaran, teman, guru, dll. Nah,  SMA sudah mulai stabil lah ya emosinya, sudah mulai beranjak dewasa #cieelah 😂. Dari situ mulai ngembangin ke nulis-nulis cerpen, sampai akhirnya ikutan lomba dan dapat juara II se-kota Bandung saat itu, alhamdulillah. Dari situ ‘ngeh’ bahwa menulis membuat saya senang membuat saya tenang. Tetapi saya sempat off nulis selama kurang lebih 7 tahun loh dan sekarang saya menyesali itu. 😢

Sibuk bukan Alasan tidak Sempat Menulis

Semenjak lulus SMA dan fokus kuliah, saya tidak pernah menulis lagi. Jangankan kenal blog, nulis diary saja sudah terlupakan. Mengambil jurusan Psikologi yang dari awal sampai akhir masa perkuliahan padat sekali, belum lagi jarak antara rumah dan kampus saat itu cukup jauh. Sampai rumah hanya lelah yang tersisa dan di rumah benar-benar untuk tidur dan mandi. Apalagi saya termasuk mahasiswa yang aktif, beberapa organisasi dan memegang aslab (asisten laboratorium psikologi) saat itu. Sangat menguras waktu, tenaga dan pikiran.

Setelah lulus sepertinya saya sudah ‘lupa’ dulu saya suka sekali menulis, sudah ‘lupa’ bagaimana bahagianya saya ketika menulis, sudah ‘lupa’ bagaimana tenangnya hati saya ketika selesai menulis, bahkan sudah ‘lupa’ bagaimana memulainya kembali.

Kuliah 4 tahun ditambah berkarir 3 tahun tanpa menulis, membuat hidup berputar begitu saja tanpa terekam. Membuat yang harus dilupakan benar-benar terlupakan, bahkan membuat yang seharusnya diingat menjadi menguap dalam memori seiring berjalannya waktu.

Saat ini saya membayangkan bagaimana banyaknya kenangan indah, penuh emosi (sedih, senang, terharu, kecewa dll.) Selama itu, yang tidak saya tulis. Bahkan momen-momen berharga benar-benar berlalu begitu saja. Ahh.. saya benar-benar menyesal. Tak seharusnya alasan sibuk sampai melupakan untuk mengabadikan momen, rasa dan asa, karena itu tak akan terulang kembali.

Berkah Ibu Penuh Waktu

Memutuskan untuk ikut suami setelah menikah, pindah ke kota Metropolitan, untuk pertama kalinya jauh dari orang tua dan keluarga. Saat itu banyak kejutan-kejutan yang terjadi pada diri saya, terutama semenjak melahirkan dan memiliki seorang putri cantik, Qatrunada. Saya banyak belajar arti hidup setelah menikah dan menjadi seorang ibu. Kesibukan di ranah publik kini tak lagi saya alami, keputusan ini membuat saya menjadi rendah diri, merasa tak berharga, karena banyaknya waktu yang dihabiskan di rumah. Sangat berbanding terbalik ketika saya belum melahirkan dulu.

Namun ternyata dibalik itu, ALLAH menyiapkan berbagai macam keberkahan dalam hidup saya, salah satunya saya mengenal blog, memulai menulis kembali dan lebih bersemangat dalam berbagi. Ternyata keberkahan yang saya dapatkan menjadi ibu penuh waktu, belajar menjadi seorang mom blogger. Membagikan konten-konten positif tentang parenting dan pernikahan, background pendidikan saya juga sangat berperan, saya juga sering membagikan tema-tema psikologi. Kembali menekuni dunia menulis, membuat saya sungguh merasa bahagia, ‘ini yang saya butuhkan’ ‘ini yang saya cari’ yang dulu hilang selama 7 tahun, kini kembali ❤. Kini diri saya menjadi jauh merasa lebih berharga, saya menjadi ibu yang bahagia, Alhamdulillah. 

Tujuan Ngeblog

Kenal blog baru 1 tahun kebelakang, masih banyak yang harus saya pelajari berkaitan dengan ini. Namun menurut saya ada hal yang penting mendasar yang harus dimiliki sebelum memutuskan ngeblog, yaitu NIAT. Buat tujuan spesifik kenapa ngeblog, mulailah dengan jawab pertanyaan-pertanyaan seperti ; untuk apa ngeblog? Agar apa saya menulis di blog? Apa yang saya inginkan ketika ngeblog? Akan bagaimana arah blog saya nanti?. Yoyoi dijawab yu manteman, agar ngeblog lebih terarah dan sesuai dengan tujuan.

Sebelumnya, saya buat blog tidak punya tujuan jelas loh, ya wong saya merasa ga ada kerjaan, jadi ngapain ya? Ya ikut-ikut orang aja bikin blog gitu, wkwk. Dan benar adanya blog saya tak terarah, haha. Timbul tenggelam, malah banyak tenggelamnya, ga pernah update, ga ada yang baca, lah gimana mau ada yang baca kalau blognya aja sepi, gak menarik.

Lalu setelah ikut kelas matrikulasi IIP, kan ada tugas games levelnya tuh, nah jadi saya mulai rutin tulis di blog, cuma niatnya emang buat nyetor tugas aja, gak lebih. Lama-lama saya mikir, ko saya jadi kaya begini, maksudnya setengah-setengah ngejalanin sesuatu. Dulu saya selalu sungguh-sungguh baik di kuliah atau kerjaan, lah kenapa sekarang saya jadi kaya hidup segan mati tak mau.

Dari saat itu saya mulai benahi dari hal yang sangat simpel namun yang penting dan mendasar yaitu TUJUAN/NIAT. Saya niatkan menulis untuk mencetak sejarah, agar kenangan tak berlalu begitu saja, agar momen tak terlupakan dengan waktu yang terus berputar. Saya niatkan menulis untuk berbagi ilmu dan pengalaman, sharing to caring. Saya niatkan menulis untuk mengembangkan diri saya dibidang ini, terus belajar dan berkembang mengikuti zaman.

Dari memperbaiki Niat bisa memperbaiki hidup, itu benar adanya. Kini menulis dan berbagi jadi kebutuhan saya, saya semakin bersemangat dalam belajar menulis dan blogging, bersemangat terus mengembangan potensi diri yang ALLAH beri, alhamdulillah.

Jadi begitu kisah menulisku, bagaimana kisah menulismu? 😊

Masalah Perilaku Makan pada Anak dan Cara Mengatasinya

Assalamualaikum,

Menjadi seorang ibu terutama ibu baru seperti saya, akan selalu menghadapi tantangan yang berkaitan dengan tumbuh kembang si kecil. Hal ini menuntut orang tua terutama seorang ibu untuk terus belajar dan mengupgrade ilmu tentang pengasuhan dan tumbuh kembang anak. Salah satunya tentang proses makan si kecil.

Dulu sebelum memiliki anak, saya tak pernah terpikir bahwa ternyata proses makan anak akan serumit ini. Ternyata banyak sekali tugas orangtua dalam mengenalkan makan yang menyenangkan pada anak dan ini tidak selalu mulus.

Alhamdulillah, Qatrunada dari usia MPASI 6 bulan sampai saat ini 22 bulan tidak memiliki masalah makan. Hanya saja sesekali ia makannya sedikit, tidak nafsu makan atau hanya ingin ngemil saja, biasanya ini berlangsung ketika ia sedang kurang sehat dan alhamdulillah tidak pernah berlangsung lama. Ketika Nada tidak nafsu makan karena kondisi sakit, saya bingung dan khawatir. Mencoba berbagai cara, berbagai menu agar ia kembali memiliki nafsu makan baik, namun ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Ada beberapa teman saya yang anaknya memiliki masalah makan seperti  susah makan, pilih-pilih makanan, porsi makan anak sedikit, alergi makanan, kesulitan meningkatkan tekstur, mereka sangat bingung juga khawatir dengan keadaan tersebut. Saya saja sangat khawatir dan kebingungan ketika Nada nafsu makannya berkurang, apalagi ibu yang memiliki anak yang mengalami masalah makan, wuih~~lap keringet 😥😅.

Read more

Scroll To Top